Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
KEDATANGAN ANGELINA (1)



Seorang Aaron, biasanya hanya akan bertindak untuk menolong seseorang, jika itu sudah menyangkut hal yang membahayakan nyawa seseorang, apalagi jika orang itu adalah orang yang tidak bersalah.


Tapi kali ini, bahkan agar bisa menolong Chiara agar Romi tidak mengganggunya, Aaron rela meninggalkan kesibukannya, membatalkan sebuah pertemuan penting, bahkan mengesampingkan moto hidupnya yang tidak ingin terlalu ikut campur kehidupan orang lain.


(Moto atau juga disebut semboyan (dalam bahasa Inggris: motto) adalah kalimat, frasa, atau kata sebagai semboyan atau pedoman yang menggambarkan motivasi, semangat, dan tujuan dari suatu organisasi atau bahkan seseorang secara individu. Moto merupakan pedoman hidup yang bisa menjadi motivasi bagi seseorang dalam menjalani hidupnya, dan menjadi prinsip hidup yang selalu diingat dan dipegang teguh dalam hidup).


Aaron dengan sengaja datang ke SMA tempat Chiara bersekolah, hanya untuk menunjukkan siapa sebenarnya dia di depan cukup banyak orang, yang sebenarnya membuatnya berakhir dengan sibuk melayani orang-orang yang ingin sekedar menyapa, dan menawarkan kerjasama dengannya.


Dan Aaron melakukan itu dengan rela hati, dan juga terburu-buru, agar Romi tidak bisa mendapatkan keuntungan sedikitpun dari rencananya untuk mengganggu Chiara, tepatnya menggoda dan mencari-cari kesempatan untuk dapat mendekati Chiara.


Beberapa saat Aaron tetap diam dan sedikit melamun, membayngkan kembali apa yang sudah dia lakukan sepanjang hari ini, sampai dirasakannya seseorang dengan kekuatan super lain, datang mendekat ke arahnya.


Salah satu kekuatan super yang dimiliki Aaron, dan tidak dimiliki manusia super lainnya, adalah kemampuan Aaron untuk mendeteksi keberadaan manusia super lain yang ada di dekatnya.


Bahkan dia bisa tahu, kekuatan super jenis apa yang dimiliki orang tersebut, sehingga membuat Aaron memiliki pertahanan diri yang sangat tinggi, karena dia bisa menilai kekuatan lawan dengan cepat.


Dan kemampuan langka itu, menjadikan Aldrich yang mengetahui itu, begitu ingin agar Aaron bergabung dalam kelompoknya, agar organisasi yang dia bentuk, dan siapkan untuk menaklukan dunia, semakin kuat.


Begitu menyadari adanya manusia super lainnya yang datang dan mendekat ke arahnya, dengan cepat, Aaron langsung menjauhkan tubuhnya dari sandaran kursi kerjanya, dengan wajah terlihat serius dan mata menatap dengan tajam ke sekelilingnya.


"Angelina, kenapa kamu tiba-tiba datang kemari tanpa memberitahuku?" Aaron langsung berkata sambil mengarahkan tatapan matanya ke arah lantai kantornya yang tiba-tiba bergerak, membentuk gelombang, sampai akhirnya sosok Angelina muncul di hadapan Aaron dengan senyum tersungging di bibirnya.


Seperti biasanya, Angelina tidak merasa heran bagaimana seorang Aaron bisa langsung mengetahui bahwa dia datang dan berada di sekitar Aaron.


"Tentu saja itu karena aku begitu merindukanmu. Temanku yang selalu tampil tampan, dan selalu menjadi pria paling tampan yang aku kenal...." Angelina yang sudah kembali berubah wujud menjadi sosok seorang gadis cantik, berkata dengan nada manja, sambil berjalan mendekat ke arah Aaron.


Angelina dalam sosok normalnya, merupakan gadis cantik dengan tubuh tinggi semampai, berambut pirang, mata hijau dan memiliki bentuk tubuh yang sangat indah, tidak kalah dengan bentuk tubuh seorang model professional, apalagi dangan kebiasaannya yang berjalan dengan berlenggak lenggok bak peragawati, membuat banyak pria langsung jatuh cinta padanya pada pandangan pertama karena pesona dan kecantikannya yang terlihat begitu menggoda dan memanjakan mata orang yang melihatnya.


