
Bahkan tanpa sadar, tangan Zachary masih memegang handphone di tangannya dan menempelkannya di telinganya, meskipun Aaron sudah mengakhiri panggilan teleponnya, membuat Anna semakin penasaran denga napa yang sudah terjadi pada suaminya, kenapa tiba-tiba bersikap aneh setelah berbicara dengan Aaron via telepon.
“Kenapa denganmu Zac? Apa yang sudah terjadi? Apa ada hal buruk sedang terjadi pada nona Chiara? Kenapa pak Aaron menghubungimu?” Anna langsung mencerca Zachary dengan bebagai pertanyaan yang mau tidak mau membuat Zachary tersadar dari lamunannya.
“Zac?” Anna memanggil nama Zachary lagi dengan anda tanya begitu dilihatnya Zachary tetap terdiam.
“Ah, ya Honey… aku sedang memikirkan tentang perintah pak Aaron barusan.” Zachary menjawab pertanyaan Anna sambil menghela nafasnya.
“Kenapa denganmu Zac? Kenapa kamu terlihat bingung? Apa ada yang aneh dengan perintah pak Aaron?”
“Pak Aaron mencoba untuk melakukan pengecekan kembali terhadap data orang-orang yang pernah tinggal di kota tempat tinggalnya di Amerika dulu, ketika dia dilahirkan.” Zachary berkata sambil menyeret sebuah kursi di depannya, dan menariknya ke arahnya, untuk kemudian duduk disana.
“Apa sudah terjadi sesuatu? Setahuku sudah lama pak Aaron tidak mengungkit-ungkit lagi tentang itu, setelah beliau memberikan copy datanya kepada nona Angelina dan George.” Anna yang merasa penarasan akhirnya ikut mengambil posisi duduk di hadapan Zachary.
“Aku tidak tahu apa yang sudah terjadi, selain tugas itu, pak Aaron juga minta semua data orang yang semalam ada di villa dan sekitarnya, termasuk para pekerja dan pengunjung yang datang ke villa.” Zachary menambahkan penjelasannya pada Anna.
“Tapi Honey… yang membuatku heran sebenarnya bukan semua itu.”
“Lalu apa Zac?”
“Entah kenapa, pak Aaron tadi sempat mengungkit nama Michael. Pak Aaron terlihat sangat tertarik dengan salah satu penduduk tempat tinggalnya dulu yang bernama Michael.” Mata Anna membulat sempurna karena kaget, begitu mendengar penjelasan dari Zachary.
“Apa kira-kira pak Aaron sudah mencurigai kalau Michael adalah kamu yang sudah berganti nama Zac?” Anna langsung bertanya, dibalas oleh sebuah gelengan kepala oleh Zachary.
“Lalu kira-kira apa yang sudah terjadi? Apa mungkin pak Aaron bisa mendeteksi kehadiran seseorang dengan kekuatan pelindung yang kamu miliki?”
“Entahlah Honey. Selama ini tidak ada satupun yang bisa mendeteksi keberadaanku. Tapi aku sungguh tidak tahu jika mungkin kekuatan pak Aaron mengalami perkembangan yang pesat sehingga bisa merasakan kehadiran kekuatan yang aku miliki. Sepertinya aku harus lebih berhati-hati saat menggunakan kekuatanku ke depannya.” Zachary berkata sambil menepuk-nepuk pelan bahu Anna.
“Aku lebih setuju kalau kamu berterus terang dengan pak Aaron tentang siapa kamu.” Anna langsung menjawab dengan sikap serius.
“Tunggulah waktu yang tepat. Karena sebenarnya, aku ingin kita dan Lila hidup normal. Jika pak Aaron tahu tentang siapa aku, entah apa yang akan terjadi ke depannya. Mungkin hidup kita tidak bisa setenang sekarang. Maafkan aku Honey, aku hanya berusaha menjadi suami dan papa yang baik, dengan kehidupan yang normal.” Zachary menepuk pipi Anna dengan lembut, karena sejak lama dia sengaja menyembunyikan tentang siapa dirinya di depan Aaron, agar tidak menjadi beban ke depannya.
“Zac… jangan berkata seperti itu. Sejak mengetahui tentang siapa dirimu, aku sudah siap dengan segala konsekwensinya saat memutuskan untuk menerima cintamu. Apalagi saat aku menerima lamaranmu. Jangan khawatir tentang apa yang aku pikirkan, Karena aku yakin, kamu selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk kami. Aku juga tidak ingin menghalangi panggilanmu sebagai manusia dengan kekuatan super untuk membantu orang lain yang membutuhkan.” Anna berkata sambil memegang tangan Zachary yang masih mengelus pipinya, dan dengan mesra Anna menciumi telapak tangan Zachary.
“Karena itu, apapun keputusanmu, aku akan selalu mendukungmu Zac. Jangan khawatir. Meskipun dengan kemampuan yang kamu miliki, pasti pak Aaron akan banyak meminta waktu lebih padamu. Karena bukan hanya tentang pekerjaan kantor, pasti ada pekerjaan lain terkait para mutan yang akan menjadi bebanmu.” Anna kembali memberikan kata-kata dukungannya kepada Zachary yang langsung tersenyum.
“Thank you Honey. Inilah salah satu alasan kenapa aku begitu mencintaimu. Kamu selalu mendukungku dengan sepenuh hati, meski kadang itu merugikan posisimu.” Zachary berkata sambil mendekatkan bibirnya ke kening Anna, dan menciumnya dengan mesra dan hangat.
“Papa! Kenapa mencium kening mama? Apa Papa sedang mengucapkan selamat untuk mama?” Suara Lila yang tiba-tiba terdengar langsung membuat Zachary dan Anna saling menjauhkan diri dengan sikap canggung.
“Eh, kenapa Lila berkata seperti itu? Apa ada hal baik yang sudah terjadi dan perlu ucapan selamat?” Zachary langsung berkata sambil merentangkan kedua tangannya, membuat Lila langsung berlari ke dalam pelukan Zachary yang dengan cepat memeluk dan mengangkat tubuh Lila ke dalam gendongannya.
“Lho… kan papa sendiri yang bilang kalau Papa dan mama mau membuatkan adik buat Lila? Apa semalam Papa dan mama sudah membuatkannya untuk Lila? Apa pagi ini adik Lila sudah jadi?” Dengan polosnya Lila bertanya kepada Zachary, yang tentu saja membuat wajah Anna langsung merah padam pada begitu mendengar pertanyaan polos Lila, yang mau tidak mau jadi mengingatkan Anna tentang apa yang sudah dilakukannya bersama Zachary semalam.