
"Lila! Jangan main terlalu jauh ya...." Anna berteriak untuk mengingatkan Lila yang sedang berlarian kesana kemari di lapangan rumput yang ada di salah satu sisi lokasi villa yang sangat luas itu.
"Ya Ma!" Lila menanggapi perkataan Anna dengan berteriak sambil tetap berlarian kesana kemari.
Setelah yakin anaknya tetap dalam posisi aman saat bermain, Anna langsung tersenyum sambil memandang ke arah Zachary yang baru saja terlihat mengelap keringat di keningnya, dan meneguk air mineral di botol ukuran 1 liter, dan meminumnya hingga tandas.
"Apa kamu itu sangat lelah?" Anna yang mengambil posisi duduk di samping Zachary langsung memandang ke arah Zachary dengan wajah terlihat mengamati sosok suaminya itu.
Karena apa yang dilakukan Zachary barusan, merupakan tanda-tanda yang biasa ditunjukkan oleh Zachary, saat dia baru saja mengeluarkan kekuatannya yang cukup besar untuk orang lain.
Semakin dekat jarak orang yang dilindungi oleh Zachary, maka akan semakin sedikit kekuatan yang dikeluarkannya.
Akan tetapi jika orang yang harus dia lindungi berada cukup jauh darinya, akan semakin banyak tenaga dari Zachary yang terkuras.
Karena itu, ketika Aaron berada di Amerika, Zachary tidak bisa melindungi Aaron seperti biasanya, karena kekuatannya yang terbatas, tidak mampu melawan jarak yang ada.
Dan kebetulan, area yang Zachary tempati saat ini, berada dalam jarak ratusan meter dengan posisi bangunan tempat Aaron dan Chiara berada.
Bahkan jaraknya hampir mencapai 700 meter, padahal biasanya hampir sepanjang hari Zachary berada di dekat Aaron, sehingga biasanya dia tidak terlalu menguras tenaganya untuk memberikan perlindungan kepada Aaron.
"Tidak. Hanya saja, mendengar info darimu tentang bagaimana Aldrich yagn semakin getol mencari sosok pak Aaron, membuatku harus berjaga-jaga setiap saat untuk menggunakan kekuatanku agar sosok pak Aaron, dan aku sediri selalu dalam kondisi terlindungi. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi ke depannya, dan juga orang-orang yang ada di sekitar kita, apakah ada diantara mereka adalah orang-orang yang merupakan kaki tangan Aldrich." Zachary berkata sambil mengusap bibirnya yang sedikit basah karena terkena air mineral yang baru diteguknya hingga tandas.
"Aku cukup khawatir dengan kondisi sekarang ini, mengingat nona Angelina yang tiba-tiba menghilang, dan aku merasa yakin, dia tidak terbang kembali ke Amerika, tapi tetap di negara ini, meski entah dimana dia sekarang. Yang pasti saat ini mungkin dia sedang dalam kondisi marah dan juga kecewa berat pada pak Aaron." Anna langsung menarik nafas panjang mendengar perkataan dari Zachary.
"Aku sungguh berharap nona Angelina tidak berbuat nekat karena patah hati terhadap pak Aaron, apalagi kalau sampai dia pergi menyeberang ke sisi Aldrich." Kata-kata istrinya membuat Zachary menahan nafasnya sebentar, lalu menghembuskan nafasnya dengan kasar.
"Kita bicarakan yang lain saja, kita nikmati liburan kita kali ini." Akhirnya Zachary mulai mengajak Anna untuk mengalihkan pembicaraan mereka kepada hal lain.
Mendengar permintaan dari suaminya, akhirnya Anna tersenyum dengan sedikit dipaksakan, karena dia sebenarnya ikut merasa khawatir dengan keadaan yang sedang terjadi di sekitar suaminya.
"Apa menurutmu, pak Aaron dan nona Chiara... akan ada sesuatu yang terjadi diantara mereka berdua selama liburan ini?" Ucapan Zachary membuat lamunan Anna buyar.
"Bu Sarah benar-benar ingin mereka menjadi pasangan suami istri yang sedungguhnya. Semoga pak Aaron tidak memarahimu setelah mengetahui kalau kamu menjadi kaki tangan bu Sarah dalam menjebaknya." Anna berkata sambil tersenyum tipis.
Bagaimanapun, Anna yang selama bergaul dengan Chiara bisa melihat bagaimana polosnya Chiara, terus terang, tidak bisa membayangkan apa yang sedang terjadi di kamar yagn hanya ada Chiara dan Aaron, terkurung dengan pakaian seadanya, yang jelas-jelas Anna tahu, karena dia juga ikut membantu Sarah dalam menyiapkan semuanya.
"Sekarang usia nona Chiara sudah 18 tahun, dan juga sudah kuliah. Kalau pak Aaron mengambil haknya sebagai suami, rasanya itu sudah normal sekali. Dan juga sudah waktunya untuk mereka berdua melakukan hal seperti layaknya suami istri sesungguhnya." Anna kembali melanjutkan kata-katanya.
"Ah, masalah itu... aku setuju sekali. Hanya saja, dengan sikap dingin pak Aaron, dan bagaimana dia ingin melindungi masa remaja nona Chiara, apa mungkin itu bisa terjadi? Karena kamu tahu, pengendalian diri pak Aaron cukup bagus dibandingkan dengan pria lain pada umumnya." Zachary berkata sambil tertawa kecil, mengingat bagaimana sikap Aaron terhadap Chiara selama ini.
"Ah, itu kan sekedar teorimu saja. Kamu bilang biasanya mereka selalu tertidur terpisah kecuali ketika bu Sarah dan pak Johnson menginap di apartemen beberapa hari lalu." Anna langsung menyanggah perkataan Zachary.
"Memang benar." Zachary berkata singkat.
"Sekarang suasananya jauh berbeda dengan di apartemen. Sekarang mereka berdua benar-benar terkurung tanpa bisa melakukan apapun. Belum lagi bu Sarah meminta aku hanya menyediakan lingerie untuk nona Chiara. Dan kamu juga diminta hanya menyediakan celana boxer untuk pak Aaron." Perkataan Anna membuat Zachary kembali tertawa.
Meskipun Zachary tahu, setelah acara liburan selesai, belum tentu dia bisa selamat dari amukan Aaron karena sudah membantu Sarah melakukan hal seperti itu padanya, mengurungnya seperti anak nakal yang sudah melakukan kesalahan besar dan patut dihukum.
Tapi Zachary memilih untuk melakukan perintah Sarah karena ingin melihat Aaron dan Chiara bahagia, hanya itu.