
“Cantik Nona… Nona terlihat sangat cantik. Hanya saja… kalau boleh jujur, saya lebih suka jika make up Nona tidak setebal hari ini, membuat Nona yang masih sangat muda jadi seumuran dengan saya.” Kata-kata jujur dari Imelda membuat Grace menahan senyum gelinya, karena ternyata bukan hanya dia yang menganggap dandanan Chiara hari ini tidak sesuai dengan karakter dan usia Chiara yang sebenarnya.
Apa nona Chiara tidak salah berdandan seperti ini? Padahal pak Aaron saja yang berusia 30 tahun terlihat jauh lebih muda dari usianya, kenapa jadi nona Chiara yang berdandan supaya terlihat lebih tua? Bahkan jadi terlihat lebih tua dari pak Aaron kalau begini. Memang nona Chiara terlihat sangat cantik dan anggun, tapi pakaiannya terlalu terlihat dewasa, dan terbuka dibanding pakaian yang biasa dikenakan oleh nona Chiara.
Imelda berkata dalam hati tanpa berani mengungkapkannya di depan Chiara.
Dan cara berpakaian nona Chiara yang sedikit terbuka hari ini, apa itu tidak akan menjadi masalah bagi pak Aaron yang kata pak Zachary sangat menjaga nona dari mata laki-laki lain? Dengan pakaian biasanya nona Chiara sudah bisa membuat banyak pria menoleh dan menatap kagum ke arahnya, apalagi dengan pakaian seperti itu. Aduh… apa pak Aaron tidak akan marah ya? Atau justru pak Aaron yang ingin nona berpakaian seperti itu. Akh… sudahlah, itu adalah urusan para bos besar, aku tidak mau ambil pusing. Aku cuma pegawai biasa, tidak berhak menilai apalagi menggurui majikanku.
Lagi-lagi, Imelda kembali berkata dalam hati tanpa berani mengucapkannya lewat bibirnya.
“Ist… kamu belum tahu Imelda, siapa yang akan bertemu denganku hari ini, membuat aku harus berdandan semaksimal mungkin agar tidak kalah dengannya.” Chiara langsung menaggapi perkataan Imelda yang menatapnya dengan tatapan heran karena penampilannya.
Memangnya ada yang lebih cantik dari nona Chiara, dan lebih dicintai oleh pak Aaron?
Imelda bertanya dalam hati, merasa heran, bisa-bisanya nonanya yang cantik itu merasa dirinya kalah cantik dengan seseorang, sedangkan selama Imelda menjadi sopir pribadi Chiara, bagi Imelda, Chiara adalah gadis paling cantik yang dia kenal, meskipun Imelda banyak melihat wanita cantik di sekitarnya.
Dan untuk rasa cinta Aaron yang begitu besar pada Chiara, jangan ditanya lagi... Imelda bisa melihatnya dengan jelas dari bagaimana marahnya Aaron kalau Imelda tidak tahu keberadaan Chiara, dan membiarkan Chiara sendirian tanpa pengawalannya di luar rumah, kecuali sekolah, atau salah satu rumah teman dekatnya seperti Grace dan Jaka.
Belum lagi, dari semua perintah Aaron yang seringkali dia terima melalui Zachary, tidak bisa menyembunyikan bagaimana besarnya perhatian Aaron pada Chiara, meskipun seringkali dia melalukannya dengan diam-diam, tanpa sepengetahuan Chiara.
"Ayo kita berangkat sekarang Imelda, karena kita harus mengantar pulang Grace terlebih dahulu." Chiara berkata sambil keluar dari apartemen, dan menutup kembali pintu apartemen itu, lalu berjalan ke arah lift.
Sekilas Chiara melirik jam di tangannya yang menunjukkan pukul 10 pagi, waktu yang sebenarnya masih lama untuk dia bisa sampai di kantor Aaron.
Akan tetapi, Chiara yang sengaja ingin mengetahui bagaimana pertemuan antara Aaron dan Angelina yang akan diadakan pukul 11 nanti, dan apa yang akan dibicarakan mereka berdua, membuat Chiara sengaja ingin secepatnya datang ke kantor Aaron setelah mengantar Grace pulang.
# # # # # # # #
“Kita sudah sampai Nona Chiara, saya akan memarkirkan mobil sebentar, setelah itu saya akan mengantar Nona Chiara….” Imelda menghentikan bicaranya karena tiba-tiba saja ada panggilan telepon di handphonenya dan disana tertulis nama Zachary dengan jelas.
“Tidak perlu Imelda. Aku akan masuk sendiri. Om Aaron sudah mengatakan padaku bahwa dia sudah memberikan info pada bagian front office.” Chiara berkata sambil turun dari mobil, tanpa menunggu Imelda membukakan pintu untuknya, seperti biasanya, karena dilihatnya Imelda terlihat sedang serius menerima panggilan teleponnya dari Zachary.
Chiara baru saja melangkah masuk melewati pintu masuk gedung perkantoran Malverich yang terlihat megah dan mewah itu, ketika dilihatnya sekelebat sosok Angelina yang melenggang masuk ke arah lift.
Hal itu membuat dengan sedikit terburu-buru, Chiara langsung bergegas berjalan ke arah meja front office.
Aduh… Angelina baru saja sampai dan sudah naik ke lift, dan pasti menuju knator om Aaron. Sebentar lagi dia pasti akan menemui om Aaron. Aku harus bergegas agar bisa melihat bagaimana pertemuan mereka hari ini. Apakah benar om Aaron benar-benar menyukai Angelina, atau Angelina memang ingin merebut om Aaron dariku.
Chiara berkata dengan wajah terlihat cemas karena merasa kalah start dari Angelina yang dipikirnya belum datang, karena ini masih pukul sepuluh lebih tiga puluh menit, sedangkan pertemuan antara Angelina dan Aaron yang didengar oleh Chiara, pukul 11 siang.
Begitu sampai di bagian front office, pegawai yang melihatnya langsung tersenyum ramah, dengan mata tidak bisa menyembunyikan rasa terpesonanya melihat gadis cantik di depannya sekarang ini, meskipun dia tampak heran dengan sikap Chiara yang sepertinya terburu-buru saat ini, membuatnya sedikit curiga.
“Selama pagi Nona, ada yang bisa saya bantu?” Dengan sikap sopan, pegawai front office itu bertanya kepada Chiara, yang kepalanya menoleh ke samping, menatap ke arah lift yang membawa Angelina pergi,
“Eh, aku ada janji dengan om Aaron, dimana ruangan om Aaron?” Mendengar perkataan Chiara yang dengan santainya menyebutkan nama pimpinan tertinggi tempatnya bekerja dengan sebutan om Aaron cukup membuat pegawai wanita itu terlihat kaget.
“Maaf Nona, apa Nona sudah ada janji? Karena pak Aaron baru saja ada tamu penting yang datang. Pak Aaron sedang sibuk saat ini.” Petugas front office itu berkata dengan tatapannya yang mulai menatap aneh ke arah Chiara yang dianggapnya tamu tak diundang.
Karena sebenarnya, Aaron sendiri karena begitu tidak sabarnya menunggu waktu pertemuannya dengan George dan ingin membereskan semua pekerjaannya dengan cepat pagi ini, sehingga membuatnya lupa mengatakan pada pihak front office bahwa istrinya akan datang ke kantor pukul setengah 12 siang ini.