"Sayangnya aku tidak punya kekasih. Bagaimana kalau kamu saja yang menjadi kekasihku Aaron? Sampai sekarang, aku masih menunggu kamu memberikan jawaban iya padaku." Angelina berkata sambil menyibakkan rambut pirang sepanjang bahunya yang tergerai, menunjukkan leher jenjangnya yang putih mulus, dengan gerakan menggoda, membuat Aaron mendengus.


"Sudah puluhan kali kamu mengatakan itu, dan jawabanku akan tetap sama. Tidak, terimakasih." Aaron berkata dengan nada tegas, dengan ekspresi wajah datar, tidak menunjukkan emosinya sama sekali, apalagi menunjukkan ketertarikannya pada sosok cantik Angelina yang sebenarnya terlihat begitu menggoda sebagai seorang wanita cantik dengan bentuk tubuh aduhai, dengan pakaiannya yang selalu terlihat seksi.


"Jangan membuatku selalu patah hati Aaron. Jika dihitung-hitung, ini sudah kesekian kalinya kamu menolakku untuk menjadi kekasihmu." Angelina berkata sambil tersenyum manis, dengan matanya yang indah menatap ke arah Aaron dalam-dalam, dengan suara mendayu-dayu.


"Sudah aku katakan puluhan, bahkan mungkin ratusan kali padamu, aku tidak tertarik untuk menjalin hubungan dengan wanita manapun." Aaron berkata sambil memandang Angelina yang sudah mengambil posisi duduk di depannya, sambil menghela nafas, menunjukkan sikap menyerah untuk menggoda Aaron yang selalu saja tidak pernah bergeming sedikitpun jika dia menggodanya.


"Ha... ha... ha..." Angelina langsung tertawa renyah mendengar jawaban Aaron, tidak ada nada tersinggung, justru senyum geli tersungging di wajah gadis cantik dengan kekuatan berubah bentuknya itu.


"O ya? Lalu bagaimana dengan gadis kecil itu? Aku dengar dalam waktu dekat kamu berencana menikahinya." Angelina langsung berkata sambil menopang dagunya dengan kedua tangannya yang saling terkait dan bertumpu di atas meja kerja Aaron.


Aaron hanya bisa menghela nafasnya mendengar pertanyaan Angelina.


Tentu saja bagi Aaron, bukan hal yang mengherankan kalau Angelina bisa mengetahui rencana pernikahannya dengan Chiara yang akan dilaksanakan tidak lama lagi.


Di tempat ini ada Zachary, yang saat ini pasti sedang sibuk menelpon ke sana kemari, mengatur acara pernikahan Aaron dan Chiara, atas perintah dari Johnson dan Sarah.


Meskipun pernikahan mereka tidak akan dihadiri banyak orang, tapi Johnson dan Sarah, tidak akan rela jika pernikahan anak sulung mereka itu diadakan dengan sederhana.


Dan bagi seorang Angelina, yang bisa mengubah bentuk tubuhnya menjadi benda padat atau cair, hal seperti itu bukanlah sesuatu yang sulit untuk dirinya mencuri dengar pembicaraan orang lain, apalagi kalau yang melakukan pembicaraan itu adalah manusia biasa seperti Zachary, yang pasti tidak akan menyadari keberadaan Angelina yang bisa saja berada sangat dekat dengannya tanpa diketahui oleh Zachary dan orang-orang yang ada di sekitarnya.


"Setelah sekian lama, pada akhirnya kamu berusaha mengikat gadis kecil itu di sisimu. Padahal sejak dulu, kamu hanya berniat melindunginya tanpa berusaha membawanya berada di dekatmu. Bahkan kamu tidak pernah menunjukkan secara terang-terangan siapa dirimu sebenarnya selama ini kepadanya. Apa niat awalmu sekarang sudah mulai bergeser dari tempatnya? " Angelina berkata dengan nada terdengar lebih serius dari sebelumnya.


"Hanya sebuah pernikahan di atas kertas, untuk melindunginya dari kejahatan keluarganya, yang semakin lama semakin menjadi dan tidak masuk akal. Memaksa seorang gadis kecil dengan laki-laki yang merupakan seorang pemain wanita, demi untuk bisa merebut hartanya." Aaron berkata sambil mengalihkan pandangannya dari sosok Angelina ke tempat lain, dimana tempat itu sejak tadi sebenarnya tidak lepas dari pengamatannya.