
Di tempat lain terlihat keluarga Nathan yang sedang memandangi pemandangan yang indah, jika Dena dan keluarganya memutuskan untuk pergi ke sebuah pulau.
Berbeda dengan keluarga Nathan yang lebih memilih untuk pergi ke sebuah pegunungan, mereka tinggal di villa milik keluarga Reeves yang tak lain milik dari papi Nathan.
"Kamu suka pemandangan nya?" Tanya Nathan, sebelum mengunjungi keluarga sang istri Nathan lebih dulu mengajak istri dan putrinya menenangkan pikiran.
"Hmmmmm, kamu selalu tahu apa yang aku inginkan." Ucap Niken, membuat Nathan tertawa kecil.
"Karena kamu adalah hidupku, mungkin jika bukan kamu yang menjadi istriku aku tidak akan sebahagia seperti saat ini." Ucap Nathan, Niken tersenyum karena Niken pun memiliki pemikiran yang sama.
"Omay tolong hargai aku yang tidak memiliki pasangan ini." Ucap Nathia.
"CK, kasian anak gadis cantik-cantik jomblo." Goda Nathan.
"Pi gak boleh gitu, yakin deh kalau nanti Nathia memiliki kekasih papi pasti galau merindukan putri cantik papi ini." Kekeh gadis itu, Nathan dan Niken ikut tertawa.
"Kalau papi kangen kamu kan bisa minta kamu untuk menemui papi." Ucap Nathan, Nathia tersenyum dan memeluk sang papi.
"Aku tidak tahu jika papiku bukan kamu, akankah aku bisa sedekat ini dengan papiku." Ucap Nathia.
"Tentu saja tidak, karena yang cocok menjadi papi kamu itu hanya aku." Ucap Nathan bangga.
"Gak usah kepedean deh, lagian yang suka sama mami nya thia banyak kali." Kekeh gadis itu, Nathan diam benar juga banyak lelaki yang menginginkan Niken.
"Tapi tetap saja winner nya itu papi." Balas Nathan, Nathia tertawa kini ketiganya berpelukan menatap pemandangan indah di hadapan nya.
Dilain tempat dan dilain waktu terlihat Kyra yang sedang duduk di samping kolam renang, karena ia sudah tiba di kediaman orang tua karen.
Karen yang melihat putrinya melamun menghampiri sang putri, dan merangkul pundak putrinya.
"Ada apa dengan anak mami, kok melamun sayang?" Tanya Karen.
"Disini udaranya begitu sejuk." Ucap Kyra.
"Kamu suka?" Tanya Karen, gadis cantik itu mengangguk dan tersenyum manis.
"Mam mom Dena sedang apa ya." Ucap nya, Karen tersenyum ia tahu bagaimana kedekatan Kyra dan Dena.
Apakah Karen merasa marah? Tentu saja tidak karena bagi Karen itu semua wajar, selama ini Dena selalu pasang badan untuk putrinya. Dena juga selalu membela Karen dan Kyra di hadapan nyonya Desi jika Oma dari putrinya itu sedang marah.
"Kau merindukan mom Dena?" Tanya Karen, Kyra tersenyum gadis itu mengingat kejadian yang melukai hatinya beberapa waktu lalu.
"Aku senang karena mami menikah dengan papi, itu membuat mu memiliki banyak mami. Dari mami, mami Niken, dan mom Dena. Kalian memiliki peran penting dalam kehidupan Kyra, kau adalah mami ku tapi mom Dena juga mommy ku, begitupun dengan mami Niken. Kalian selalu menjadi orang utama yang membela ku." Ucap Kyra, membuat Karen tersentuh.
"Kamu benar, dari sebelum mami memiliki kamu mom Dena banyak membantu mami." Ucap Karen, Kyra menatap sang mami dengan sendu.
"Tidak juga, Oma hanya khawatir jika mami cuma menginginkan harta papi mu. Karena pada saat itu berita mengenai model yang banyak dikencani oleh para pembisnis, mungkin Oma takut jika mami salah satu dari mereka." Ucap Karen, Kyra mengangguk ya ia mengerti tentang hal itu. Jika Kyra berada di posisi Oma Desi juga mungkin akan melakukan hal yang sama.
"Mami benar." Ucap Kyra, KAI yang melihat anak dan istrinya sedang berbincang pun tersenyum.
"Kompak amat ini emak sama anak nya." Ucap Kai, Karen dan Kyra pun menoleh menatap lelaki itu.
"Kompak lah, memang papi sama Oma berantem Mulu." Goda Kyra.
"Ck, Oma mu saja yang menyebalkan." Ucap Kai, mengingat sikap nyonya Desi yang kadang baik kadang menyebalkan.
"Cih, biar begitu juga itu mami mu." Ucap Karen, Kai mengernyit.
"Sayang itu mertuamu juga." Ucap Kai.
"Itu Oma ku, kenapa kalian tidak terima." Ucap Kyra, Kai dan Karen pun tertawa.
Mereka semua berbincang dengan hangat, keluarga seperti inilah yang diharapkan oleh Kai. Ia tak peduli bagaimana tanggapan orang terhadap dirinya, yang terpenting ia selalu menjadi sosok suami dan papi yang baik untuk istri dan anaknya.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
N***: Novel mu hari ini adem banget Thor 😂
A: Aura nya lagi kekeluargaan gitu ye kan 😁
N: Bener bikin gue pengen nikah 😂
A: Nikah gak gampang Uun, jangan liat enak nya doang yaampun 😌
N: Haha Mon maap Thor 😂