Love Destiny

Love Destiny
Epson 300



Satu Minggu berlalu Dena mengadakan pesta yang mengundang banyak orang, Dena berniat untuk mempertemukan Felly dengan seseorang yang menurut Dena ada kaitan nya dengan Felly..


Beberapa orang menatap Felly dengan takjub, bukan hanya anak muda ada juga rekan bisnis keluarga Richard.


Dena dan Keanu menatap Felly yang berdiri di antara Kyra dan Nathia, tidak lama setelah Felly menyita perhatian ada sepasang suami istri yang juga menyorot perhatian para undangan.


Felly pun menoleh dan menatap sepasang suami istri itu, Felly tercengang bukan main saat melihat wajah wanita yang begitu mirip dengan dirinya.


"Selamat datang tuan James." Sapa Keanu, ya James adalah putra dari pelatih bela diri Kean.


"Tuan muda Richard, lama tidak bertemu." Jawab tuan James, Devin dan yang lain menghampiri mereka yang sedang berbincang.


"Suatu kehormatan bagi kami karena tuan James berkenan hadir." Ucap Kai, James membalas uluran tangan Kai.


"Kau terlalu berlebihan tuan Kai, saya hanya memenuhi undangan saja." Jawab nya.


Tuan James adalah seseorang yang selalu membantu tuan Richard dalam segala urusan nya, mau bisnis ataupun urusan lain yang membahayakan keluarga nya.


"Tuan James, bagaimana kabarmu sepertinya sudah lama kita tidak bertemu." Ucap Tio, James pun tersenyum.


James pemilik perusahaan terbesar yang sejajar dengan perusahaan milik keluarga Richard, satu lagi tuan James adalah bos dari sebuah geng mafia terbesar di negara nya.


"Bagaimana keadaan tuan Richard?" Tanya tuan James.


"Baik, keadaan Daddy ku baik." Jawab Keanu, saat mereka sedang berbincang Ayaza muncul dan membuat nyonya Alicia yang tak lain adalah istri dari tuan James tertegun.


"Mom, ah ada tamu maaf aku mengganggu." Ucap Ayaza.


"Tidak masalah, ada apa girls?" Tanya Dena.


"Ah, tidak." Jawab nya Ayaza pun langsung pergi.


"Dia putrimu?" Tanya nyonya Alicia.


"Ya dia putriku, adik dari Rafael nyonya." Jawab Dena.


"Sangat cantik." Ucap nyonya Alicia.


"Apakah kau belum menemukan putrimu tuan?" Tanya Devin, ia tahu hal itu dari Daddy nya yang juga dekat dengan Daddy dari tuan James.


"Kemana lagi aku harus mencarinya, sementara yang kami tahu pelayan mansion itu sudah meninggal begitu lama." Jawab tuan James.


*Sedikit cerita, dan bukan keluar dari alur ya.


Saat itu tuan Richard dan tuan James sedang menangani bisnis bersama, namun tiba-tiba ada pasukan yang menyerang mansion mewah milik tuan James.


Saat kejadian itu tuan James sedang tidak ada di negara nya, namun istri dan anak nya yang masih bayi berada di rumah nya.


Nyonya Alicia yang saat itu panik bukan main langsung meminta salah satu pelayan mansion nya untuk membawa pergi putrinya, namun nyonya Alicia berjanji akan menjemput putrinya kembali.


Setelah satu bulan berlalu nyonya Alicia tidak bisa menemukan pelayan mansion yang menjaga putrinya, ia hampir gila karena kehilangan putri kesayangannya.


Tidak hanya itu bahkan anak buah tuan James dan tuan Richard pun turut membantu mencari keberadaan nona kecil nya, namun nihil sepertinya pelayan mansion itu sudah pindah.


Sampai akhirnya nyonya Alicia selalu dihadapkan dengan psikiater, karena hal itu.


**Flashback off***.


"Tu_tunggu sebentar nyonya, kau pernah bertemu denganku di toko perhiasan bukan." Tanya Dena.


"Hmmmmm, ada apa nona." Ujar nyonya Alicia.


