
Keesokan harinya kini Rafael sudah mulai sekolah, pagi-pagi sekali bocah itu sudah duduk di meja makan.
"Mommy." Panggil nya.
"Iya boy, nanti El berangkat bareng Daddy. Kalau pulang Bidar supir yang jemput." Ucap Dena, El pun mengangguk.
"Pagi boy." Sapa Keanu.
"Pagi Daddy bos." Jawab nya, membuat Keanu mengernyit heran.
"Daddy bos?" Tanya Kean, El pun mengangguk dan tertawa.
"Kenapa Daddy bos El?" Ucap Dena ikut bertanya.
"Daddy bos kan sumber keuangan El dan mommy." Celoteh nya, sontak saja Keanu dan Dena tertawa. Begitupun para pelayan yang berada di sekitar meja makan.
"Anak kamu." Kekeh Keanu.
"Jangan melupakan Daddy nya siapa ya." Balas Dena.
"Yyyaaaaakkk, solimi." Ucap Kean.
Entah darimana El mendapatkan julukan seperti itu untuk Daddy nya, namun sejauh ini El belum pernah bersikap yang melewati batas.
"Ini untuk Daddy, dan ini untuk kesayangan nya mommy." Ucap Dena memberikan makanan untuk anak dan suaminya.
"Pagi cucuk Oma dan cicit eyang." Ucap Oma membuat keluarga kecil Keanu menoleh, mereka heran dengan penampilan Oma yang sudah terlihat rapi.
"Oma mau kemana?" Tanya Dena.
"Oma mau menyusul mommy dan Daddy kalian, Oma gak tega biarin Ellen sendirian disana." Ucap Oma, Dena pun terdiam dan menundukkan kepalanya.
"Sayang bukan berarti Oma tega ninggalin kamu sendiri, disini kamu ada Rafael yang nemenin kamu. Sementara mommy mu dia sendiri apalagi Daddy kamu sering pergi-pergi." Ucap Oma memeluk Dena, Kean melihat wajah sedih istrinya.
"Hmmmmm, baiklah Oma hati-hati." Ucap Dena memeluk Oma dengan erat.
Kini Keanu dan Oma pun pergi dari rumah begitupun dengan Rafael, Dena sendirian di rumah ia menonton televisi dengan santai.
...
Satu Minggu berlalu kini seperti biasa Dena sendirian di rumah, dan tiba-tiba ponsel Dena berdering menandakan panggilan masuk ia juga melihat Keanu dan El yang pulang dengan tergesa-gesa.
"Sayang kamu siap-siap kita ke tanah air sekarang." Ucap Keanu, Dena tercengang.
"A_ada apa?" Tanya Dena bahkan ia lupa untuk mengangkat panggilan masuk, Dea kakak Dena sengaja meminta Keanu untuk tidak memberi tahu dulu agar Dena tidak merasa khawatir.
"Tidak, kita hanya ada urusan saja sayang." Ucap Keanu, dengan cepat Dena buru-buru naik ke kamar nya menyiapkan pakaian untuk pergi.
Sementara Keanu lelaki itu membantu Rafael mengganti pakaian nya, Dena mulai merasa gelisah tentang apa yang akan terjadi nanti.
Kini Keanu langsung melajukan mobilnya menuju bandara, lelaki itu tidak memberikan kesempatan kepada Dena untuk membuka ponselnya.
Skip perjalanan!!!
Kini mereka sampai di bandara, Kean kembali meneriba panggilan. Kali ini dari Dio yang menanyakan keberadaan mereka.
***Panggilan telepon!!!
Dio**: Sudah sampai mana yan?
Keanu: Kita masih di bandara bang, baru akan melakukan penerbangan.
Keanu: Tenang saja bang, aku akan menjaga Dena.
Dio: Maaf sudah merepotkan mu, hanya kamu harapan kami satu-satunya.
Keanu: Tidak masalah*.
Setelah percakapan terakhir kini Keanu kembali mendekati Dena yang sedang memberikan minum kepada Rafael, Keanu memasang wajah tenang nya sama sekali tidak terlihat kecemasan dalam raut wajah Keanu.
Kini merekapun melakukan penerbangan menuju tanah air, setelah menempuh perjalanan yang cukup lama akhirnya mereka sampai.
Dena menggendong tubuh mungil Rafael, sementara Keanu membawa koper barang bawaan mereka.
"Kita makan dulu." Ucap Keanu.
"Hmmmmm, aku juga lapar." Balas Dena tersenyum.
Keanu menatap sendu istri tercintanya, entah apa yang akan dirasakan oleh Dena jika mengetahui semuanya.
Dengan cekatan Dena menyuapi Rafael dan ia juga memakan makanan nya sendiri, disinilah Dena mulai merasakan tidak enak hati. Dena mulai terlihat gelisah, dan itu tidak lepas dari perhatian Keanu.
"Kamu kenapa sayang?" Tanya Keanu.
"A_aku tidak apa-apa sayang." Jawab Dena, Keanu mengelus kepala Dena dan mengecup kening istrinya lembut mencoba memberikan kenyamanan.
Setelah selesai makan kini merekapun memutuskan untuk pergi dari restauran tempat mereka makan, dalam perjalanan Dena maupun Keanu tidak membuka suara sama sekali.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
A**: Jangan lupa vote ya Mumun tersayang ku 🤗
N: Ngokhey, ta_tapi kok gue deg-degan Thor ada apakah gerangan 😌
A: Gak ada apa-apa Uun emang ada apaan 😂
N: Gak percaya gue 😏
A: 😂😂😂*