Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
RASA KECEWA GRAYSON



“Kalau boleh jujur, aku sangat menginginkannya saat ini, tapi aku harus menahan diri sebelum memastikan semuanya baik-baik saja, terutama kamu dan juga bayi dalam kandunganmu.” Aaron kembali berkata sambil mengelus lembut pipi Chiara yang masih memerah.


Chiara yang masih merasa tidak percaya kalau dia sedang mengandung anak Aaron, tampak telrihat begitu bahagia, sekaligus bangga.


Sejak Aaron memberitahunya tentang bayi itu, senyum lebar tidak pernah lepas dari bibir Chiara.


“Apa besok kita harus ke dokter untuk memastikannya Om?” Chiara berkata dengan suara terdengar begitu ceria dan bersemangat.


“Ah, sayangnya, bayi kita masih terlalu kecil. Alat kedokteran sepertinya belum bisa mendeteksi keberadaannya. Telinga superku saja yang mendengar pergerakannya, karena itu aku tahu dan yakin kamu sedang hamil. Apalagi… sepertinya karena keberadaan bayi itu di tubuhmu, menjadi penghubung antara aku dan kamu. Dalam pertempuran tadi, efek medan magnet dalam tubuhmu jadi tidak lagi berpengaruh  terhadap kekuatanku.” Mata Chiara kembali terbeliak mendengar penjelasan Aaron yang baginya terdengar begitu tidak masuk akal, karena sepertinya, medan magnet dalam tubuhnya berpengaruh pada semua korban mutasi kecuali Zachary yang memiliki kekuatan perlindungan saja, bukan kekuatan secara fisik.


“Benar, aku juga tidak mengerti kenapa bisa terjadi seperti itu. Mungkin karena ada bagian dari diriku pada calon bayi kita, sehingga tubuhmu juga mulai merespon keberadaanku sebagai bagian dari dirimu, dan tidak lagi melawannya.” Aaron mempertegas penjelasannya setelah melihat wajah Chiara yang tampak masih tidak percaya.


“Om Aaron… aku senang sekali mendengar aku akan menjadi mama…. Mama dari anak-anak kita. Mereka pasti akan sangat tampan dan cantik karena Om Aaron sangat tampan….” Chiara berkata sambil memeluk Aaron, dan menggosok-gosokkan wajahnya di dada Aaron yang langsung tertawa kecil.


“Aku justru ingin memiliki anak dengan wajah sepertimu, pasti imut dan menggemaskan sekali.” Aaron berkata sambil memeluk tubuh Chiara, dan mengelus-elus kepala Chiara dengan penuh perasaan cinta.


"Tidak, lebih baik anak-anak kita mirip Om Aaron saja... mereka pasti terlihat sangat keren." Mendengar kata-kata Chiara, Aaron kembali tertawa dengan geli.


"Kalau begitu, bagaimana kalau kita membuatnya dengan adil?"


"Maksud Om Aaron?"


"Kita akan membuat banyak anak-anak kita. Sebagian dari mereka akan mirip denganmu, sebagian akan mirip denganku, dan sebagian, akan menjadi perpaduan kita berdua." Mata Chiara langsung terbeliak kaget begitu mendengar kata-kata Aaron.


"Se... sebentar Om Aaron.... Sebenarnya, Om Aaron mau berapa banyak anak?" Chiara bertanya dengan mendongakkan kepalanya, dan mata bulatnya menatap ke arah Aaron yang tersenyum dengan tatapan mesra ke arahnya.


"Berapa banyak? Sebanyak yang kamu sanggup kamu melahirkannya untukku. Tapi.... untuk proses membuatnya... aku mau sebanyak-banyaknya. Entah berapa ribu, berapa juta kali... aku mau melakukan itu bersamamu...." Aaron berbisik pelan sambil mengecup bibir Chiara dengan mesra untuk menunjukkan rasa cinta yang begitu besar pada istrinya itu, meski untuk saat ini, hanya sekedar sebuah ciuman yang berani dilakukan, tanpa berani mengambil resiko meminta lebih dari itu... untuk sementara waktu saja tentunya.


Dan Chiara sendiri, setelah mendengarkan semua penjelasan dari Aaron, tanpa ragu membalas ciuman mesra dari Aaron dengan tidak kalah mesra dan hangat, meskipun dia tidak lagi berharap Aaron melakukan lebih mengingat bayi dalam perutnya, seperti kata Aaron.


