Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
RENCANA SORE INI



Apa pak Aaron sudah membuat nona Angelina marah dan patah hati? Wah… sepertinya kali ini pak Aaron benar-benar menolak nona Angelina dengan sangat tegas, sampai-sampai nona Angelina berpikir untuk mengambil cuti, dan sepertinya cuti itu akan diambil cukup lama. Ahhh… tapi apa mau dikata, nona Angelina harusnya sebagai teman dekat pak Aaron tahu dengan jelas bagaimana perasaan pak Aaron terhadap nona Chiara.


Zachary yang sedikit banyak tahu tentang hubungan antara Aaron dan Angelina, termasuk rasa cinta Angelina terhadap Aaron, mulai menebak-nebak apa yang sudah terjadi diantara mereka berdua meski hanya dalam hati.


Apalagi tanpa setahu Aaron, Zachary sempat melihat sosok Angelina yang menjauhi pintu kantor Aaron sambil mengusap ujung matanya, menunjukkan kalau gadis cantik itu sedang menghapus airmatanya.


“Baik Pak. Akan segera saya konfirmasikan kepada kantor kita di Amerika.” Zachary yang sudah berada di dekat mobil Aaron langsung masuk ke dalam mobil, untuk mengantarkan mobil itu ke bagian depan kantor.


Begitu Zachary keluar dari mobil Aaron, tampak sosok Aaron yang sudah berjalan melewati meja front office, dan berjalan ke arah Zachary.


“Silahkan Pak.” Zachary berkata sambil menyodorkan kunci mobil sistem immobilizer kepada Aaron.


(Immobilizer adalah mekanisme anti maling yang mampu mencegah mesin hidup ketika kunci kontak sebenarnya tidak sesuai, padahal memiliki pattern sama. Immobilizer adalah sebuah sistem anti maling yang dapat bekerja dengan hasil mencegah mesin hidup karena kunci kontak tidak sesuai. Bahkan ketika pattern kunci itu sendiri sama. Sistem ini bekerja dengan memanfaatkan variasi gelombang radio sebagai identitas kunci pada mobil.


Dengan adanya sistem ini, maka hanya ada satu kunci kontak saja yang bisa digunakan untuk menyalakan mesin. Meskipun lubang ignition key dapat dimasuki oleh semua kunci.


Ketika kunci kontak dimasukkan ke lubang kunci kontak, transmitter langsung mengirimkan gelombang radio ke komponen theft deterrent system. Kemudian gelombang tersebut langsung diterima dan diidentifikasi transponder.


Jika frekuensi yang dikirimkan telah sesuai yang seharusnya dan bukan bagian dari tindakan mencurigakan, maka transponder akan mengirimkan data ke engine control module. Selanjutnya rangkaian sistem pengapian menjadi aktif dan mampu menghidupkan relay fuel pump.


Kunci dengan immobilizer, enggak bisa asal duplikat. Harus menyamakan transponder yang mengirimkan sinyal ke ECU).


“Hari ini aku akan pulang cepat Zachary. Kalau ada hal yang perlu dibicarakan, jika itu berhubungan dengan pekerjaan, lebih baik kamu menundanya sampai besok. Hari ini aku mau waktuku bersama Chiara tidak ada yang mengganggu.” Perkataan Aaron langsung ditanggapi dengan anggukan kepala oleh Zachary.


“Besok bantu aku untuk menanyakan kepada mama, apa ada hal yang perlu dibantu untuk dia menyiapkan acara liburan besok lusa. Aku tidak tahu apa saja yang diinginkan mama selama liburan. Dan acara apa yang sedang dia pikirkan. Jadi kamu tanyakan saja padanya, apa yang bisa kita bantu.” Aaron berkata sambil bergerak masuk ke dalam mobil.


“Setelah ini saya akan langsung menghubungi bu Sarah.”


“Itu jauh lebih baik. Aku pergi sekarang.” Aaron langsung menginjak pedal gas begitu dia berpamitan pada Zachary, yang tampak tersenyum tipis melihat wajah Aaron yang terlihat bahagia meskipun tidak sepenuhnya terlihat jelas oleh orang lain.


