Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
RASA PENASARAN CHIARA



Beberapa orang undangan, yang berhubungan dekat dengan Aaron, terutama yang mengetahui dan terlibat dengan bisnisnya di Amerika, tentu saja mengenal Angelina yang memang merupakan tangan kanan Aaron, yang selama ini banyak membantu Aaron untuk menjalankan bisnisnya di sana.


Di Amerika, memang Angelina menjadi wakil dari Aaron untuk perusahaan Malverich yang ada di Amerika, ikut berperan penting dalam memajukan bisnis Grup Malverich.


Termasuk Diego, adalah orang yang tahu kalau Angelina adalah satu-satunya wanita yang cukup dekat dengan Aaron, meskipun tidak semuanya diketahui oleh Diego, kedekatan sebatas bisnis, yang selama ini Diego tahu.


Kehadiran Angelina yang cukup menyita perhatian karena tampilan modis, seksi dan juga cantiknya, membuat Revina maupun Mona sedikit melongo.


Tidak menyangka ada seseorang yang begitu berani tampil dengan mencolok seperti itu yang tiba-tiba memasuki ruang pesta.


Wanita itu terlihat berani sekali mengenakan pakaian seseksi itu di tempat ini. Meskipun Aaron adalah orang keturunan Amerika, tapi rasanya tidak pantas wanita itu mengenakan pakaian sedemikian terbuka di negara ini. Apa kira-kira tujuan wanita itu datang ke pesta ini? Apalagi pakai acara terlambat segala. Sepertinya benar-benar ingin menarik perhatian banyak orang.


Revina bertanya-tanya dalam hati sambil menatap tanpa berkedip ke arah Angelina yang berjalan dengan tubuh melenggak-lenggok dengan percaya diri, seperti seorang peragawati yang sedang tampil di atas panggung dan sedang melakukan show.


Meskipun Revina merasa begitu penasaran, di sisi lain dia merasa begitu kagum melihat bagaimana cantik dan seksinya Angelina, yang terlihat glamour dengan pakaian dan seluruh perhiasan yang dikenakannya.


Karena dari tatanan rambutnya yang digelung dan dihiasi jepit yang tampak berkilau indah, kalung berlian yang melingkar di lehernya, disertai dengan anting yang bentuknya senada dengan kalung yang dikenakannya, dan juga jam tangan mewah di tangan kiri, gelang di tangan kanannya.


Di bagian kakinya, juga terlihat adanya gelang kaki yang melingkar, dan sepatu high heels dengan tinggi lebih dari 10 cm yang dikenakannya, bisa dipastikan oleh Revina adalah sepatu mahal dari merk terkenal.


Pemandangan yang ditampilkan oleh Angelina dari ujung rambut sampai ujung kaki, membuat Revina hampir saja tidak bisa menahan dirinya untuk tidak melongo karena terpesona, sekaligus merasa iri secara bersamaan.


Siapa kira-kira wanita itu? Apa dia mantan kekasih atau bahkan tunangan Aaron yang ingin merusak acara pernikahan hari ini? Karena tidak terima Aaron tiba-tiba menikah dengan gadis lain? Pasti seru jika ceritanya benar seperti itu.


Mona berkata dalam hati dan berharap apa yang sedang dipikirkannya akan benar-benar terjadi, sehingga Chiara bisa dipermalukan di acara pernikahannya sendiri, karena dianggap sebagai gadis tidak tahu diri yang sudah berani merebut kekasih atau tunangan orang lain.


Karena itu, dengan tatapan mata terlihat begitu bersemangat, Mona terus mengawasi kemana perginya Angelina, dan justru berusaha berjalan menyusul ke sana, untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.


Aaron sendiri, meskipun melihat kehadiran Angelina, wajah maupun tatapan matanya terlihat biasa saja, justru dia terlihat memberi tanda kepada Brenda dan Grace, untuk membantu Chiara turun dari panggung, agar mereka bisa duduk untuk beristirahat setelah menjalani prosesi acara pernikahan yang cukup panjang tadi.


Bagi Aaron, seorang dengan kekuatan supernya, berdiri cukup lama di atas panggung tadi tidak masalah baginya, tapi Aaron yang sempat melihat Chiara menggerak-gerakkan kakinya sesekali dengan wajah terlihat tidak nyaman, Aaron bisa menebak kalau Chiara sudah cukup lelah berdiri dengan gaun pengantinnya yang cukup berat, dan juga sepatu pengantinnya yang cukup tinggi, pasti membuat tumitnya merasa lelah juga.


“Hati-hati Chiara….” Grace langsung memberikan peringatan kepada Chiara, begitu mereka mulai menuruni tangga yang ada di depan panggung.


Mendengar itu, dengan cepat Aaron bergerak menuruni tangga terlebih dahulu, lalu kembali menggenggam tangan mungil Chiara, dan membantu menahan tubuh Chiara saat dia mulai melangkahkan kakinya menujruni tangga, sedang Grace dan Brenda membantu mengangkat ekor gaun pengantin Chiara yang cukup panjang, dan cukup berat karena penuhnya hiasan kristal dan juga permata di seluruh permukaan gaun itu, mulai dari atas sampai bawah, depan sampai belakang.


Kembali mendapatkan perlakuan manis dari Aaron, membuat jantung Chiara kembali berdegup dengan kencangnya, padahal ingatan tentang  ciuman Aaron di keningnya, masih menyisakan getaran di dadanya.


“Upst… pelan-pelan saja Chiara.” Dengan buru-buru tangan Aaron memegang pinggang Chiara begitu dilihatnya istri kecilnya itu hampir terpeleset.


Dan sentuhan tangan Aaron di pinggannya, bukannya membuat Chiara tenang, justru membuatnya semakin salah tingkah.


Untung saja Aaron segera menjauhkan tangannya dari pinggang Chiara begitu dilihatnya posisi berdiri Chiara sudah lebih stabil, apalagi, Chiara sudah turun dengan sempurna dari atas panggung.


Tepat pada saat Aaron dan Chiara duduk untuk beristirahat sejenak sebelum berkeliling untuk menyapa para tamu undangan yang hadir, Angelina datang mendekat ke arah mereka.


“Apa kabar Angelina….” Belum sempat Angelina menyapa Aaron dan Chiara, Diego yang memang mengenal Angelina, dan tahu bagaimana sikap Angelina selama ini terhadap Aaron, langsung menyapanya lebih dahulu, bahkan langsung memberikan sebuah pelukan hangat kepada Angelina yang langsung menepuk-nepuk punggung  Diego sambil membalas pelukannya.


Chiara yang melihat sosok Angelina, langsung menatap sosok wanita cantik dan seksi itu tanpa berkedip.


Eh, siapa wanita cantik ini? Aku belum pernah melihatnya.... Apa dia salah satu saudara om Aaron?


Chiara bertanya-tanya dalam hati dengan wajah terlihat begitu penasaran, apalagi dilihatnya Diego yang merupakan sepupun Aaron terlihat begitu akrab dengan wanita cantik itu, menunjukkan kalau Diego sangat mengenal sosok wanita cantik dan menarik di depannya itu.