Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
MENYUSUN RENCANA



"Dengan waktu yang tersisa, kita harus segera mengumpulkan orang-orang kita untuk melawan kelompok Aldrich. Mau tidak mau kita harus melawan mereka secara langsung, dengan cara bertarung dengan mereka. Aku sudah memberikan perintah pada mereka yang ada di Amerika untuk segera berangkat ke sini." Perkataan Aaron membuat George mengangguk-anggukkan kepalanya dengan spontan, tidak menyangka kalau Aaron sudah bergerak secepat itu.


"Semoga mereka cepat sampai di sini, sehingga kita bisa mengatur pasukan kita dengan baik. Secara jumlah kita mungkin kalah, tapi dengan kekuatan yang kamu miliki, dan adanya Zachary yang bisa menjadi tameng, mungkin kita bisa mengaturnya dengan baik." George yang sudah sejak semalam mulai mencoba mengatur strategi, berkata sambil mengernyitkan dahinya, mencoba untuk berpikir keras tentang rencana yang sudah dia susun di otaknya.


"Benar. Dan kita harus memberitahukan pada tim kita mereka tidak boleh berpencar terlalu jauh, karena untuk memberikan perlindungannya, Zachary tidak bisa melakukannya jika kita terlalu berpencar. Kita harus memberikan orang dengan kekuatan terbaik mereka untuk melindungi Zachary. Karena aku yakin, kalau mereka mengerti kalau ada kekuatan Zachary yang melindungi kita, mereka akan langsung menyerang Zachary dengan membabi buta." Aaron berkata sambil melirik ke arah Zachary yang tampak menghela nafasnya.


Jujur saja, bagi Zachary, pertarungan yang sudah ada di depan mata itu cukup menakutkan baginya yang memang boleh dikata hampir tidak pernah terlibat secara langsung bertempuran para manusia super.


"Kamu benar Aaron, kita bisa menyusun formasi terbaik untuk tim kita, agar tidak ada korban dari pihak kita. Meskipun jujur saja, kita tidak bisa memastikan tentang hal itu mengingat pretarungan ini merupakan pertarungan fisik antara dua kekuatan besar yang masing-masing anggotanya memiliki kekuatan super." George berkata sambil mengingat tentang siapa saja anggota di kelompok mereka, dengan berbagai kekuatan yang mereka miliki.


Dan mengingat hal itu, membuat tiba-tiba emosi Geroge tersulut, karena ingat tentang Angelina yang dianggapnya sudah berkhianat dan menyebabkan Chiara tertangkap oleh Aldrich.


"Hah! Apa yang harus kita lakukan pada Angelina Aaron? Rasanya aku sangat kesal setiap mengingat bagaimana dia mengkhianati kita seperti ini. Bisa-bisanya karena cintanya tidak tersampaikan berbuat seperti ini. Apa dia tidak berpikir kalau dia benar-benar bersikap kejam dan tidak perduli dengan keselamatan orang lain yang tidak bersalah dengan tindakannya ini?" George langsung mengomel panjang lebar, sedang Aaron tetap duduk dengan tenang di tempatnya, membuat George memandang Aaron dengan sikap heran.


Karena bagaimanapun, dengan bocornya info tentang siapa Aaron dan juga kelompok mereka, bagi George harusnya Aaron sangat marah dan tidak terima dengan tindakan Angelina.


Apalagi gara-gara itu, saat ini Chiara jadi disandera oleh Aldrich.


"Aaron! Kenapa denganmu? Jangan bilang kalau kamu akan memaafkan kesalahan Angelina kali ini!" George berkata dengan nada protesnya.


"Sebelum ada bukti kalau Angelina yang sudah membocorokan info tentang kita, sebaiknya kita tidak berpikir buruk tentang Angelina." Aaron berkata dengan nada suara tenang, membuat mata George terbeliak kaget.


"Bagaimana bisa kamu berkata dengan setenang itu? Apa kamu tidak ingat gara-gara Aldrich mengetahui info tentang kamu, saat ini Chiara disandera oleh mereka. Apa mungkin kamu juga memiliki perasaan khusus pada Angelina?" Pertanyaan George bukan cuma membuat Aaron terkejut, tapi juga Zachary yang paling tahu dari siapapun juga tentang bagaimana cintanya Aaron terhadap istri kecilnya itu.