Selamat bersenang-senang bersama nona Chiara, pak Aaron. Sudah seharusnya mereka menghabiskan banyak waktu berdua agar hubungan mereka semakin dekat dan semakin kompak. Rasanya senang sekali melihat perkembangan hubungan mereka saat ini.


# # # # # # # #


Saat Aaron masuk ke dalam apartemen, matanya langsung menyipit melihat bagaimana Chiara yang sedang membawa beberapa peralatan pribadinya keluar dari kamar Aaron.


“Eh, Om Aaron sudah datang. Sebentar ya Om…. Aku taruh barang-barang ini ke kamarku dulu.” Chiara berkata dengan suara terdengar ceria, seolah apa yang sedang dikerjakanya saat ini bukan suatu hal yang terlihat aneh oleh Aaron.


Kenapa Chiara kembali memindahkan barang-barangnya ke kamarnya? Apa terjadi sesuatu dengannya? Kenapa tiba-tiba dia memutuskan untuk pindah dari kamarku? Aku tahu keberadaannya saat ini benar-benar membuatku kesulitan untuk menahan hasratku. Tapi bukan berarti aku ingin dia keluar dari kamarku. Aku mau dia tetap berada di dekatku, berada bersamaku seperti saat mama Sarah berkunjung kemari.


Begitu banyak pertanyaan dalam hati Aaron melihat Chiara yang tanpa mengatakan apapun padanya tiba-tiba terlihat sibuk memindahkan barang-barangnya, kembali ke kamar yang biasa ditempatinya.


Apalagi Aaron ingat bahwa hari ini mereka sudah saling menyatakan perasaan cinta diantara mereka berdua, sehingga tindakan Chiara dinilai semakin aneh.


Tanpa disadari oleh Aaron, waktu yang mereka habiskan berdua di dalam kamarnya, membuat Aaron tidak ingin kehilangan kesempatan untuk menikmatinya, karena dia merasa begitu nyaman dengan keberadaan Chiara yang tidur di sampingnya selama 2 malam ini.


Meskipun cara tidur Chiara yang spektakuler, kadang membuat Aaron sulit untuk tidur karena membuatnya jadi membayangkan hal yang tidak-tidak, antara dia dan Chiara, tapi Aaron sama sekali tidak merasa keberatan dengan hal itu.


“Lho… Om Aaron kenapa berdiri diam di situ?” Chiara yang sudah keluar kembali dai kamarnya, langsung berjalan mendekat ke arah Aaron yang masih dengan setia menatap ke arah Chiara, sibuk mengamati apa yang sedang dikerjakan oleh istri kecilnya itu.


“Hari ini Om Aaron pulang cepat ya?” Chiara berkata sambil menarik pergelangan tangan Aaron, dan mengajaknya duduk di ruang keluarga.


Begitu Aaron menuruti keinginan Chiara untuk duduk di sofa yang ada di ruang keluarga, Chiara segera mengambil posisi duduk tepat di samping Aaron.


“Kalau begitu, sekarang Om Aaron harus menceritakan apa yang tadi siang Om Aaron katakan di kantor. Jadi…. Apa sebenarnya yang ingin Om Aaron katakan padaku? Kenapa harus menunggu mengatakannya di sini? Apa itu sesuatu yang langka untuk diceritakan?” Chiara mengakhiri kata-katanya dengan wajah meringis, membuat mau tidak mau Aaron jadi tersenyum melihat sikap menggemaskan dari Chiara.


“Tunggu… sebelum itu ada hal yang perlu aku tanyakan padamu. Kenapa kamu memindahkan barang-barangmu dari kamar kita?” Pertanyaan Aaron membuat wajah Chiara memerah seketika itu juga.


Bukan karena Aaron menanyakan tentang kepindahannya kembali ke kamar yang biasa ditempatinya, tapi karena kata-kata Aaron yang menyebutkan kamar itu dengan sebutan kamar kita, membuat Chiara merasa bahagia sekaligus malu bercampur aduk menjadi satu, sehingga membuatnya menjadi gugup dan salah tingkah.