Love Destiny

Love Destiny
Epson 359



Hari-hari begitu cepat berlalu kini Felly dan Nathia juga Kyra memutuskan untuk pergi ke sebuah mall, mereka ingin mencari beberapa buku untuk tugas mereka.


Ketiganya memutuskan untuk bergi ke arah yang berbeda, hingga membuat ketiganya berpisah. Saat Felly akan mengambil sebuah buku yang dirasanya bagus bertepatan dengan seseorang yang juga berniat untuk mengambil nya.


"Eh, sorry aku yang ingin mengambil nya lebih dulu." Ucap orang itu, Felly menoleh dengan wajah datar nya.


"Emmmmmm, oke ambillah." Ucap Felly, wanita itu berniat mencari di tempat lain hingga akhirnya suara seseorang menghentikan langkahnya.


"Tunggu." Panggil orang itu, Felly membalikan tubuhnya dan menatap orang itu dengan bingung.


"Ada apa?" Tanya Felly.


"Ini ambillah." Ujar nya memberikan buku itu kembali, Felly mengernyit bukan kah tadi orang itu begitu menginginkan buku nya.


"Tidak, sepertinya kau lebih membutuhkan buku itu." Ucap Felly.


"Ah, tidak juga. Ambillah aku bisa mencari yang lain." Ujar nya, dengan ragu Felly mengambil buku itu.


"Makasih." Ucap Felly, orang itu mengangguk dan tersenyum manis.


Felly hanya diam ia tak tertarik untuk menebar senyum, ya Felly hanya akan tersenyum kepada orang-orang terdekat nya dan Rafael saja lelaki yang dicintainya.


"Hmmmmmm, sama-sama. Apa kau masih harus mencari buku lagi?" Ujar nya.


"Sepertinya begitu." Ucap Felly.


"Hmmmmmm, bolehkah aku menemanimu?" Tanya nya, Felly terdiam ia tidak nyaman jika harus bersama orang yang tidak di kenal nya.


Apalagi jika mengingat tentang Rafael yang cemburuan, bisa-bisanya habis di bombardir pertanyaan ia oleh El.


"Maaf bukan aku tidak mau, tapi aku juga pergi bersama teman-teman ku." Ucap Felly, orang itu tersenyum dan menatap Felly dengan kagum.


"Baiklah aku juga tidak bisa memaksamu." Ucap nya, Felly mengangguk.


"Hmmmmmm." Balas Felly.


"Bolehkah aku mengenalmu? Maksudku bolehkah aku mengetahui namamu?" Tanya nya.


"Emmmmmm, aku." Ucap Felly, gadis itu terlalu banyak berfikir sehingga membuat orang itu merasa tak sabar.


"Baiklah perkenalkan namaku da_" Ucap nya terhenti, saat Kyra memanggil Felly.


"Fell apa kau sudah mendapatkan bukunya." Teriak Kyra.


"Ah, iya sudah." Ucap Felly, Felly pamit pergi lebih dulu dan membuat orang itu menatap Felly dengan kagum.


Di sudut lain saat Nathia berniat mengambil buku ia di kejutkan dengan wajah seseorang, yang tiba-tiba muncul dibalik rak buku.


"Aaaaaaaa." Pekik nya, orang itu tertawa kecil melihat tingkah lucu Nathia.


"Kau kaget Queen, maaf aku mengagetkan mu." Ujar nya, Nathia menggeram kesal ia ingin sekali melempar buku tebal yang di pegang nya ke wajah orang itu.


"Apa yang sedang kau lakukan?" Tanya Nathia emosi, turunan tuan Richard seperti nya tidak bisa melow mengenai orang-orang yang menggangu nya.


"Tentu saja mengawasi kamu Queen." Ucap nya, Nathia memutar bola matanya malas.


"Tidak ada kerjaan sekali." Ucap Nathia, Niko tertawa. Ya lelaki itu adalah Niko yang sedang menjadi penguntit Nathia.


"Kau salah justru pekerjaan ku banyak, tapi aku tak mempedulikan hal itu karena kau lebih penting dari pekerjaan ku." Ucap nya, Nathia mendecih ia tak tertarik dengan gombalan Niko.


"Terserah." Ucap Nathia.


