Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
PERTEMPURAN (1)



Akhirnya kita bertemu lagi om Aaron, semoga semuanya berjalan dengan baik hari ini, meskipun jika aku mengharapkan tidak adanya pertempuran, rasanya itu akan sangat tidak memungkinkan.


Chiara berkata dalam hati dengan mata yang terus memandang ke arah Aaron yang tatapan matanya sarat dengan rasa rindu yang membuatnya begitu tersiksa.


Karena bukan hanya ada rasa rindu di dadanya sejak berpisah dari Chiara, tapi ada rasa khawatir dan takut yang begitu besar selama Chiara berada di tangan Aldrich, yang dikenal kejam dan seenaknya sendiri.


"Akhirnya kamu datang juga ke tempat pertemuan kita mask men." Aldrich langsung berkata kepada Aaron, yang tampak sudah menghentikan langkahnya meskipun posisi dia berdiri saat ini masih cukup jauh dengan Aldrich.


Laki-laki itu... ternyata laki-laki itu benar-benar sangat mirip dengan dia. Siapa sebenarnya laki-laki yang berada di samping mask men itu? Apa hubungan laki-laki itu dengan dia?


Aldrich yang sekilas menatap ke arah Zachary yang berdiri tepat di dekat Aaron kembali bertanya-tanya dalam hati tentang siapa Zachary yang wajahnya mengingatkannya tentang seseorang yang sampai sekarang masih diingatnya dengan jelas, karena dua kali dia berhutang nyawa pada laki-laki penolongnya itu.


"Dan jawabanmu...."


"Maaf, aku tidak bisa bergabung denganmu, karena visi dn misi kita tidak sama." Aaron langsung memotong perkataan Aldrich.


Meskipun Aldrich sudah menduga jawaban Aaron dengan anda tegasnya, tapi tetap saja wajah Aldrich menunjukkan ketidaksukaannya atas jawaban itu.


Sebuah penolakan, adalah hal selama ini begitu dibenci oleh Aldrich, yang memang sejak kecil, hidupnya seringkali mengalami penolakan oleh orang-orang di sekitarnya.


"Kalau begitu, tidak ada cara lain selain kita harus saling bertarung untuk menunjukkan siapa yang lebih kuat diantara kita." Aldrich berkata sambil meraih pergelangan tangan Chiara, dan menariknya mendekat ke arahnya.


"Apa sekarang kamu mau menggunakan tameng seorang wanita untuk menyelamatkan dirimu sendiri?" Tiba-tiba saja, Zachary langsung berkata dengan tatapan mata meremehkan ke arah Aldrich yang langsung melotot begitu mendengar kata-kata sindiran dari Zachary.


"Apa kamu begitu takut menghadapi mask men, sampai kamu menggunakan istrinya sebagai senjata untuk melawannya? Kamu mau bersembunyi di balik punggung perempuan ternyata." Zachary kembali melanjutkan kata-kata yang membuat Aldrich mulai mengeluarkan sebuah dengusan kasar lewat hidungnya, karena rasa tidak terima akibat olok-olok Zachary.


Aaron yang juga merasa kaget dengan cara Zachary mengucapkan kata-kata yang bisa memprovokasi Aldrich, langsung menoleh dan memandang ke arah Zachary, berharap Zachary menghentikan sikapnya yang mungkin saja bisa membuat Aldrich marah besar dan berakhir dengan melukai Chiara.


"Bawa perempuan ini kesana." Tanpa disangka, ternyata kata-kata Zachary berhasil membuat emosi Aldrcih terpancing, sehingga meminta Rey menjauhkan Chiara darinya, agar dia tidak dianggap sebagai pria yang suka bersembunyi di balik sosok wanita.


Rey yang mendengar perintah Aldrich, langsung membawa Chiara pergi dari samping Aldrich, meskipun hanya berjarak beberapa meter saja, membuat Aaron yang melihat itu merasa sedikit lega.


Begitu Aldrich memberikan tanda-tanda mulai menyerang, Rey langsung menggerakkan tangannya, memberikan perintah pada para anggota kelompoknya untuk mulai memasuki arena pertarungan, dan menyerang mask men maupun Zachary.