"Apa kau memberikan kalung yang sama dengan ku kepada putrimu?" Tanya nya lagi, Dena tahu namun ia hanya ingin memperjelas nya saja.


"Ah, sepertinya iya saat itu aku memberikan kalung itu kepada pelayan ku. Berharap dia bisa memberikannya kepada putriku." Jawab nyonya Alicia, Dena tersenyum tipis.


"Aku tahu dimana putri mu nona." Jawab Dena, nyonya Alicia dan semuanya mengernyit.


Dena berjalan menuju meja dimana Kyra dan Nathia duduk, saat itu acara tukar cincin Devika dan Samuel sudah selesai.


"Felly." Panggil Dena.


"Iya nyonya." Shut Felly.


"Aku ingin bicara dengan mu." Ucap Dena, Felly mengangguk bingung.


"Apa yang ingin anda bicarakan nyonya." Ucap Felly.


Gadis itu mematung saat melihat beberapa orang yang menatap nya, Chika, Devin, tata dan Tio tercengang melihat wajah Felly.


"Itu nyonya Alicia mini kah." Tanya Chika polos b.


"Heh, ngada-ngada." Ucap Devin.


"Kok seperti pinang dibelah empat." Ujar Nathan.


"A_apa maksudnya ini nona Dena." Ucap tuan James, menatap mata bulat Felly.


Dena menunjukkan kalung yang dipakai oleh Felly, dan nyonya Alicia menutup mulutnya tidak percaya.


"Kalung yang kau beli saat itu, dan kebetulan sekali kalung nya sama dengan milikku." Ucap Dena.


"K_kau, siapa ibumu nak?" Tanya nya nyonya Alicia, membuat Felly bingung.


"Untuk apa nyonya menanyakan orang tuaku." Jawab Felly.


"Aku_" Ucap nyonya Alicia.


"Kami sedang mencari putri kami yang di jaga oleh pelayan mansion kami." Ucap tuan James tanpa basa-basi.


"Huh? Lalu apa hubungannya dengan ku." Ucap Felly.


"Katakan lah tidak perlu takut." Ucap Dena, membuat Felly menatap Dena mencari keyakinan.


"Maya dan Joe." Jawab Felly, membuat tuan James terbelalak.


"Kau putriku." Ucap nyonya Alicia, berniat untuk memeluk Felly.


Namun dengan cepat Felly bersembunyi dibalik tubuh Dena, hal itu membuat Chika dan ibu-ibu yang lain terdiam.


"Tidak, itu tidak mungkin." Ucap Felly.


"Felysia Inez Wilthon." Panggil tuan James, Felly pun menoleh.


"Darimana kau tahu namaku." Tanya tuan James takut-takut.


"Aku yang memberikan nama itu kepadamu." Jawab nya, Felly menggelengkan kepalanya.


"Tidak mama dan papa ku sudah meninggal, kalian bukan orang tuaku." Pekik Felly, Rafael Samuel, Devika dan yang lain menghampiri.


"Ada apa ini?" Tanya El.


"Felly tidak bisa menerima kenyataan jika dia putri dari tuan James." Jawab Dena, Devika terbelalak.


"Putri dari tuan James?" Tanya Devika.


"Hmmmmm." Balas Dena.


Devika menggeleng tidak percaya ternyata selain keluarga Rafael yang sultan, Felly juga berasal dari keluarga Sultan.


"Felysia aku mom mu." Ucap nyonya Alicia.


"Atas dasar apa nyonya yakin jika aku putrimu, jika memang benar kenapa aku bersama mama dan papa ku?" Tanya Felly, dengan pelan-pelan Keanu dan Dena menceritakan.


Jika dad Felly ketua geng mafia mendengar hal itu semua orang terkejut dengan kenyataan hidup Felly, Dena meminta Felly untuk melakukan tes DNA jika Felly masih tidak merasa percaya.


Setelah itu Devika merengkuh tubuh Felly dan memeluk Felly, berharap Felly mau mempercayai semua itu.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉


N**: Thor ini ceritanya gue plong karena Felly udah ketauan anak siapa.


A: Iya uun kasian pisah Mulu sama emak bapak nya.


N: Semangat Thor*.