Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
PROTES DIEGO PADA AARON



Bagi Zachary, sosok Diego yang tiba-tiba muncul di kantor Aaron dan terlihat histeris maupun panik, sudah menjadi hal yang biasa dilihat Zachary, hingga hal seperti itu tidak lagi membuat Zachary merasa heran.


Diego memang dikenal sebagai seorang laki-laki yang ekspresif, entah dia marah atau senang, semua orang akan bisa dengan mudah membaca situasi hatinya lewat wajah tampannya.


Entah karena urusan pekerjaan, urusan orangtuanya, bahkan urusan wanita-wanita yang ada di sekitarnya, seringkali membuat Diego mengunjungi Aaron tanpa pesan, dan berakhir dengan Diego yang mencurahkan isi hati dan kegalauannya di depan Aaron, yang biasanya hanya sebagai pendengar yang baik, sampai Diego puas bercerita.


Dan di akhir pembicaraan, Aaron akan memberikan komentar pedas pada Diego, yang seringkali memang membuat masalahnya terlihat terlalu besar, padahal kadang itu hanyalah sebuah peristiwa kecil.


"Aku tahu kamu yang akan menikah, tidak mungkin aku yang masih ingin hidup bebas yang menikah. Justru itu aku berencana meminta penjelasan padamu. Kamu sendiri yang bilang jangan suka mencampuri urusan orang lain." Diego berkata sambil melipat kedua tangannya di atas meja kerja Aaron, dan menatap wajah Aaron dalam-dalam.


"Betul, jangan suka mencampuri urusan orang lain. Lalu? Kenapa sekarang kamu mencampuri urusan pernikahanku?" Lagi-lagi dengan tenang Aaron menanggapi perkataan Diego, dengan pandangan matanya tidak beralih pada lembaran kertas di depannya, tanpa ada perubahan apapun apda ekspresi wajah Aaron yang terlihat serius.


"Ist! Kamu benar-benar laki-laki bermuka datar tanpa emosi sama sekali. Kamu menikah, itu bukan urusanku. Tapi... kenapa tiba-tiba kamu nekat mau menikah dengan orang yang tidak kamu kenal? Gadis kecil yang bertemu kita di hotel waktu itu kan yang akan kamu nikahi?" Begitu Diego menyebutkan tentang Chiara, Aaron langsung meletakkan penanya, dan mengangkat wajahnya.


Mata amber milik Aaron langsung memandang ke arah Diego yang langsung tersenyum miring.


"Lalu?" Aaron berkata singkat, membuat mata Diego langsung melotot dengan sikap tidak terima, karena tidak menyangka tanggapan Aaron hanya seperti itu.


"Lalu? Hanya itu yang kamu katakan?" Diego kembali mengulangi perkataan Aaron dengan wajah tidak percaya, karena Aaron bahkan tidak bereaksi, padahal saat ini wajah Diego terlhat begitu penasaran.


"Lalu... kamu mau aku mengatakan apa padamu?"


"Aaron! Serius sedikit kenapa?" Aaron langsung menaikkan salah satu alisnya begitu mendengar protes dari Diego.


"Apa wajahku terlihat tidak serius?" Aaron berkata sambil menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi kerjanya, dengan kedua tanganya terlipat, bersidekap di depan perut ratanya, tanpa senyum atau ekspresi di wajahnya, menunjukkan bahwa dia memang sedang serius sekarang, dan tidak sedang bercanda.


"Bukan begitu Aaron. Coba beritahu aku alasanmu dibalik pernikahanmu yang terlalu tiba-tiba dan terasa aneh. Kamu sudah membuatku bingung. Kenapa kamu tiba-tiba ingin menikahi gadis kecil itu? Dan...."


"Namanya Chiara. Gadis kecil yang kamu sebutkan itu punya nama. Chiara Indarto." Aaron langsung memotong perkataan Diego yang terlihat langsung memberengut dan wajah terlihat tidak senang, karena Aaron memberitahu nama asli gadis itu, seolah Aaron sangant mengenal sosok gadis itu.


"Kenapa kamu menikahi gadis yang baru kamu temui berberapa hari lalu itu? Padahal kamu bukan orang yang mudah untuk memulai suatu hubungan, apalagi dengan seorang gadis." Diego berkata dengan nada protesnya, menunjukkan kalau dia tidak rela Aaron berencana menikahi Chiara, yang sejak dia melihat sosok gadis remaja yang cantik itu, ada rasa tertarik dalam hatinya.


"Kenapa aku tidak boleh menikahinya? Apa aku harus ijin kepadamu jika ingin menikahinya? Apa dia adikmu? Anakmu? Keponakanmu? Atau kekasihmu? Apa alasanmu mempertanyakan gadis pilihanku?" Aaron langsung balik bertanya pada Diego.


"Pertama, karena kamu sendiri bilang, jangan suka mencampuri urusan orang lain. Kedua karena kamu baru saja bertemu dengannya, bagaimana kamu yang tidak pernah mengenal wanita, tiba-tiba berencana menikah dengan gadis yang baru kamu temui. Ketiga, kamu sudah berusia 28 tahun, masak menikah dengan gadis semuda itu. 12 tahun Aaron, selisih usia kalian 12 tahun. Bisa-bisa kamu dianggap sebagai seorang pedofilia." Aaron langsung melotot mendengar perkataan dari Diego barusan, terlihat dari wajahnya bahwa Aaron merasa cukup kaget Diego berani menyebutnya mengidap pedofilia.


(Pedofilia itu berasal dari bahasa Yunani, yaitu paedo (anak) dan philia. Jadi, pedofilia adalah gangguan seksual yang berupa napsu seksual terhadap remaja atau anak-anak di bawah usia 14 tahun. Orang yang mengidap pedofilia disebut pedofil. Seseorang bisa dianggap pedofil jika usianya minimal 16 tahun).


Dan bukan hanya Aaron saja, Zachary tampak terkejut mendengar Diego menuduh Aaron seperti itu, tapi Zachary juga merasa heran dengan wajah dan sikap Aaron yang terlihat jelas bahwa dia tidak terima dengan apa yang dikatakan Diego tentang hubungannya dengan Chiara, sedangkan biasanya Aaron tidak perduli apapun kata orang tentangnya, entah itu hal baik atau hal buruk tentangnya.


"Dengar ya Pak Diego yang terhormat. Pertama, Chiara Indarto adalah calon istriku, kalau itu kamu sebut sebagai sesuatu hal ikut campur dalam urusan orang lain. Sejak aku memutuskan dia sebagai calon istriku, dan dia menerima lamaranku, itu artinya hubungan kami bukan lagi orang lain. Kedua, percayalah bahwa pertemuan kami yang pertama, bukan di hotel itu. Ketiga, kamu berhak menyebutku pedofilia jika usia Chiara belum lagi 14 tahun. Saat ini usianya sudah 16 tahun, jadi tidak ada alasan untuk membenarkan tuduhanmu padaku, meskipun jarak usia kami cukup banyak." Aaron langsung menyanggah semua yang dikatakan Diego, membuat Zachary mengulum senyumnya melihat bagaimana Diego tampak tidak berkutik mendengar kata-kata pembelaan dari Aaron.