
Tidak semua efek dari radiasi itu membuat mereka menjadi manusia super, tapi sebagian besar justru memberikan efek cacat secara fisik dan mental pada banyak orang yang mengalami radiasi.
(Radiasi adalah energi yang dilepaskan, baik dalam bentuk gelombang maupun partikel. Berdasarkan muatan listrik yang akan dihasilkannya setelah menumbuk obyek tertentu, radiasi dibagi menjadi radiasi ion dan radiasi non-ion.
Sumber paparan radiasi sendiri terbagi atas beberapa jenis, baik radiasi kosmik, sumber radioaktif di Bumi, dan buatan manusia. Radiasi kosmik berasal dari partikel matahari dan bintang yang memasuki atmosfer bumi. Beberapa partikel berhasil mencapai tanah, sementara yang lain berinteraksi dengan atmosfer dan berubah menjadi berbagai jenis radiasi.
Tingkat radiasi meningkat saat seseorang semakin dekat ke sumbernya, sehingga jumlah radiasi kosmik umumnya meningkat sesuai dengan ketinggian lokasi. Semakin tinggi lokasi, semakin tinggi dosis radiasi kosmiknya.
Paparan radiasi dalam jumlah besar dapat menyebabkan penyakit bahkan kematian dalam hitungan jam atau hari. Tanda-tanda Anda terkena penyakit akibat radiasi adalah mual, lemas, rambut rontok, kulit terbakar, dan berkurangnya fungsi organ, dan peningkatan resiko terkena kanker seumur hidup).
Yang lebih gila lagi, beberapa peneliti yang bertugas di bidang kemiliteran, justru berharap bisa melakukan kloning terhadap para manusia super, agar bisa dijadikan pasukan khusus yang bisa memperkuat sistem pertahanan negara.
(Kloning merupakan istilah yang berasal dari bahasa inggris yaitu cloning adalah suatu cara manusia untuk mengusahakan agar dapat menciptakan duplikat suatu makhluk dengan tanpa melalui proses perkawinan secara normal).
Mereka berusaha untuk menjadikan para manusia super yang mereka sebut mutan itu sebagai senjata yang bisa sewaktu-waktu merkea gunakan untuk menyerang ataupun bertahan, tanpa memikirkan keselamatan para manusia super itu sendiri.
Karena efek dari radiasi itu juga, setelah Aaron berusia 3 tahun, mama kandungnya meninggal karena terkena kanker hati, yang sejak meteor itu jatuh, mulai menyebabkan benih kanker menyebar ke tubuh mama Almira.
Dan sebelum meninggal, Almira, ibu kandung Aaron, yang awalnya adalah satu-satunya orang yang menyadari kekuatan super yang dimiliki Aaron, memberikan pesan ekapda Aaron, agar di menyembunyikan dengan baik kekuatannya tersebut, dan sebisa mungkin bertingkah laku seperti manusia normal.
Saat itu, Almira yang merupakan ibu kandung Aaron, begitu takut jika Aaron akan dijadikan obyek penelitian para penliti, jika mereka mengetahui kekuatan super yang dimilikinya.
Sehingga setiap kali, Almira selalu mengingatkan Aaron agar betul-betul merahasiakan kemampuan supernya itu dari orang-orang di sekitarnya, dan dari siapapun, termasuk Johnson.
Hal itu membuat Aaron tidak memiliki seorangpun teman sampai dia remaja, karena sampai usia itu, Aaron sendiri masih kesulitan untuk mengendalikan kekuatannya, hingga dia bertemu Angelina, yang membantunya melarikan dari kejaran Aldrich, dan mereka berdua mulai berteman dan berlatih bersama untuk bisa mengendalikan kekuatan mereka berdua.
Setelah itu Aaron dan Angelina yang memiliki misi yang sama, membantu dan menyelamatkan para manusia super lain yang tidak ingin bergabung dengan kelompok Aldrich, menjadi berteman dekat, dan seringkali melakukan tindakan penyelamatan berdua.
Aaron yang usianya hampir sama dengan Angelina, mereka sama-sama terkena efek radiasi, ketika mereka masih dalam kandungan ibu mereka, sedang beberapa yang lain, seperti Aldrick, dia terkena efek radiasi tersebut ketika dia masih kanak-kanak, dan beberapa ada yang terkena saat mereka sudah dewasa.
Tidak semua manusia super akibat radiasi itu bisa bertahan sampai sekarang. Beberapa diantaranya bahkan sudah meninggal karena tubuh mereka tidak sanggup untuk menerima perubahan genetik yang terjadi padanya.
"Kamu akan pergi sekarang?" Aaron langsung bertanya begitu melihat sosok Angelina yang bangkit dari duduknya.
"Kenapa? Apa kamu masih merindukanku?" Angelina yang sudah bangkit dari duduknya, berkata sambil merapikan pakaian yang dikenakannya, tanpa memandang ke arah Aaron.
"Tidak. Kamu bisa pergi sekarang. Aku juga sedang sibuk hari ini." Aaron berkata dengan suara datar tanpa ekspresi seperti biasanya.
"Cih, kau selalu saja bersikap dingin padaku. Apa pada gadis kecilmu, kamu juga selalu bersikap sedingin ini?" Angelina berkata sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, melihat sikap dan wajah datar Aaron, yang tampak tidak perduli dengan protesnya.
"Kalau memang sudah tidak ada urusan, pergi saja. Apa perlu Zachary menyiapkan tiketmu untuk terbang kembali ke Los Angeles malam ini?" Aaron berkata sambil melihat satu berkas yang tadinya mau dia lihat nanti, tapi melihat Angelina tidak segera pergi, dia ingin sengaja terlihat sibuk agar gadis itu segera pergi.
"Tidak, aku mau beberapa hari tinggal di kota ini. Mungkin kamu berniat mengenalkan gadis kecilmu padaku selagi aku ada di kota ini?" Angelina kembali menggoda Aaron yang langsung menatapnya dengan pandangan mata terlihat dingin dan menusuk.
"Pergilah dari tempat ini secepatnya, jangan mengganggu pekerjaanku." Aaron langsung berkata dengan nada tegas, tidak perduli dengan Angelina yang pura-pura memberengut, karena kata-kata Aaron yang terkesan mengusir.