Love Destiny

Love Destiny
Epson 190



Keanu sudah mengambil keputusan untuk mendobrak pintu kamar nya, namun tiba-tiba Karen berteriak dan berlari memberikan kunci cadangan.


"Kean tunggu yan." Teriak Karen, ia berlari dengan Niken menghampiri Keanu.


"Ada apa kak?" Tanya Kean.


"Gak usah capek-capek dobrak, ini kakak bawa kilinci cadangan tadi kakak minta ini ke kepala pelayan." Ucap Karen memberikan kunci itu kepada Kean.


Tanpa menunggu lama Keanu pun langsung membuka pintu kamar nya, ia menyalakan lampu dan tidak mendapati siapapun di kamar nya.


"Loh, kok_" Ucap Karen terhenti saat ia mendengar suara percikan air.


"Mungkin Dena sedang mandi yan." Ucap Karen.


"Coba di panggil saja kak." Ucap Niken, Kean pun menoleh dan mengangguk.


"De." Panggil nya, kali ini bukan cuma Karen, Niken pun ikut tercengang dengan cara Kean memanggil Dena.


"Dena." Panggil nya lagi.


"Sayang." Panggil Keanu, namun masih sama tidak ada respon apapun.


Hal itu membuat Keanu, Karen dan Niken khawatir. Karen meminta Kean untuk membuka pintu kamar mandi nya.


Dan betapa terkejutnya mereka bertiga saat melihat Dena yang tenggelam di bathtub dengan air yang terus menyala, Kean yang panik langsung mengangkat tubuh Dena.


Namun satu yang ketiganya bingung karena Dena masih mengenakan pakaiannya dengan utuh, dari situ Niken yang tahu kejadian yg sebenarnya mengambil kesimpulan jika Dena merasa marah dengan dirinya sendiri.


"Sayang." Panggil Keanu mengangkat tubuh Dena, wajah yang setiap harinya terlihat ceria kini begitu pucat.


"Yan sebaiknya di gantikan dulu pakaiannya, setelah itu kita bawa ke rumah sakit." Ucap Karen.


Kean pun menyetujui, Karen dan Niken menunggu di luar sementara Keanu mengganti pakaian Dena.


Setelah itu ia langsung membawa Dena kedalam mobil, Kean merasakan denyut nadi istrinya yang melemah.


Karen menemani Keanu ke rumah sakit, sementara Niken menunggu di rumah. Setibanya di rumah sakit Dena langsung di tangani oleh Tio.


"G*la Lo yan, Lo apain Dena sampai dia kaya gini." Ucap Tio.


"Kam*ret gue gak apa-apain dia." Sengit Keanu.


"Kondisi nya Masi lemah, kenapa bisa kaya gini. Selama ini gue liat Dena bahagia banget sama Lo, gue gak nyangka kalau dia tertekan jadi istri Lo." Ucap Tio lagi, membuat Kean menatap nya tajam.


"Dena kenapa?" Tanya Devin.


"Lahiran Vin." Jawab Tio nyeleneh.


"Ya bawa ke ruang bersalin lah, ngapa pada ngumpul disini." Ucap Devin.


"Gak ada yang bener emang Lo pada." Sinis Keanu, lelaki itu pergi kedalam ruang rawat istrinya.


"Apa yang sebenarnya terjadi, kenapa kamu sampai seperti ini?" Tanya Kean, menggenggam tangan Dena.


Karen yang berdiri di belakang Kean hanya terdiam menatap wajah pucat adik ipar nya, Karen merasa hatinya teriris. Selama ini hanya Dena yang selalu ada untuk nya, sebenarnya apa yang Dena rasakan.


***Setelah pulang dari supermarket Dena mengurung dirinya, dan ia mendapat kan sebuah pesan dari nomor yang tidak dikenal nya.


Nomor itu mengirimkan video Dena saat di peluk oleh David, bahkan di video itu terlihat David mencoba untuk menc*mbu nya.


Dena sendiri merasa jijik dengan hal itu, tak lama kemudian ia mendapatkan pesan lagi jika video itu sudah dikirim kepada Keanu suaminya.


Dena merasa terkejut dan sakit hati, lalu pesan terakhir yang ia baca mungkin Keanu akan membencinya karena Dena di sentuh oleh lelaki lain.


Dena berniat untuk membersihkan dirinya dari bekas pelukan David, ia berendam di bathtub dengan tangis nya. Tiba-tiba Dena merasa kepalanya sakit dan pusing mungkin karena kebanyakan menangis, saat itulah ia tidak sadarkan diri dan tubuh nya tenggelam karena terperosok ke dalam bathtub.


Flashback off***!!!


"Kean." Panggil Karen.


"Kakak pulang saja tidak apa-apa, biar Dena bersamaku. Aku titip El kak." Ucap Keanu.


"Baiklah, kakak titip Dena. Kabari kami jika Dena sudah sadar." Ucap Karen, Kean pun mengangguk.


Karen pergi dari rumah sakit, ia tidak tahu harus melakukan apa. Yang ia tahu wanita manapun akan sakit hati jika di perlakukan seperti itu.


Apalagi Karen banyak tahu cerita Dena, kisah percintaan Dena yang tidak pernah berjalan dengan baik. Hanya dengan Keanu lah ia menemukan sosok lelaki yang diinginkan nya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading πŸ˜ŠπŸ€— jangan lupa like komen dan vote nya πŸ™πŸ˜‰


N**: Kira-kira si David bakal di apain yaπŸ€”


A: mana gue tahu, tanya aja sama Keanu sana😌


N: Kan Lo yg menciptakan keadaan seperti ini, jadi gue tanya ke elo aja ya πŸ˜‚


A: Ya gak gitu lah Marni πŸ€ͺ


N: πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚*