
Vely sama sekali tidak menyangka jika Felita yang selama ini selalu hangat dan baik kepadanya ternyata bisa berkata sangat kasar kepadanya, bahkan juga mencaci maki seluruh keluarganya dihadapan umum seperti sekarang.
“ Jadi…sikapnya selama ini juga palsu…sama seperti Brian…”, batin Vely sangat kecewa mengetahui fakta yang ada.
Crystal yang melihat sahabatnya itu terus dipojokkan akhirnya mulai buka suara untuk membalikkan keadaan.
“ Oh my god !!!.. Vely dan Brian benar – benar bertunangan ?...Bagaimana bisa ?....”, Crystal berteriak seolah– olah terkejut dengan hal itu.
“ Apa yang tidak mungkin ? apakah j****g kecil ini yang mengatakan kalau tidak punya hubungan apa – apa dengan Brian ? !!!...”, ucap Felita murka.
“ Biar aku jelaskan pada kalian semua, Brian dan Vely sudah bertunangan sejak mereka dalam kandungan. Kedua keluarga besar sudah merestui hubungan ini. Bagaimana mungkin warga kampus bintang tidak mengetahui jika mereka adalah pasangan !!!...”, ucap Felita menjelaskan dengan wajah angkuh.
“ Putraku sangat baik dan begitu memanjakannya. Tapi sekarang lihat balasannya\, dia berselingkuh di belakang Brian dan berusaha menjatuhkan perusahaan kami. Inilah wajah asli j****g kecil tak tahu diri ini…”, ucap Felita mencemoh.
Semua orang menatap jijik kearah Felita dan mulai berbisik – bisik. Mereka sangat kasihan pada Vely yang harus terus berurusan dengan keluarga yang menjijikkan seperti itu.
bahkan sebagian besar dari mereka sangat bersyukur bahwa Vely akhirnya memutuskan pertunangan itu, jika tidak, bagaimana nasibnya tinggal bersama keluarga munafik seperti mereka.
“ Tante mungkin salah…kekasih Brian adalah Adisty, dan semua orang sudah tahu akan hal itu karena dia mengumumkannya dihadapan publik. Bahkan di forum sekolah Brian juga mengatakan kalau dirinya dan Vely tidak punya hubungan apa – apa, apalagi pertunangan…”, ucap Crystal membuka kembali semua yang telah dilakukan oleh Brian agar semua orang kembali mengingat peristiwa tersebut.
Felita tampak syok dengan semua perkataan yang diucapkan oleh gadis cantik yang ada dihadapannya itu.
“ Aku berbohong katamu !!!...Aku mamanya Brian, tentu aku sangat tahu anakku !!! Bagaimana mungkin semua ucapanku adalah palsu !!! Siapa itu Adisty ?!!!...Omong kosong apa yang kamu bicarakan !!!...”, ucap Felita penuh amarah untuk menutupi kecemasan yang dirasakannya.
“ Adisty adalah sahabatku !!!.. semua orang dikampus bintang ini juga tahu jika Adisty adalah kekasih Brian !!!...Kurasa andalah yang bicara omong kosong disini !!!...”, ucap Crystal memprovokasi.
“ Apa yang kamu katakan ?!!!... siapa?..…kekasih Brian ?...”, Felita kembali terkejut.
Felita sekilas melirik wajah Vely yang membengkak karena tamparannya. Diapun mulai gelisah, bagaimana jika semua yang diucapkan oleh gadis cantik dihadapannya itu benar. Dan putranya telah meneyembunyikan fakta itu darinya.
Saat Felita terdiam, mencerna semua ucapan Crystal, tiba – tiba ada seorang gadis naik keatas panggung. Dia sejak tadi sudah merasa sangat gemas dengan drama menjijikkan yang dilakukan mamanya Brian itu, dan ingin segera mengakhirinya.
“ Anda mamanya Brian ? Tahukah anda bahwa Brian telah memposting tulisan di forum kampus… ”, ucap gadis berambut keriting bernama Serly itu sambil menunjukkan tulisan Brian di forum kampus kepada Felita.
“ Brian juga pernah melakukan penembakan Adisty secara terbuka untuk menyatakan cintanya…”, Serly langsung menunjukkan video aksi penembakan Brian kepada Adisty didepan perpustakaan kepada Felita.
“ Ini tidak benar !!!...bagaimana mungkin putraku melakukan hal itu !!!...berhentilah memfitnanya !!!...”, ucap Felita dengan wajah pucat mengetahui fakta yang ada.
“ Bagaimana bisa anda bilang kami memfitnanya, jika semua warga kampus bintang menjadi saksinya !!!.. Bukan begitu teman – teman ?...”, ucap Serly sambil meminta pendapat semua orang yang ada disitu.
“ Betul itu !!!...”
“ Kami semua saksinya !!!...”
“ Dasar tak tahu malu !!!...”
“ Aku tak menyangka jika keluarga Brian serendah ini !!!...”
“ Ternyata mereka tidak ada apa – apanya tanpa keluarga Wilson…”
“ Jadi keluarga Brian bangkrut…hahaha…rasakan…”
“ Bermuka dua…”
“ Menjijikkan…”
“ Tidak tahu malu….”
Saat mendengar semua hujatan yang dilontarkan semua orang, Crystal dan Lea pun tersenyum tipis.
Ternyata mereka tidak perlu berusaha terlalu berat, ada pihak yang menyempurnakan rencana mereka tanpa diduga.
Wajah Felita semakin pucat ketika mendengar cemooh dari semua orang kepadanya. Dia sama sekali tidak pernah mendapatkan penghinaan sebesar ini selama hidupnya.
Rencana awalnya ingin mempermalukan Vely dan merusak reputasinya dikampus demi membalas dendam atas semuanya.
Tetapi yang terjadi malah sebaliknya, malah reputasi dan harga dirinya yang hancur disini. Felita bahkan hampir pingsan mendapati fakta yang ada.
“ Jadi alasan keluarga Wilson membatalkan pertunangan adalah karena pengkhianatan Brian…tidak mungkin…ini tidak benar…”, Felita masih saja berusaha untuk menyangkal semua fakta yang ada didepannya.
Dari sudut matanya, Crystal menangkap sosok Adisty yang hendak keluar dari kerumunan. Langsung saja ide cemerlang muncul dikepalanya.
“ Adisty !!! Akhirnya kamu datang juga !!! Cepat jelaskan pada mamanya Brian jika kamu adalah kekasihnya, satu – satunya dan bukan pihak ketiga !!!...Kamu benar bukan pihak ketiga dalam hubungan Brian kan ?...”, teriak Crystal dengan suara keras sehingga semua pasang mata melihat kearah mana Crystal menatap.
Adisty yang sudah tertangkap basah tidak bisa melarikan diri. Apalagi sekarang dia sedang bersama Brian bergandengan tangan,membuatnya semakin mati kutu dibuatnya.
Tidak ingin terlibat dengan semuanya, Adisty mulai memberontak dan berusaha untuk melepaskan genggaman tangan Brian darinya.
Saat usahanya berhasil, semua orang menghadangnya dan menyuruhnya segera menyelesaikan semuanya agar gladi resik bisa kembali berjalan.
Adisty diam mematung, dia tidak pernah menyangka jika semuanya akan berakhir seperti ini. Hancur berantakan dan meleset dari perkiraannya.
Pada awalnya tujuan Adisty adalah Arnold, tapi karena lelaki itu sangat sulit untuk ditaklukkan akhirnya dia merubah sasarannya hingga sosok Brian ada dihadapannya.
Sebagai anak tunggal, AN Group dua tahun terakhir mengalami peningkatan yang sangat pesat membuat Adisty menetapkan Brian sebagai target utama yang akan menyokong kehidupannya nanti.
“ Apa ini, barusan saja dia berjanji akan membelikanku tiga ruko agar aku bisa memulai usaha butik yang aku impikan, namun kenyataannya, keluarga mereka sudah bangkrut. Apa dari awal Brian memang sudah membohongiku…”, batin Adisty geram.
Jika dia tahu sejak awal akan begini, mungkin Adisty tidak akan menghabiskan waktu berharganya untuk menemani Brian.
“ Katakan padaku sekarang juga !!!...apa kau adalah selingkuhan Brian yang digadang – gadang akan jadi istrinya ?!!!...”, ucap Felita tajam.
Adisty yang sudah tak bisa melarikan diri akhirnya berlindung dibelakang tubuh Brian untuk menghadapi kemarahan Felita.
“ Ma…ayo pulang…kita bicarakan semuanya dirumah…”, ucap Brian berusaha melindungi Adisty dari serangan kemarahan sang mama.
Felita sekali lagi mendapati kebenaran di depan wajahnya. Sekarang dia sangat menyesal karena telah menampar gadis tak bersalah itu tanpa meminta penjelasan darinya.
Tapi apalah daya, nasi sudah menjadi bubur. Apa yang telah diperbuatnya kepada Vely, baik itu tamparan ataupun perkataan kasarnya tidak bisa ditarik kembali.
Yang bisa dilakukannya hanyalah pasrah, entah apa yang akan dilakukan Andreas dan Catraine saat mengetahui apa yang telah dilakukannya kepada putri tercinta mereka.