"Apa yang sedang kau cari?" Tanya Niko.


"Kentang." Jawab Nathia ngasal, Niko mendengus menanggapi jawaban Nathia. Namun ia kembali tersenyum dan menatap Nathia.


"Baiklah, kentang keluar kau my Queen sedang mencarimu." Teriak Niko, membuat Nathia panik dan menatap tajam Niko.


"Kenapa kau berteriak?" Tanya Nathia kesal, Niko mengangkat kedua bahu nya.


"Aku sedang membantumu mencari kentang yang sedang bersembunyi di toko buku." Jawab nya santai, Nathia menepuk dahinya sendiri.


"Katakan apa kau sudah menemukan buku nya?" Tanya Niko, Nathia mengangguk Niko tercengang.


"Jika sudah menemukan bukunya lalu apa yang sedang kamu lakukan?" Tanya Niko, ia heran kenapa wanita selalu seperti itu. Padahal sudah mendapatkan barang yang dicari, tapi masih saja harus berkeliling memutari toko buku.


Tak sengaja Nathia bertemu Kyra dan Felly, Kyra dan Felly bingung kenapa Nathia bisa bersama dengan Niko? Apa mereka janjian.


"Nathia." sapa Felly, Niko menatap Kyra sekilas sementara Kyra menatap Niko dengan diam.


"Fell, kamu sudah menemukan bukunya?" Tanya Nathia, Felly mengangguk lalu mengalihkan pandangan kepada Niko.


"Hai, sorry mungkin kalian bingung kenapa saya ada bersama dengan Nathia. Tapi ya memang saya harus menemuinya hari ini." Ucap Niko tidak nyambung, Felly mengernyit heran.


"Apa kau membuat janji dengan nya?" Tanya Felly.


"Tidak." Jawab Nathia, sementara Niko merutuki dirinya yang asal ceplos saja.


Kyra tersenyum ia menggandeng tangan Felly, lalu berbisik membuat Felly mengangguk. Nathia menatap curiga kedua wanita itu.


"Baiklah tuan Niko seperti nya ada hal penting yang ingin anda bicarakan dengan Nathia, kalau begitu kami titip Nathia. Bye." Ucap Kyra, Felly dan Kyra pun meninggalkan Nathia dan Niko.


Nathia menatap tajam Niko yang tertawa puas disamping nya, merasa kesal Nathia berjalan menuju kasir lebih dulu diikuti oleh Niko.


Di kasir terlihat ramai Niko menarik Nathia kesamping dan ia rela untuk mengantri di kasir demi Nathia, padahal selama ini Niko selalu terima beres mengenai semua hal.


Nathia tercengang menatap Niko yang sedang mengantri, ini pertama kalinya Nathia di perlakukan seperti ini oleh lelaki. Selama ini ia memendam perasaan nya untuk Kenzo, karena melihat Kyra begitu menginginkan Kenzo. Namun ternyata takdir berkata lain, Nathia berfikir Kyra lah yang disukai Kenzo ternyata ia salah.


Kyra ataupun dirinya tidak disukai Kenzo, melainkan Ayaza gadis yang tak ikut dalam persaingan yang menyukai Kenzo. Kini Nathia memiliki rasa takut, takut jika Kyra memiliki perasaan kepada Niko melihat tatapan sendu Kyra setiap menatap Niko.


Tapi Nathia ia belum memiliki perasaan apapun kepada Niko, tapi kenapa Niko begitu gencar mendekati nya. Seperti saat ini lelaki itu tersenyum manis setelah berhasil menunggu antrian, Niko memberikan paper bag kepada Nathia.


"Makasih." Ucap Nathia, Niko tersenyum lembut.


"Sama-sama Queen." Ucap nya, Nathia berjalan lebih dulu membuat Niko semakin merasa gemas.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊


N**: Niko mulai gemes deh ah emak 😂*


A: Oke Rafael milik gue berarti 😎


N: Ooowwww, tidak bisa El tetap milik gue 😎


A: Ngadi-ngadi lu ye, gue bom atom baru tau rasa lu 😏


N: Kesepakatan bersama El kan dibagi dua 😂


A: Lo kira kiko dibagi dua 🙄


N: 😂😂😂