Love Destiny

Love Destiny
Epson 194



Satu Minggu berlalu dari kejadian dimana Keanu dan Dena perang emosi dan tenaga di kamar, kini keadaan Dena semakin membaik bahkan terlihat jauh lebih baik dari sebelumnya.


Jangan lupakan tingkah Dena dan kesolimihan yang meningkat, sampai sering membuat Karen dan Niken tertawa.


Soal Keanu lelaki itu sudah mulai mengurus tentang David dan Bella atas permintaan Dena tentunya, karena saat Kean mencoba berbohong Dena justru malah mendesak nya untuk berbicara.


Mau tidak mau Keanu pun berkata jujur kepada Dena, bagaimana David yang meminta Kean untuk meninggalkan Dena.


Mengetahui hal itu Dena merasa kesal dan ia bertanya apakah Kean akan menuruti perkataan David, namun rasa kesal itu langsung hilang saat mendengar jawaban Keanu yang mengatakan.


Apapun yang terjadi Keanu tidak akan meninggalkan Dena, bahkan mmenjauhkan Dena dari Rafael. Apapun yang dilakukan David itu tidak akan pernah berhasil menurut Keanu. Disitulah Dena merasa yakin jika Kean akan melindungi Dena dan putranya.


Hari ini Keanu menemui David dan Bella yang sudah di sekap oleh orang kepercayaan nya, Kean berjalan dengan santai dan terlihat dingin.


"Ke_kean." Lirih Bella.


"Cih, lepasin gue." Pekik David.


"Belum satu bulan saya memberikan kebebasan untuk kalian, tapi ternyata istri saya tidak ingin melihat kalian berkeliaran." Sinis Kean, membuat David dan Bella saling pandang.


"Apa maksudmu Keanu." Teriak Bella.


"Tidak perlu berpura-pura bo*oh, saya tahu maksud dan tujuan kamu. Dan anda David harusnya anda tahu jika tindakan kalian akan berujung seperti ini, haruskah saya membuat mu Bella seperti vina yang harus mendekam di club' malam dan melayani para_" Ucapan Kean terhenti saat Bella menjerit, bibirnya bergetar ketakutan.


"Ti_tidak aku mohon jangan lakukan itu." Jerit Bella memohon.


"CK, kamu takut tapi tidak kapok mengganggu kami." Telak Kean membuat Bella menunduk.


"Apakah Dena yang memintamu untuk menangkap ku?" Tanya David, mencoba menguatkan hatinya agar tidak merasa sakit.


"Menurut mu? Apakah kamu fikir Dena akan menerima mu kembali? Apakah kamu fikir Dena akan mengasihani kamu, CK. David Dena tidak sebaik itu kepada orang-orang yang mengusik keluarga nya." Telak Kean membuat hati David sakit bagai tersambar petir.


"Nikmatilah hidup kalian, dan sesali perbuatan kalian." Sinis Keanu.


"Kean." Panggil David, Kean yang sudah membalikkan tubuhnya pun menghentikan langkahnya tanpa menatap David.


"To_tolong pertemukan aku dengan Dena." Ucap David.


"Bermimpi saja dulu, aku tidak akan memberi kesempatan kepada mu untuk menemui istriku." Ucap Keanu kembali melangkahkan kakinya, ia benar-benar puas karena sudah menuruti keinginan Dena untuk membuat David dan Bella tidak berkeliaran.


"Jaga mereka dengan baik." Ucap Keanu.


"Baik tuan muda." Jawab salah seorang bodyguard.


"CK, jangan lupa kasi mereka pemuas agar mental nya tidak tahan." Ucap Keanu tersenyum smirk.


Bahkan bodyguard yang melihat senyum tuan muda nya pun bergidik ngeri, beri pemuas katanya. Lalu mereka harus menarik lelaki hidung pelangi untuk membuat Bella tersi*sa begitu.


Sudahlah ternyata tanpa diketahui banyak orang Keanu memiliki sifat kejam seperti sang Daddy, yaitu tuan Richard.


Yang Keanu lakukan sama seperti yang tuan Richard lakukan kepada vina, yang membedakan hanya tempat jika Vina menjadi wanita malam dan menjadi pemuas di club'. Berbeda dengan Bella yang akan melakukan hal itu di sebuah tahanan, tepatnya di tempat ia di sekap saat ini.


...


Di tempat lain kini Kean sedang duduk di ruang kerja nya, setelah menemui David dan Bella Keanu pergi ke kantor dengan wajah datar nya.


"Bukan hanya Dena yang kamu sakiti bel, tapi juga tata dan Chika. Anggap saja itu balasan dari para wanita yang kamu goda suaminya." Gumam Keanu sinis.


Kean melihat ponselnya yang mendapat pesan dari sang Daddy, ia membuka pesan itu dan tersenyum.


****Pesan chat..*


Daddy**: Daddy bangga dengan apa yang kamu lakukan.


Daddy: Haha, tidak! Itu bukan sebuah kejahatan, kamu memang harus melakukan itu untuk melindungi anak dan istri mu.


Keanu: Apa tidak ada cara lain? (Mengetes)


Daddy: Tidak itu jauh lebih baik, mengh*ncurkan perusahaan saja tidak cukup nak jika mental nya tidak rus*k. Karena mereka akan dengan mudah mendirikan nya kembali.


Keanu: Tumben dad ku cerdas 😎


Daddy: Dasar anak tidak ada ahlak, kau sudah ketularan istri mu jadi hobby mengejek dad. 😏


Keanu: Sudah tidak perlu marah, kau sudah tua dad sebaiknya kau fokus dengan diri dan kesehatan mu. πŸ˜‰


Daddy: Bagaimana aku bisa fokus kepada diri dan kesehatan ku, jika putraku tidak mau sepenuhnya fokus kepada perusahaan. Bahkan dia sering mengeluh jika harus ke kantor, hidup nya lebih senang dirumah sakit menyuntik orang begitu😏


Keanu: Tidak usah mendramatisir keadaan, tidak lucu jika El tahu kalau opa nya yang garang menjadi tukang dramaπŸ€ͺ


Daddy: Keanu πŸ€ͺ


Kean: Banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan, jaga dirimu baik-baik.


Daddy: Benar-benar menyebalkan 😏*


Keanu tidak membalas pesan Daddy nya lagi, bisa g*la jika terus meladeni celotehan sang Daddy.


Jangan lupa terkadang Keanu bingung dengan tuan Richard yang begitu baik, penyayang, perhatian, lembut kepada anak dan istrinya namun kejam kepada musuh nya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading πŸ˜ŠπŸ€— jangan lupa like komen dan vote nya πŸ™πŸ˜‰


N**: Akhirnya Dena bisa bebas lagi πŸ€ͺ


A: Mantep kaga tuh πŸ˜‚


N: Asik dah πŸ˜‚πŸ˜‚


A: Mau gue focusin dulay πŸ€ͺ


N: Ngogheeeyyy🀣*