
“Memang aku berjanji akan datang pukul setengah dua belas. Tapi tidak ada bedanya aku datang sekarang atau nanti, jadi tolong tunjukkan dimana kantor om Aaron, karena aku ingin bertemu dengannya sekarang.” Chiara berkata dengan matanya yang terlihat tidak sabar menatap ke arah lift dimana sosok Angelina tadi masuk ke sana.
“Maaf Nona, sebenarnya Nona siapa? Karena saya belum mendapatkan info tentang kedatangan Nona….” Chiara sedikit melotot mendengar pertanyaan dari pegawai front office itu.
“Aku Chiara, istri om Aaron. Dan aku sudah berjanji untuk datang ke kantornya hari ini.” Dengan nada sedikit jengkel karena menganggap pegawai itu sudah menghalanginya agar secepatnya dapat melihat pertemuan antara Angelina dan Aaron, Chiara tanpa sadar langsung menyebutkan statusnya sebagai istri Aaron.
Dan tentu saja itu membuat pegawai front office di depannya terbeliak kaget, bahkan dua temannya yang juga merupakan pegawai front office langsung menoleh ke arah Chiara, akibat kata-kata Chiara.
Meskipun tidak tahu pasti, tapi banyak pegawai yang bekerja di perkantoran Grup Malverich itu mendengar desas desus bahwa CEO mereka, Aaron Malverich memang sudah menikah.
Dan semua orang di tempat itu merasa begitu penasaran, gadis seperti apa yang sudah berhasil meluluhkan hati CEO mereka yang tampak dingin dan selalu berwajah datar, dan jarang sekali tersenyum itu.
Akan tetapi seberapa besar usaha mereka untuk mengorek keterangan dan mencari info tentang kebenaran kabar itu, dan juga bagaimana sosok istri Aaron, tidak ada dari mereka yang berhasil.
Selama ini mereka sempat berpikir bahwa Angelina yang memang dulunya sering terlihat berkunjung ke kantor Malverich di Indonesia adalah gadis yang akan menikah dengan Aaron di masa depan, karena selain Angelina, mereka tidak pernah melihat ada gadis lain yang terlihat dekat dan akrab dengan Aaron.
Tapi melihat bagaimana sikap Aaron yang terkesan tetap dingin dan biasa-biasa saja pada Angelina, membuat mereka yakin, Angelina bukanlah istri Aaron.
“Maaf Nona, tapi kami bagian front office, belum menerima info tentang kedatangan Nona. Pak Aaron juga tidak memberikan perintah apapun pada kami.” Meski pegawai front office itu tetap bersikap sopan, tapi bagi Chiara yang segera ingin melihat pertemuan antara Angelina dan Aaron sikap pegawai front office itu terlihat begitu menjengkelkan untuknya.
“Aduh, padahal aku serius, aku adalah istri om Aaron, eh pak Aaron. Dan sekarang aku sedang terburu-buru, aku harus segera bertemu dengannya. Ada hal penting yang harus aku lakukan.” Chiara berkata sambil menggerakkan tubuhnya, berniat berjalan menuju lift sambil mengambil handphonenya, berniat melakukan panggilan kepada Aaron.
“Maaf Nona. Nona mau kemana, tanpa ijin Nona dilarang masuk ke area lain gedung ini.” Melihat gelagat Chiara yang berniat bergerak ke arah lift, pegawai front office itu segera bergegas keluar dari balik meja front office, dan dengan cepat meraih lengan Chiara yang sedang membuka layar handphonenya, membuat Chiara tersentak kaget karena tindakan pegawai front office itu.
“Eh… tolong lepaskan.” Chiara berkata dan segera menggeser tubuhnya sambil berusaha melepaskan lengannya dari cekalan tangan pegawai front office itu.
“maaf Nona, tapi…”
“Pak Zachary….” Pegawai front office itu segera menjauhkan tangannya dari lengan Chiara, dan menyebutkan nama Zachary dengan hormat.
“Maaf atas ketidaknyamanan yang dialami Nona Chiara barusan.” Zachary langsung berkata sambil memandang ke arah petugas front office yang berdiri diam dengan pandangan heran menatap ke arah Zachary yang terlihat begitu menghormati Chiara.
Apa benar gadis itu adalah istri pak Aaron? Meskipun dia sangat cantik, apa itu mungkin? Kalau iya, kenapa dari pak Aaron tidak memberikan info apapun pada pihak front office? Apa dia hanya sekedar gadis yang sedang mencari perhatian pak Aaron?
Dengan wajah merasa penasaran, pegawai front office itu bertanya-tanya dalam hati.
“Maaf Pak Zachary, tapi nona ini tidak ada janji dengan pak Aaron, tapi tiba-tiba ingin menerobos masuk ke gedung ini. Pak Aaron maupun pak Zachary tidak memberikan info bahwa akan ada tamu selain nona Angelina yang sedang ditunggu oleh pak Aaron. Dan non aitu juga cukup berani, mengaku sebagai istri pak Aaron, juga….”
“Tolong hentikan. Memang pak Aaron sepertinya lupa memberikan info kepada kalian di bagian front office bahwa akan ada tamu lain, karena itu aku segera menyusul ke bawah begitu mendengar dari Imelda kalau nona Chiara yang seharusnya datang nanti jam setengah dua belas ternyata sudah datang lebih awal ke tempat ini.” Zachary berkata sambil memandang lurus ke arah petugas front office yang tampak sedikit memucat secara tiba-tiba wajahnya,
Semua orang di kantor itu, kecuali Zachary, memang tidak tahu siap istri Aaron, tapi semua orang di kantor itu tahu siapa Imelda.
Imelda adalah sopir wanita dengan kemampuan khusus yaitu taekwondo sabuk hitam, yang merupakan sopir pribadi istri dari Aaron Malverich.
Dan itu artinya, gadis cantik yang tadi sempat dicekal dan diragukannyanya itu, adalah benar-benar istri bos besarnya.
Celaka dua belas! Aku benar-benar sudah berbuat ceroboh dan berani-beraninya bersikap kurang ajar terhadap istri pak Aaron. Aduh…. Bagaimana ini? Bagaimana nasibku?
Petugas front office itu berkata dalam hati dengan wajah ketakutan, sambil mengigit bagian bawah bibirnya.
Sedang dua temannya yang lain, yang masih berada di balik meja front office, tampak saling berpandangan dengan wajah kaget.
“Dan beliau, memang istri pak Aaron. Nona Chiara adalah istri pak Aaron, seperti yang dia katakan.” Zachary mempertegas posisi Chiara dengan mengatakan hal yang sebenarnya kepada pegawai front office itu.