Puluhan orang dengan kekuatan supernya, dan juga beberapa diantaranya terlihat manusia bertubuh raksasa, langsung terlihat berlarian ke tengah lapangan terbuka itu.


Suara gemuruh, dentuman, ledakan dan juga kilatan-kilatan cahaya, tampak saling bergantian timbul menyertai kemunculan mereka, seolah-olah saat ini menjadi ajang pamer kekuatan oleh para mutan yang menjadi anggota kelompok Aldrich, yang berusaha membuat nyali musuh menciut.


Beberapa kali tubuh Chiara terlihat sedikit tersentak kaget, karena meskipun dia berusaha untuk tenang dan berani, tapi suara-suara keras yang timbul membuat telinganya terasa sedikit sakit, dan jantungnya yang berdetak kencang dan terasa tidak nyaman karena kerasnya suara-suara yang timbul itu.


Dan itu bukan saja sekedar suara keras dan kilatan cahaya, tapi hembusan angin keras juga dirasakan Chiara menghantam tubuhnya, membuat dia harus berusaha menahan tubuhnya dengan kekuatan kaki yang dia miliki sebisa mungkin.


Akan tetapi, baru saja mereka mulai bergerak, dari arah samping kanan dan kiri tempat mereka bermunculan, berlarian sejumlah orang yang merupakan anak buah Aaron, berusaha menghalangi pergerakan para anak buah Aldrich mendekat ke arah Aldrich dan Aaron yang sudah bersiap untuk saling adu kekuatan.


Kemunculan Angelina dan anggota kelompok Aaron yang lain, membuat mata Aldrich terbeliak kaget, sekaligus merasa marah, karena rencananya terkendala dengan kehadiran anak buah Aaron yang ada di situ.


Meskipun dari awal Aldrich sudah memperkirakan akan adanya bala bantuan yang didatangkan oleh Aaron, tapi Aldrich sungguh tidak menyangka kalau bala bantuan itu bisa datang secepat ini.


Aldrich sengaja memberikan info lokasi pertemuan yang jaraknya cukup jauh tempat tinggal Aaron, dan juga waktu yang sangat singkat karena tahu kalau Aaron memang memiliki kemampuan untuk melakukan teleportasi, tapi tidak dengan anak buah Aarodn yang lain, sehingga Aldrich berharap meskipun bantuan datang untuk Aaron, semuanya sudah terlambat.


Akan tetapi Aldrich sungguh tidak menyangka kalau ternyata, Aaron sudah menyiapkan anak buahnya dengan baik, sehingga mereka sudah bisa berada di lokasi tanpa terlambat sedikitpun.


Untuk Jack dan Robert, dengan cepat mereka mencari kesempatan untuk bisa mendekat ke arah Aaron, karena tugas mereka berdua, harus melindungi Zachary dari serangan musuh, agar dia bisa memberikan perlindungan pada yang lain, termasuk Aaron yang tampak sudah bersiap melawan Aldrich dengan kekuatan yang dia miliki.


Sial! Ternyata mask men benar-benar orang yang tidak bisa aku anggap remeh. Entah apa yang sudah dilakukannya, tapi melihat bagaimana dia bisa membuat bantuan untuknya datang secepat ini, dia benar-benar hebat dalam mengatur anak buahnya. Dia pasti memiliki orang-orang hebat yang mendukungnya. Karena itu tidak ada alasan bagiku untuk tidak menghancurkannya sebelum kekuatannya semakin besar, dan menjadi penghalang yang semakin sulit untuk aku taklukan.


Aldrich berkata dalam hati sambil mempersiapkan kedua tangannya untuk mulai menyerang Aaron, ayng sengaja mengambil posisi jauh dari Chiara, agar kekuatannya tidak terlalu terpengaruh oleh medan magnet yang ada di tubuh Chiara.


Dan sebaliknya, Aaron berharap posisi Aldrich yang terus berada di dekat Chiara justru semakin melemah dan tidak terkendali.