Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
PERTEMPURAN (3)



Apa mungkin... laki-laki itu... adalah mutan pemilik kekuatan perlindungan yang selama ini dianggap sebagai sekedar mitos, karena tidak pernah diketemukan oleh yang lain?


Aldrich kembali berpikir dengan keras, sambil matanya mulai melirik ke arah Zachary, lalu ke arah Rey, setelah sekilas menyempatkan diri untuk melirik ke arah para anak buahnya yang mulai terlihat kewalahan melawan anggota kelompok Aaron.


Serpihan benda-benda hancur dan beterbangan ke segala arah, termasuk bebatuan, pasti maupun badai akibat dari pertempuran para mutan itu, membuat Rey sedikit sibuk karena benda-benda itu sesekali terbang ke arahnya dan Chiara.


Rey tahu kalau Chiara merupakan sandera yang saat ini sangat berharga bagi Aldrich, sehingga Rey harus benar-benar melindungi keberadaan istri Aaron itu.


Rey masih terus berada di dekat Chiara, menjaganya agar tidak melarikan diri ataupun terluka sebelum Aldrich dapat mengalahkan Aaron tampak memandang Aldrich dengan sikap penasaran, karena dia juga bisa melihat ada sesuatu yang aneh dan tidak beres sedang terjadi, baik pada Aldrich dan kelompok mereka.


Dengan cepat, Aldrich bergerak ke arah Rey, menariknya sedikit menjauh dari Chiara, dan membisikkan sesuatu yang cukup membuat Rey merasa kaget.


"Rey... segera panggil beberapa orang terbaik kita, agar kamu dan mereka fokus menyerang laki-laki yang sedang berdiri di dekat mask men, dan dua orang yang terlihat menjaganya itu.... Karena kemungkinan, laki-laki itu adalah orang yang memiliki kekuatan perlindungan, yang selama ini banyak dicari-cari dan tidak jelas keberadaannya." Aldrich berkata dengan hanya menggerakkan bibirnya tanpa mengeluarkan suara pada Rey yang langsung melirik ke arah Zachary dengan tatapan tidak percaya.


Aldrich sengaja melakukan itu karena mengetahui tentang kekuatan telinga super Aaron.


"Lalu, bagaimana dengan istri Aaron?" Rey membalas bisikan Aldrich dengan menggerakkan bibirnya tanpa juga.


"Aku akan selalu berusaha bertarung dengan mask men dalam posisi berada di dekat perempuan itu, sehingga tidak memberikan kesempatan pada mask men untuk merebut istrinya kembali. Pergilah sekarang, aku sendiri yang akan menghalangi mask men untuk mendekati istrinya." Aldrich berkata tanpa suara sambil menggerakkan kepalanya ke samping, memberi tanda pada Rey untuk segera menjalankan perintahnya.


Begitu Rey pergi meninggalkan tempatnya, Aldrich langsung mendekati Chiara kembali, dan mulai memikirkan cara untuk menyerang Aaron, dari tempatnya berada, tidak jauh dari Chiara.


Aaron yang melihat kalau Aldrich mulai terlihat gelisah dan juga belum menyadari kalau semakin dekat dengan Chiara, justru membuat kekuatannya semakin melemah dan tidak terkendali, menatap ke arah Chiara, berharap istri tercintanya itu tidak terluka karena saat ini Aldrich berada cukup dekat dengannya, sedangkan Aaron sendiri harus berusaha menjaga jarak dirinya dari Chiara, agar kekuatannya tidak terpengaruh.


Semoga Aldrich tidak menyakiti Chiara, apalagi kalau dia tahu kalau Chiara memiliki sesuatu dalam tubuhnya yang bisa mengacaukan dan melemahkan kekuatannya.


Aaron berkata dalam hati dengan tetap berusaha bersikap tenang, agar Aldrich tidak bisa membaca kegelisahan hatinya saat ini.


Rey harus bergerak cepat untuk melumpuhkan laki-laki itu, kalau tidak, pasukanku akan semakin habis dan melemah. Mereka sudah mulai kehilangan rasa percaya dirinya untuk bertarung.


