
"Dan satu hal lagi, pastikan sekali lagi, apakah istri Aaron itu benar-benar manusia biasa yang tidak memiliki kekuatan apapun." Aldrich berkata sambil matanya sedikit menyipit, karena entah kenapa, feelingnya mengatakan kalau ada sesuatu pada Chiara.
"Selain itu, selidiki juga dua orang yang tadi datang bersama mask men. Cari tahu tentang siapa mereka, dan hubungan apa yang dimiliki mereka dengan mask men. Entah dia sebagai pengusaha besar, atau dia sebagai seorang mutan seperti kita." Aldrich kembali memberikan perintah untuk menyelidiki George dan Zachary, yang tadi sempat membuatnya penasaran, apalagi Zachary yang wajahnya begitu mirip dengan seseorang yang dikenalnya di masa lalu.
Bukan hanya kenal, tapi Aldrich memiliki sejarah panjang dengan orang itu, sebuah cerita yang tidak mungkin dengan mudah dilupakan oleh Aldrich.
"Baik Tuan. Kami akan segera melakukan penyelidikan sesuai dengan permintaan Tuan." Rey segera mewakili yang lain untuk menjawab perintah dari Aldrich.
"Kalian boleh keluar sekarang." Aldrich berkata sambil menopangkan kepalanya ke tangannya yang terkepal dan bertumpu pada sandaran tangan sofa yang didudukinya sekarang.
"Siapa sebenarnya laki-laki itu. Bagaimana bisa ada orang semirip itu kalau tidak memiliki hubungan dekat seperti saudara? Dan apa itu hanya suatu kebetulan orang dengan wajah semirip itu, sekarang justru berada di pihak lawan? Apa mask men tahu masa laluku bersama dengan orang yang mirip dengan salah satu pengikut mask men itu?" Aldrich bergumam pelan setelah kepergian Rey dan kedua anak buahnya yang lain.
Keberadaan Zachary tadi cukup menyita banyak perhatian Aldrich, dan membuatnya merasa kembali ke masa lalu.
Dan semua ingatan tentang masa lalu mengerikan yang pernah dia jalani ketika dia menjadi kelinci percobaan para peneliti waktu itu, membuat amarah dalam dirinya kembali meledak-ledak.
Hal itu membuat Aldrich langsung bergerak cepat, membuka jendela dan melesat terbang ke angkasa, sambil beberapa kali mengeluarkan tenaga petirnya untuk menghancurkan beberapa benda yang dia lewati, termasuk sebuah patung yang berdiri tegak di ketinggian.
Tindakan Aldrich yang mengarahkan kekuatannya ke tubuh patung berukuran raksasa yang berdiri tegak itu terbelah menjadi dua, dan jatuh ke bawah, dan beberapa kali menghantam tiang penyangga patung itu sendiri, sehingga tubuh patung yang terbelah itu jadi terpotong-potong dan meluncur ke bawah, yang kebetulan merupakan lapangan parkir kendaraan.
Kejadian itu membuat terjadinya keributan karena orang-orang yang merasa kaget dengan jatuhnya potongan-potongan tubuh patung dari atas dengan begitu tiba-tiba dan menimpa beberapa kendaraan yang terparkir rapi di bawah sana, dan menimbulkan suara ribut dari alarm beberapa kendaraan yang langsung berbunyi secara otomatis karena benturan yang terjadi pada bodi kendaraan.
Untung saja potongan tubuh patung yang berjatuhan itu hanya mengenai kendaraan-kendaraan yang terparkir tanpa ada korban manusia.
Akan tetapi hal itu dengan cepat menjadi berita besar dan menghebohkan dunia maya, karena beberapa orang langsung merekam kejadian yang dianggap mereka aneh dan mengejutkan.
Aldrich sendiri setiap kali menghancurkan beberapa fasilitas umum maupun benda-benda yang ditemuinya dengan cepat tubuhnya lagnsung melesat ke angkasa, menghilang di balik awan.
Sebenarnya ingin sekali Aldrich menunjukkan kekuatannya di depan banyak orang, agar mereka tahu bahwa dia bukan orang yang bisa dilawan oleh manusia dengan kemampuannya yang tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kekuatan yang dia miliki dan kelompoknya.
