
Melihat itu Aaron langsung mengulurkan tangannya ke arah Chiara, menggerakkan tubuhnya ke samping dan langsung meraih kepala Chiara, meletakkannya di dadanya, dan memeluk tubuh mungil Chiara, membiarkan Chiara melupakan emosinya lewat tangisannya.
Ahh... my beloved little girl.... Kamu tidak tahu bahwa itu juga begitu sulit bagiku. Tiap hari bahkan aku ingin selalu berlari ke sisimu, melihat keberadaanmu secara langsung, selalu ada untukmu, berada di sekitarmu seperti dulu. Menikmati hari-hariku di dekatmu.
Aaron berkata dalam hati sambil menepuk-nepuk lembut punggung Chiara yang menundukkan kepalanya di dada bidang Aaron, membuat hatinya sedikit tenang dan mulai bisa mengendalikan emosinya, juga mulai menghentikan tangisnya.
Aaron tahu pasti apa yang sedang dirasakan oleh Chiara, karena dia sendiripun sebenarnya selalu menantikan pesan-pesan dari Chiara sepanjang waktu yang dia lalui di Amerika sana.
Bagi Aaron, pesan Chiara merupakan penyemangat baginya untuk menjalani hidupnya di Amerika, yang terpisah jauh dari Chiara.
Beberapa saat kemudian Chiara menjauhkan kepalanya dari dada Aaron sambil menarik nafas dalam-dalam.
"Maaf Om Aaron...." Dengan ragu akhirnya Chiara yang merasa bersalah sudah marah-marah kepada Aaron, berkata kepada Aaron.
"Untuk apa?" Aaron langsung bertanya balik pada Chiara.
"Maaf karena barusan aku sudah bersikap kenak-kanakan. Padahal Om Aaron sudah mengatakan bahwa di sana Om Aaron sibuk dan banyak pekerjaan yang harus diselesaikan...." Aaron tersenyum getir mendengar perkataan Chiara, yang dia tahu pasti, gadis kecilnya itu sedang mencoba bersikap dewasa, padahal dalam hal ini Aaron tahu pasti kalau dialah yang sebenarnya bersalah.
Selama setahun ini, Aaron tahu dia sudah bersikap begitu kejam kepada Chiara tanpa membalas satupun pesan dan foto-foto yang dikirimkan istrinya itu, berpikir bahwa itu akan membuat Chiara menjauh darinya, dan tidak lagi jatuh cinta padanya, dan semakin dalam mencintainya.
Sampai akhirnya ada peristiwa foto Chiara dengan latar belakang Brandon yang tersenyum dan menatap ke arah Chiara, membuat hatinya terasa begitu panas.
Foto itu menyadarkan Aaron bahwa dia sungguh tidak akan rela jika ada laki-laki lain yang menginginkan Chiara bahkan sekedar berusaha untuk mendekatinya, sehingga dia langsung melakukan teleportasi untuk melihat secara langsung apa yang sudah terjadi antara laki-laki di foto itu dengan Chiara.
Sedekat apa hubungan mereka dan apa yang sedang dilakukan Chiara bersama laki-laki itu, semua rasa penasaran itu membuat dada Aaron serasa terbakar, bahkan ingin sekali dia menghajar laki-laki yang sudah berani memandangi istri miliknya dengan cara seperti itu.
Meskipun sebentar kemudian Aaron kembali berteportasi ke Amerika setelah membuat salah satu lift di apartemen menjadi sasaran luapan kemarahannya.
Namun alih-alih beristirahat, Aaron lebih memilih untuk bisa segera menemui Chiara dan memberikan banyak perintah aneh pada Zachary terkait rencana kedatangannya ke Indonesia.
"Terimakasih untuk pengertianmu Chiara. Dan harusnya aku yang meminta maaf karena begitu lama mengabaikanmu. Aku akan coba untuk tidak melakukan hal seperti itu lagi." Aaron berkata lembut, sambil memandang ke arah Chiara yang sudah terlihat lebih tenang dan sedang mengeringkan bekas airmatanya dengan tissue.
Akh... kenapa aku harus menangis dan marah-marah di depan om Aaron? Aku pasti keliatan sangat kekanak-kanakan. Sungguh memalukan. Om Aaron pasti merasa ilfil melihat sikapku barusan.
Dengan penuh penyesalan Chiara berkata dalam hati, merasa benar-benar menyesal sudah kehilangan kendali barusan, yang dipikirnya akan membuat dirinya akan semakin sulit untuk mendapatkan hati Aaron karena tindakan kenak-kanakannya, sehingga tidak menyadari kalau sikap Chiara barusan sebenarnya justru membuat Aaron merasa begitu bersalah sudah menyakiti hati gadis tercintanya.
(Ilfil adalah singkatan dari “hilang feeling” atau “ilang feeling” yang berarti “hilang perasaan”. Feeling sendiri merupakan kata dalam bahasa Inggris yang artinya perasaan. Kata ilfil identik dengan perasaan muak atau jijik terhadap perkataan atau perbuatan orang lain.
Beberapa orang mengartikan kata ilfil adalah hilang feeling atau menunjukan sebuah kebiasaan atau sifat buruk seseorang yang tidak disukai. Sebagai contoh kebiasaan atau sifat buruk seorang wanita seperti tidak sopan santun, jorok dan sebagainya yang membuat cowoknya hilang feeling atau kecewa).
"Sebaiknya kita makan malam terlebih dahulu Chiara. Aktifitasmu di timezone tadi pasti membuatmu lapar. Tentang pertanyaanmu tadi, nanti setelah kita kembali ke apartemen, aku akan menjawab dan menjelaskannya." Aaron berkata sambil membuka pintu mobilnya.
Om Aaron akan menjelaskan nanti di apartemen? Apa Om Aaron marah padaku? Apa Om Aaron akan benar-benar segera pergi lagi ke Amerika? Bodoh! Kamu benar-benar bodoh Chiara! Tindakanmu tadi pasti sudah membuat Om Aaron kehilangan respeknya padamu, sehingga dia ingin secepatnya pergi menjauh darimu lagi.
Chiara sibuk memaki dirinya sendiri dalam hati, merasa sudah melakukan kesalahan besar, sampai tidak menyadari kalau Aaron sudah berdiri di samping posisi duduk Chiara, setelah Aaron membuka pintu mobil di sisi Chiara.
"Ayo, kita makan malam dulu, sambil menunggu Zachary memberi kabar kapan renovasi kamarku selesai, agar kita bisa pulang dan beristirahat. Bukannya besok kamu ada janji bertemu dengan Grace di kampus?" Aaron berkata sambil membungkukkan tubuhnya yang tinggi dan melongokkan kepalanya ke dalam mobil, membuat mau tidak mau Chiara menggerakkan kakinya untuk turun dari mobil ferrari milik Aaron.
Sepanjang makan malam, Chiara lebih banyak berdiam diri karena masih merasa tidak enak dengan peristiwa di mobil tadi, meskipun Aaron tidak membahas lagi masalah itu sedikitpun.
Aaron justru serius mengajaknya berbicara tentang rencana Chiara yang ingin mulai terlibat dalam perusahaan keluarganya, untuk membuat Chiara kembali bersemangat untuk belajar.