Aldrich berkata dalam hati setelah melihat ke arah medan pertempuran antara anak buahnya dan anggota kelompok Aaron, dimana orang-orang yang dimilikinya mulai terlihat kelelahan dan kocar-kacir, dengan puluhan orang yang lain, teruatama manusia-manusia raksasa yang dia ciptakan, terlihat bergelimpangan di sana sini, dengan tubuh yang mulai mengecil kembali.


Sial! Sepertinya mask men memiliki orang di kelompoknya yang bisa menciptakan obat penawar bagi para manusia raksasa itu. Aku akan mengumpulkan kekuatanku dengan cepat, untuk bisa menyerang mask men. Dan jika itu masih gagal.... Pilihan terakhir adalah menggunakan istri mask men untuk melumpuhkannya. Jangan salahkan aku untuk hal itu... siapa suruh kamu menjadi wanita yang dicintai oleh mask men?


Aldrich berkata dalam hati sambil melirik ke arah Chiara yang tetap berusaha tenang dan fokus pada sosok suaminya, untuk mengurangi rasa takut dalam dirinya, melihat bagaimana pertempuran antar manusia mutan yang sedang terjadi di depannya saat ini.


Para mutan yang bertarung dengan mengeluarkan segenap kemampuan mereka, membuatnya ngeri, belum lagi, beberapa diantara mereka terlihat terluka di beberapa bagian tubuhnya.


Entah luka gores, luka bakar, atau lebam akibat terjadinya hantaman di tubuh mereka.


Apalagi banyak benda-benda beterbangan yang bisa melukainya jika sampai dia terkena benda-benda itu.


Ya Tuhan... semoga semuanya cepat berakhir, pertempuran hari ini benar-benar mengerikan.


Chiara berkata dalam hati sambil mengalihkan pandangan matanya begitu melihat salah satu mutan yang tangannya tampak putus dan mengucurkan darah segar dari lukanya itu, akibat serangan dari lawannya yang memiliki sayap dengan bulu-bulunya yang bisa bergerak cepat dan setajam besi.


Aldrich yang bisa melihat bagaimana kerasnya usaha Chiara untuk tetap tenang, langsung mengalihkan pandangan matanya dari Chiara, kembali fokus pada Aaron.


Aku akan membuatmu merasakan kekuatanku yang sebenarnya mask men!


Aldrich berteriak dalam hati sambil mencoba mengeluarkan kekuatannya sekuat tenaga yang dia miliki, mengarahkan serangan petirnya ke arah Aaron.


Serangan petir dari Aldrich, biasanya bisa mencapai posisi musuh yang berada lebih dari 1 km darinya.


Akan tetapi, saat ini, meski sudah berusaha begitu keras, Aldrich bisa merasakan kalau kekuatannya seperti berhenti di tengah jalan, bahkan tidak bisa mendekati tubuh Aaron yang sebenarnya berjarak kurang dari 300 meter darinya.


Sial! Apa yang terjadi? Kemana perginya kemampuanku? Siapa yang membuat kekuatanku seperti melemah dengan tiba-tiba seperti ini?


Aldrich berkata dalam hati sambil memandang dengan tidak percaya ke arah kedua telapak tangannya yang masih terangkat dan terarah kepada Aaron dan baru saja gagal mengeluarkan kekuatannya secara maksimal, meskipun dia sudah berusaha dengan sangat keras mengeluarkan kekuatan petirnya.


Apa mungkin itu karena.... ada sesuatu pada perempuan ini yang aku tidak tahu?


Aldrich berkata dalam hati sambil melirik ke arah Chiara yang baru saja menarik nafas lega, begitu melihat serangan Aldrich tidak mengenai Aaron sedikitpun, bahkan boleh dibilang masih sangat jauh dari posisi Aaron.


Meskipun sebenarnya kalaupun serangan Aldrich sampai padanya, dengan kecepatan supernya yang bisa bergerak secepat kilat, Aaron pasti akan bisa menghindarinya dengan baik.


Setelah melirik ke arah Chiara, dengan gerakan cepat, Aldrich tiba-tiba saja menarik pergelangan tangan Chiara dan mengarahkan tangannya yang lain ke leher Chiara, dengan posisi bersiap mencekik leher Chiara.


Tindakan Aldrich membuat Aaron, Zachary, Jack dan Robert langsung terbeliak kaget, Aaron bahkan tanpa sadar, tidak bisa mengendalikan dirinya untuk tidak berjalan mendekat ke arah Aldrich.