Untuk saat ini Aldrich tidak ingin menunjukkan dirinya secara terang-terangan, sebelum dia berhasil mengalahkan para pemimpin dunia dan menjadikan mereka budaknya, sehingga tidak ada lagi orang yang bisa menggerakkan manusia lainnya untuk bisa melawannya.
Apalagi, untuk saat ini masih ada Aaron dengan kelompoknya yang juga memiliki kekuatan super seperti yang dimilikinya, sehingga dia harus merangkul mereka menjadi kelompoknya, atau menghancurkannya agar tidak menjadi penghalang untuknya.
# # # # # # #
"Ah, kamu sudah datang George." Aaron lagnsung menyapa George yang baru saja masuk ke dalam ruang kerja Aaron yang tampak sedang serius, berbincang dengan Zachary tentang apa yang akan mereka lakukan untuk menghadapi Aldrich dan kelompoknya.
Sesuai dengan hasil penyelidikan Zachary, Aldrich membawa puluhan anak buahnya yang merupakan manusia super dengan berbagai kekuatan yang mereka miliki.
Sedang Geroge tadi malam juga sudah memberikan info kepada Aaron tentang pergerakan beberapa orang yang merupakan orang-orang Aldrich yang berperan sebagai kelompok peneliti.
Para peneliti dan puluhan manusia biasa yang merupakan anak buah Aldrich yang selama ini menjadi biang keributan dan pelaku kejahatan setelah tubuh mereka menjadi kuat setelah disuntikan obat berisi serum yang diolah dari darah para mutan, terlihat bergerak menuju bandara, dan bersiap melakukan penerbangan ke Indonesia.
Bagi Aldrich, kekuatan kelompoknya dengan kelompok Aaron mungkin saja seimbang, tapi jika dia menambahkan puluhan manusia yang telah disuntik itu, Aldrich berharap kekuatannya bertambah berlipat ganda dengan penambahan jumlah orang dengan kekuatan super mereka, akan bisa mengalahkan Aaron dan kelompoknya.
“Maaf aku datang terlambat. Semalam aku terlalu larut dalam membaca semua informasi yang ada di data milik kakak Zachary, sehingga baru pukul 3 dinihari aku bisa tidur.” George berkata sambil tersenyum.
Dan hanya dengan melihat senyum George siang ini, Aaron bisa membaca kalau sepertinya George menemukan sesuatu dari data hasil penelitian milik kakak Zachary yang kemarin siang sudah diberikan kepada George yang langsung berteriak kegirangan setelah melihat kalau ternyata semua data dalam flash disk itu masih tersimpan aman, tidak rusak sama sekali.
“Apa kamu sudah berhasil mendapatkan sesuatu George?” Aaron langsung bertanya kepada George yang langsung menjentikkan jarinya mendengar pertanyaan Aaron.
“Apa itu terbaca sangat jelas sekali di wajahku Aaron?” George berkata dengan senyum lebarnya, sambil mengambil posisi duduk di depan Aaron yang juga duduk di balik meja kerjanya, dengan Zachary berdiri tepat di sampingnya.
“Ada sesuatu yang ingin aku jelaskan padamu Aaron, tapi kita tidak bisa menghadapi Aldrich jika hanya mengandalkan kekuatan darimu dan Zachary saja. Memang kekuatan fisikmu yang bisa menghancurkan baja setebal apapun belum ada tandingannya hingga saat ini. Ditambah dengan kemampuan gerakmu yang secepat cahaya, tidak akan mudah bagi Aldrich untuk melawanmu….” George menghentikan kata-katanya sebentar.
“Tapi saat ini posisimu tidak menguntungkan karena Aldrich menjadikan Chiara sebagai sandera, sehingga kamu tidak akan bisa bergerak bebas melawan Aldrich. Dan aku yakin saat ini Aldrich sudah menyiapkan banyak jebakan dan cara untuk melawanmu. Dia tidak akan membiarkan kamu pergi hidup-hidup jika kamu menolak bergabung dengannya.” George melanjutkan kata-katanya sambil menarik nafas panjang, teringat akan sepak terjang Aldrich yang meresahkan selama di Amerika, dengan berbagai tindakan brutal dan kejam yang seringkali dilakukan oleh anak buahnya, termasuk Aldrich sendiri.