Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
SEBUAH TEKAD BARU DARI AARON



"Tidak juga sih Om, tapi masa tidak ada alasan kenapa Om memberiku hadiah? Sedikit saja... eh... sebutkan satu saja alasannya Om, karena semua pasti ada alasannya." Chiara berkata sambil tertawa kecil, membuat Aaron tersenyum melihatnya.


"Mmm... kalau begitu... anggap saja hadiah itu untuk merayakan kelulusanmu dan diterimanya kamu di kampus impianmu, dengan jurusan sesuai dengan yang kamu angan-angankan selama ini." Akhirnya jawaban Aaron membuat wajah Chiara terlihat puas.


"Wah... terimakasih kalau begitu Om Aaron." Chiara langsung berkata dengan wajah terlihat bahagia.


"Maaf aku tidak bisa datang waktu itu, karena...."


"Aku tahu Om Aaron sedang sibuk-sibuknya. Pak Zac memberitahuku kok. Tidak apa-apa kok Om. Ada mama Sarah dan papa Johnson yang menemaniku waktu itu." Chiara berkata dengan wajah terlihat tulus, menunjukkan dia sungguh bisa menerima alasan ketidakhadiran Aaron saat itu.


Kan om Aaron sibuk juga untuk masa depan om Aaron. Berarti untuk masa depanku juga dong. Masa depan kita maksudku.


Chiara berkata dalam hati dengan percaya diri kalau ke depannya dia akan menjadi bagian dari kehidupan Aaron, dan ada dalam rencana masa depan laki-laki itu.


"Silahkan Tuan...." Manager restoran itu kembali mendekat ke arah meja tempat Aaron dan Chiara duduk.


Kali ini manager itu membawa nampan yang di atasnya terdapat kain sutra berwarna merah, dan di atasnya tergeletak sebuah kalung berlian yang terlihat indah.


Ukuran kalung itu tidak terlalu besar, tapi terlihat indah, dan pastinya akan terlihat cantik di leher jenjang Chiara yang berkulit putih mulus.


Degan gerakan terlihat elegan, Aaron bangkit dari duduknya, mengambil kalung berlian itu, dan berjalan ke arah Chiara yang dengan susah payah mencoba untuk tidak menunjukkan kegugupannya.


Dan dengan gerakan lembut, Aaron menyibakkan rambut Chiara yang terikat rapi, mengarahkannya ke depan, agar dia bisa mengalungkan kalung itu.


Tanpa sadar, Aaron langsung menalan ludahnya begitu melihat ke arah tengkuk Chiara yang terlihat begitu menggoda.


Fokus Aaron! Fokus! Jangan menjadi laki-laki mesum, usia istrimu bahkan belum mencapai 20 tahun Aaron! Ingat itu baik-baik!


Aaron langsung memaki dirinya sendiri dalam hati, dan segera berusaha memasangkan kalung itu dengan lebih cepat, agar dia bisa menjauhi godaan besar yang ada di depannya saat ini.


Dada Chiara berdetak dengan begitu keras saat jari tangan Aaron sesekali menyentuh tengkuknya, membuat Ciara beberapa kali harus menahan nafasnya, agar tubuhnya tidak tersentak setiap kali jari jemari Aaron tanpa sengaja menyentuh tengkuknya.


Bahkan tindakan Aaron itu sempat membuat bulu kuduk Chiara merinding, suatu hal yang belum pernah dirasakannya saat berdekatan dengan laki-laki lain, membuat dirinya seperti terkena hipnotis.


(Secara sederhana, hipnosis adalah suatu keadaan di mana seseorang fokus atau berkonsentrasi penuh, sehingga meningkatkan kemampuan menerima sugesti. Hipnosis juga sering diasosiasikan dengan keadaan tenang atau rileks.


Hipnotis bekerja dengan cara mengubah aktivitas di daerah otak yang terkait dengan perhatian atau kewaspadaan. Pada saat dihipnotis, seseorang akan mencapai tingkat fokus atau konsentrasi yang sangat tinggi, sehingga sugesti yang diberikan kepadanya akan lebih mudah diterima.


Ternyata tidak semua orang dapat dihipnotis. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Stanford, otak orang-orang yang mudah terhipnotis berbeda dengan orang yang tidak bisa dihipnotis.


Menurut dr David Spiegel, seorang spesialis kesehatan jiwa sekaligus professor psikiatri dan ilmu perilaku dari Stanford University, ada sekitar 25 persen orang yang tidak mudah dihipnotis.


Menurutnya, pada orang yang tidak mudah dihipnotis, area otak aktif yang terkait dengan kontrol eksekutif dan perhatian cenderung memiliki aktivitas yang lebih sedikit. Sementara, orang yang mudah dihipnotis memiliki area otak aktif yang lebih besar di bagian kontrol eksekutid dan bagian yang berperan dalam memusatkan perhatian


Dengan kata lain, orang yang lebih mudah berkonsentrasi pada satu hal dalam satu waktu ustru cenderung mudah terhipnotis. Hal ini terbalik dengan teori uang banyak dipercaya awam).


A... apa ini? Beginikah rasanya salah tingkah dan gugup karena orang yang kita cintai? Membuat pikiran tumpul dan sendi-sendi melemah saat dia menyentuh kita?


Chiara bertanya-tanya dalam hati sambil menelan ludahnya sepelan mungkin, karena dia jelas-jelas tidak ingin Aaron tahu bahwa saat ini Chiara begitu gugup, sekaligus begitu bahagia, meskipun sebenarnya, tangan Aaron juga sedikit bergetar saat berusaha mengaitkan kedua ujung kalung itu.


Dengan memasangkan kalung ini, aku ingin kembali selalu melindungimu, dan selalu berada di dekatmu, apapun yang akan terjadi. Aku tidak akan membiarkan laki-laki lain mencari kesempatan saat aku berada jauh darimu. Aku akan berusaha lebih keras lagi untuk menemukan cara agar kita bisa bersatu dan keberadaanmu tidak lagi menjadi kelemahan bagiku, begitu juga keberadaanku tidak menjadi sesuatu yang berbahaya untukmu.


Aaron berkata dalam hati sambil menatap dalam-dalam ke arah Chiara yang saat ini sedikit menundukkan kepalanya karena Aaron sedang memasangkan kalung di lehernya.


Kedua tangan Chiara yang berada di atas pangkuannya tampak saling meremas, untuk mengurangi rasa gugup yang sedang dialaminya sekarang, karena bagi Chiara, tindakan Aaron saat ini terlihat begitu mesra, dan tentu saja romantis.


Dan Chiara yakin itu bukan pendapatnya saja, karena dilihatnya beberapa pelayan terlihat memandangi mereka dengan tatapan iri sekaligus terpesona karena peristiwa romantis yang sedang terjadi di depan mata mereka.