# # # # # # #


"Hentikan Ma! Aku tidak mau menerima bantuan apapun dari Aaron! Mama tahu itu!" Kali ini Grayson tidak bisa menahan amarahnya lagi karena mengetahui bahwa Sarah sengaja meminta bantuan Aaron untuk membantunya menyelesaikan kontrak kerjasama dengan sebuah perusahaan besar, dimana selama beberapa minggu ini Grayson mengalami kesulitan dan jalan buntu.


Apa yang sudah aku lakukan? Hanya karena melihat mama terlihat begitu bahagia setelah mendengar berita kehamilan Chiara kemarin, aku menjadi uring-uringan dan bahkan berani bersikap kurang ajar pada mama.


Grayson berkata dalam hati dengan wajah frustasi, menaydari sudah melakukan suatu kesalahan besar pada mamanya.


"Ma... maaf Ma...." Melihat tubuh Sarah yang tersentak, dengan wajah sedikit memucat karena kaget dengan sikap Grayson, Grayson langsung menyadari kesalahannya, dan berjalan mendekat ke arah Sarah dan langsung memeluknya dengan erat.


"Maaf Ma... Aku tidak sengaja membentak Mama." Grayson kembali mengulangi permintaan maafnya dengan nada suara terdengar begitu menyesal.


"Grayson, apa yang sedang terjadi padamu? Kenapa kamu jadi...." Sarah tidak melanjutkan kata-katanya begitu merasakan Grayson melepaskan pelukannya.


"Maaf Ma... sepertinya aku harus pergi keluar untuk menenangkan pikiranku yang kacau...." Grayson berkata sambil menjauhkan tubuhnya dari Sarah.


Apa itu juga karena berita kehamilan Chiara? Selama ini mama sengaja tidak menegurmu dan tetap diam meski mama tahu kamu juga sudah jatuh cinta pada Chiara seperti Aaron. Mama sudah bersikap egois karena sungguh berharap kehadiran Chiara sebagai perantara antara kamu dan Aaron, bisa membuat hubunganmu dengan Aaron membaik. Tapi sepertinya, jika diteruskan, itu justru akan menyakitimu. Dan kehamilan Chiara, mungkin memang cara terbaik untuk membuatmu sadar kalau kamu tidak boleh mengharapkan Chiara lagi ke depannya.


Sarah berkata dalam hati, menahan air matanya agar tidak turun.


Bagi seorang ibu sepertinya, melihat bagaimana Grayson yang terluka karena cinta, dia bisa ikut merasakan bagaimana sakitnya itu. Akan tetapi dia sebagai ibu tidak mungkin bisa membela salah satu antara Aaron maupun Grayson, yang sama-sama disayanginya.


Dan pada kenyataannya, Chiara adalah istri Aaron, membuat tidak ada alasan bagi Sarah untuk membiarkan Grayson terus mengharapkan Chiara, lebih baik merasa sakit sekarang, sebelum perasaan cinta Grayson terhadap Chiara semakin dalam.


"Aku akan pergi keluar... Mama tidak perlu menungguku pulang. Aku tidak tahu apa aku akan kembali atau memilih untuk tidur di luar malam ini." Sarah hanya bisa diam terpaku mendengar perkataan Grayson yang langsung melangkah pergi meninggalkannya sendiri.


"Maafkan Mama nak, tapi mungkin sudah seharusnya kamu menyingkirkan perasaan cintamu pada Chiara." Sarah bergumam pelan dengan sikap pasrah.


Sikap Grayson barusan membuatnya tersadar bahwa selama ini dia terlalu berharap agar kedua anak laki-lakinya berdamai, sedangkan melihat kenyataannya, sepertinya itu akan sangat sulit terjadi.


# # # # # # #


"Aku benar-benar membencimu Aaron! Setelah apa yang kamu lakukan pada Jasmine, harusnya kamu tidak berhak untuk bahagia!" Grayson berteriak keras dalam mobil sport yang dikendarainya dengan kencang ke arah jembatan dimana malam itu Jasmine meninggal.


Sejak meninggalnya Jasmine, Grayson selalu saja berusaha menghindar untuk melewati jembatan itu, karena bayangan tentang jembatan itu, membuat hatinya selalu terasa begitu sakit setiap mengingat kejadian malam itu, dan semakin membuatnya membenci Aaron.