Love Destiny

Love Destiny
TIDAK TAHU MALU



Brian melangkah menuju kamarnya dengan perasaan lega yang teramat sangat. Untung aktingnya sangat bagus tadi, hingga kedua orang tuanya tidak curiga.


Tapi, Brian juga masih terus berpikir bagaimana bisa, dalam segejap mata dia bisa kehilangan segalanya. Bahkan Brian sangat yakin, jika dia telah membuat Vely bucin setengah mati kepadanya.


Jadi seberapa besar dia menyakitinya selama ini gadis itu tidak pernah mengadu kepada kedua orang tuanya, takut Brian semakin membencinya.


Brian tidak menyangka jika semua rencananya akan menjadi kacau begini. Padahal niat awal dia yang memang menyukai Adisty, menembaknya didepan umum adalah salah satu rencananya membuat Vely cemburu dan kembali padanya.


Pada saat itu, Brian akan meminta kesetiaan tanpa batas kepada Vely sebagai syarat dia kembali pada gadis itu.


Bukan malah membuatnya semakin menjauh dan menjalin hubungan dengan Nicholas, musuh bebuyutannya. Hingga akhirnya pertunangan mereka dibatalkan.


“ Sial !!!...ini pasti hanya taktik Vely untuk kembali mendapatkanku. Setelah dia tak berhasil dengan Nicholas, dia menggunakan pembatalan pertunangan ini untuk membuatku mengemis cinta kepadanya !!! itu tidak akan pernah !!!....”, batin Brian penuh percaya diri.


Keesokan harinya Brian mengajak Vely untuk bertemu di danau kampus. Dia meminta agar gadis itu segera menghubungi papinya untuk mengklarifikasi pemberitaan yang ada dan menyerahkan kembali semua proyek pemerintahan yang didapatkan Wlison group kepada AN group.


Brian masih cukup percaya diri, jika dia marah dan mengancam Vely, maka gadis itu akan ketakutan dan memenuhi semua keingginannya.


Namun, Brian salah besar, Vely yang ada dihadapannya bukanlah Vely yang dulu, yang sangat bucin kepadanya.


Dia adalah Vely yang baru, gadis yang sudah tidak memiliki rasa apapun untuknya. Yang tidak akan tinggal diam saja jika ada yang berniat meremehkan dirinya dan keluarganya, seperti sekarang.


“ Brian, kamu semakin membuatku jijik…”, ucap Vely dengan sinis.


“ Kamu !!!....”, Brian hanya bisa menunjuk wajah Vely dengan penuh amarah dan mulai berjalan mundur saat melihat ada beberapa orang datang ketempat itu.


Dia tidak ingin kembali dipermalukan dimuka umum, maka dengan itu dia memilih untuk pergi dan meninggalkan Vely yang masih diam tak bergeming.


“ Untung saja aku bertemu Crystal dan membuatku sadar. Jika tidak, entah bagaimana nasibku jika jadi menikah dengannya…”, batin Vely tersenyum kecut.


Sementara itu, Adisty yang tidak tahu mengenai kondisi perusahaan Brian yang berada diambang kehancuran semakin menempel kepada mantan tunangan Vely itu.


Dia bahkan beberapa kali memberikan Brian kejutan kecil dan juga kepuasan batin agar lelaki itu bisa terus menempel kepadanya.


Adisty tentu saja tidak akan melepaskan tangkapan besar seperti Brian begitu saja. Dan berharap tindakannya ini bisa menjerat lelaki itu agar tidak bisa lepas darinya, selamanya.


Sudah beberapa hari ini Brian selalu gelisah saat sedang bersama dengan kekasihnya. Lelaki itu sangat takut jika Adisty mengetahui kondisi perusahaan miliknya, gadis itu akan meninggalkannya.


Namun, Adisty menyimpulkan hal yang salah. Dia pikir bahwa perilaku aneh Brian belakangan ini adalah karena ulah Vely.


“ Bukankah Vely sudah menjalin hubungan dengan Nicholas ? tapi kenapa dia masih saja menganggu Brian…”, batin Adisty tidak senang.


Meski merasa terganggu akan ulah Vely, namun Adisty merasa puas karena bisa merebut Brian dari sisi sahabatnya itu.


