Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
PENDARATAN YANG TIDAK DISENGAJA



Awalnya, dengan kecepatan manusia normal, Aaron sedikit mengalami kesulitan untuk mendapatkan boneka saat memainkan permainan capitan boneka, sehingga membuatnya tiba-tiba memikirkan sebuah cara agar bisa mendapatkan boneka yang seperti diinginkan Chiara, dengan mengalihkan perhatian Chiara, agar dia dapat menggunakan kekuatan berupa kecepatan super dan pandangan mata supernya untuk mendapatkan hadiah boneka itu.


"Apa kamu suka boneka seperti ini?" Aaron berkata sambil menyodorkan boneka yang dia dapat ke arah Chiara yang langsung memeluk boneka itu di dadanya dengan begitu erat, sambil tertawa bahagia.


Siaaal! Kenapa melihat Chiara memeluk boneka itu pikiranku jadi kemana-mana?


Aaron berkata sambil sedikit mengalihkan pandangan matanya agar Chiara tidak melihat bagaimana barusan, mata ambernya terlalu fokus menatap ke arah boneka yang berada di dada Chiara.


Sejak mendapatkan pelukan Chiara tadi di apartemen, juga beberapa kejadian bersama Chiara yang membuat dirinya sempat panas dingin, Aaron beberapa kali merutuk dalam hati karena pikirannya jadi sering melayang kemana-mana, membayangkan hal yang tidak-tidak yang dia harapkan terjadi antara dirinya dan Chiara.


Sebuah bayangan tentang bagaimana seharusnya apa yang terjadi antara suami istri yang saling mencintai.


Bahkan melihat bagaimana cara Chiara memeluk boneka itu, sempat membuat Aaron merasa tidak senang dan iri.


Untung saja pikiran warasnya mengingatkan padanya kalau kecemburuannya yang berlebihan itu membuatnya seperti anak kecil dan sangat kekanak-kanakan, bagaimana dia bisa cemburu dengan sebuah benda tidak bernyawa seperti itu.


"Wah... keren Om Aaron.... Om Aaron keren sekali bisa mendapatkan boneka ini. Tentu saja aku suka...." Chiara berkata dengan suara kegirangan dengan tangan kedua tangannya masih memeluk erat boneka itu, bahkan sekarang Chiara menundukkan kepalanya, dan menggosok-gosokkan pipinya ke kepala boneka itu.


"Ehem." Aaron berdehem cukup keras untuk membuat Chiara menghentikan tindakannya.


"Kamu sudah tidak ingin bermain lagi?" Aaron langsung berkata untuk membuat Chiara teralihkan dari boneka barunya.


"Tunggu Om. Masih ada satu permainan yang ingin aku mainkan. Di sana hadiah bonekanya besar, hampir seukuran manusia." Chiara berkata sambil kembali menarik pergelangan tangan Aaron tanpa ragu, untuk mengajaknya ke tempat permainan yang dia maksudkan.


"Lihat itu Om Aaron!" Chiara berkata sambil menunjuk ke arah permainan yang dia maksudkan.


Permainan yang dimaksudkan oleh Chiara adalah permainan Whack N Win. Permainan itu mengharuskan pemain untuk menggerakkan petunjuk hadiah ke atas, dengan cara memukul sebuah tombol dengan alat yang dibentuk seperti palu.


Untuk mendapatkan nila sempurna petunjuk hadiah harus mencapai posisi paling atas hingga menyentuh sensor yang akan secara otomatis membunyikan lampu sekaligus suara alarm yang terdapat di paling atas alat itu.


Dan salah satu boneka yang berjajar itu memang berukuran sangat besar, dan terlihat begitu manis dan lembut, membuat Chiara tertarik untuk memilikinya, untuk dijadikannya teman tidurnya.


Di sekitar permainan Whack N Win yang ditunjuk oleh Chiara tampak banyak pasangan muda mudi yang berkumpul untuk mengadu nasib, berusaha memenangkan permainan itu.


"Mohon perhatiannya sebentar untuk para pengunjung timezone yang ingin memainkan Whack N Win untuk mendapatkan hadiah boneka di sebelah sini." Dua petugas timezone tiba-tiba berbicara melalui pengeras suara karena melihat bagaimana orang mulai saling berebut untuk memainkan permainan itu.


Dan dua petugas itu mulai bergantian untuk menjelaskan tentang permainan Whack N Win hari ini.


"Hari ini adalah hari yang istimewa. Untuk merayakan ulang tahun berdirinya mall ini, permainan Whack N Win akan memberikan hadiah istimewa kepada para pengunjung. Dimana hadiah pemenang permainan Whack N Win adalah boneka-boneka keren itu. Hanya ada 3 boneka yang kami sediakan untuk 3 pemenang permainan ini." Petugas timezone berkata sambil menunjuk ke arah ketiga boneka berukuran dari yang paling besar sampai yang paling kecil.


Meskipun ketiga boneka itu mnemiliki ukuran yang berbeda, tapi boneka yang paling kecilpun berukuran 100 centimeter, sehingga tetap menarik perhatian para pengunjung, apalagi yang datang bersama pasangannya.


Apalagi dari bentuk dan bahannya, orang bisa menilai kalau boneka-boneka itu bukan barang murahan.


"Untuk menertibkan pengunjung yang ingin bermain, kita akan memberikan nomer urutan untuk mengikuti permainan ini agar tidak berebut. Setiap peserta memiliki 3 kali kesempatan untuk memainkan permainan ini."


"Dan kami akan kan menunggu sampai 1 jam ke depan. Kalaupun tidak ada yang berhasil menyalakan lampu dan alarm tanda kemenangan, siapapun diantara Anda yang bisa mencapai nilai tertinggi dalam waktu 1 jam ini akan mendapatkan hadiah utamanya."


Penjelasan dari kedua petugas timezone itu membuat para pasangan yang sedang mengantri itu terlihat bersemangat, saling melempar senyum dengan pasangan mereka.


"Om Aaron..." Chiara yang masih memegang lengan Aaron tiba-tiba berjinjit dan mendekatkan bibirnya ke telinga Aaron agar dapat berbisik pada Aaron.


Suara lembut dan juga hembusan nafas Chiara yang terasa hangat di leher Aaron, ditambah bagaimana Chiara saat ini sedang memegang lengannya dan menjadikannya penahan tubuhnya yang sedang berjinjit, menunjukkan bagaimana Chiara begitu mempercayai Aaron, membuat Aaron menahan nafasnya.


"Om Aaron... kita ikut permainan itu ya? Tadi kan Om Aaron sudah berhasil mendapatkan boneka di permainan capit boneka, di permainan Whack N Win Om Aaron juga pasti dapat boneka itu. Kalaupun tidak juara pertama, juara ketiga tidak masalah Om. Kan tetap dapat hadiah boneka." Chiara kembali berbisik pelan ke arah telinga Aaron, yang tampak sedikit memerah karena tindakan Chiara.


"Akh...." Sebuah pekikan kecil keluar dari bibir Chiara karena tanpa sengaja seseorang menyenggol tubuhnya, membuat tubuh Chiara terdorong ke arah Aaron dan tanpa sengaja membuat bibir Chiara yang tadi sedang berbisik pada Aaron tanpa sengaja mendarat di leher Aaron dengan sukses, menempel dengan sempurna di sana, membuat tubuh sang empunya leher langsung bergetar.