"Jangan sembarangan George, kamu tahu sejak bertahun-tahun yang lalu, siapa satu-satunya perempuan yang aku cintai." Aaron langsung menanggapi kata-kata George.


"Aku tahu George. Aku juga ingin tahu siapa yang sudah berani mengkhianati kita, setelah semua hal baik yang kita lakukan pada mereka selama ini. Memberikan kehidupan nyaman dan perlindungan, tapi dibalas dengan hal sebuah pengkhianatan, bukanlah hal yang menyenangkan. Tapi tanpa bukti jelas, aku tidak mau menuduh siapapun, termasuk Angelina. Meskipun mungkin dalam pikiran kita, dia yang paling mungkin untuk melakukan semua ini karena sakit hatinya padaku." Aaron berkata sambil memandang lurus ke arah George yang sudah mulai bersikap tenang setelah mendengar kata-kata Aaron yang masuk akal.


"Lebih baik sekarang kita bicarakan tentang hasil penemuanmu. Dari data penelitian peninggalan kakak Zachary, apa ada hal yang bisa kamu temukan untuk membantu kita kali ini George?" Pertanyaan Aaron membuat wajah George yang awalya masih sedikit tegang, berubah cerah.


"Ya, meskipun itu masih sekedar analisa dari kakak Zachary, sepertinya kita bisa mencobanya. Aku sudah mempelajarinya semalam, dan teori yang dituliskan oleh kakak Zachary sangat masuk akal, meskipun dia menuliskan pernah gagal saat mencobanya karena kurang sempurnanya peralatan yang dia buat. Aku berencana untuk lebih menyempurnakan penemuan itu. Dan aku merasa optimis, karena kamu sebagai pengusaha properti, pasti bisa dengan cepat menyediakan semua bahan dan peralatan yang aku butuhkan." George berkata dengan nada optimis.


"Kamu sebutkan saja apa yang kamu butuhkan, Zachary dan timku yang lain akan secepatnya menyediakan semua permintaanmu." Aaron berkata sambil melirik ke arah Zachary yang langsung mengangguk-anggukkan kepalanya.


"Kalau begitu, sepertinya hari ini kita harus bekerja keras untuk bisa segera menjalankan rencanaku Zachary. Pertama kita harus...."


"Brak!" Sebuah suara pintu yang di dibuka dengan keras, tanpa mengetuknya terlebih dahulu, membuat George dan Zachary langsung tersentak kaget, dan menoleh ke arah sumber suara.


Sedangkan Aaron, yang beberapa waktu sebelumnya sudah bisa mendengar dan merasakan hadirnya puluhan manusia berkekuatan super sedang memasuki gedung perkantorannya, hanya menatap ke arah sumber suara sambil sedikit menahan nafasnya.


Di barisan puluhan orang yang tiba-tiba datang ke kantor Aaron itu, tampak Angelina berdiri di posisi paling depan, diikuti oleh puluhan manusia super lainnya, yang merupakan anggota dari kelompok para mutan yang tinggal di Amerika, di tempat penampungan yang sudah disediakan oleh Aaron sejak bertahun-tahun yang lalu.


"Maaf Pak Aaron, kami sudah berusaha untuk menahan mereka, tapi...." Salah satu beberapa pegawai Aaron yang tadinya berusaha menghalangi masuknya puluhan orang itu ke kantor Aaron, berkata dengan wajah merasa bersalah.


"Tidak masalah, kamu boleh keluar dari kantorku. Mereka adalah tamu-tamuku yang datang dari jauh." Aaron berkata sambil memberikan tanda agar para pegawainya yang awalnya terlihat gugup karena merasa gagal menghalangi puluhan orang yang tiba-tiba menerobos masuk ke kantor Aaron tanpa permisi.


Begitu para pegawai Aaron keluar dari kantornya, dengan cepat Zachary berjalan ke arah pintu kantor Aaron dan menutupnya kembali.


"Apa maumu datang ke tempat ini dengan cara seperti penjahat Angelina?" George yang melihat kehadiran Angelina di barisan paling depan itu langsung tersulut emosinya, sehingga menegur Angelina bersamaan dengan tatapan sinisnya.