Adisty selalu merasa bahagia jika dia bisa mendapatkan sesuatu milik orang lain. Semakin kuat orang itu untuk mempertahankan apa yang menjadi miliknya, maka akan semakin kuat juga usaha Adisty untuk merebutnya dari orang itu.


Bahkan dia akan mempergunakan segala cara untuk mendapatkannya. Sebuah kepuasan batin tak terhingga yang Adisty rasakan jika bisa berhasil merebut sesuatu yang menjadi milik orang lain.


Acara yang sangat ditunggu – tunggu oleh warga kampus bintang. Bukan hanya ada penampilan bakat dari perwakilan masing – masing fakultas, namun dalam acara tersebut juga akan diumunkan siapa mahasiswa dan dosen berprestasi tahun ini.


Dan acara puncaknya adalah pesta dance, dimana akan dipilih siapa raja dan ratu kampus bintang tahun ini.


Vely dan Lea terlihat sedang mengikuti gladi resik dengan khidmat Jika Vely akan menjadi MC dalam acara nanti malam, sedangkan Lea akan ikut andil dalam drama musical yang akan ditampilkan fakultasnya.


Setelah beberapa fakultas menyelesaikan gladi resiknya, sekarang giliran  Vely yang mulai gladi resik bersama pasangannya.


Saat baru saja mulai, tiba – tiba ada wanita paruh baya dengan rambut sebahu yang  diwarna coklat muda berjalan naik menuju panggung menuju kearah Vely berada


PLAKKK !!!…..


“ Dasar gadis tidak tahu malu !!!...”, ucap Felita menampar Vely dengan keras.


Kehadiran Felita yang tanpa diketahui oleh semua orang membuat Vely tidak bisa menghindar dan merelakan muka mulusnya berwarna merah dengan cetak tangan Felita disana.


Semua orang yang sibuk di aula tersebut kemudian terdiam, menyaksikan hal yang menghebohkan tersebut.


Lea yang sejak tadi sudah merekam berbagai macam kegiatan gladi resik yang akan diunggah dalam media sosialnya, tanpa sengaja juga merekam adegan tadi dan mengirimkannya ke Crystal agar diteruskan kepada Andreas.


“ Mungkin rencana kita harus dimajukan….”, bisik Crystal ditelinga Lea.


Mengerti maksud ucapan Crystal, Lea pun segera bergegas masuk kedalam ruang kontrol yang nantinya akan digunakan sebagai tempat untuk merekam dan menampilkan gambar di proyektor selama acara berlangsung.


Begitu dia melihat ada satu kamera didepan panggung yang sedang on, maka dia segera mengutak atik laptop yang ada dipangkuannya, membuat siaran langsung melalui akun media sosialnya yang mempunyai hampir 3 juta pengikut tersebut.


Leapun segera memulai siaran langsungnya dengan memanfaatkan kamera yang ada didepan panggung.


“ Jatuhnya AN Group dan kegilaan Nugraha sekeluarga, membuat rusuh di acara gladi resik kampus bintang ”, begitulah judul caption yang ditulis Lea untuk siaran langsungnya kali ini.


“ Baiklah…mari kita bermain…”, guman Lea licik.


Siaran langsung Leapun dibanjiri para penggemarnya yang selalu setia menunggu dirinya on air. Begitu kamera disiarkan, makian dan hinaan nyonya Nugraha terdengar sangat lantang disana.


“ J****g kecil yang tak tahu berterimakasih. Seluruh keluargamu adalah sampah tak berguna !!! Saat kamu masih bertunangan dengan Brian\, bagaimana mungkin kamu berselingkuh dan mempermainkannya dibelakang !!!...katakan !!! siapa gigolo yang memuaskanmu !!! apa itu putra keluarga  Raigan sekarang yang kau rayu !!! kau mendepak kami karena keluarga kami sudah bangkrut !!!....kamu pikir keluargaku akan tinggal diam dengan semua hinaan ini !!!...”, caci maki Felita dengan kasar.


Felita terus saja mengoceh dan mengeluarkan kata – kata kasar, makian, dan hinaan untuk Vely dan keluarganya.


Sebagai juru bicara salah satu partai politik, tentunya berpidato seperti itu bukanlah hal yang sulit baginya.


Semua apa yang menganjal dalam harinya dia keluarkan begitu saja, berdasarkan ucapan sang putra , tanpa mengklarifikasi kebenarannya.


Vely yang tidak ingin bersikap kasar, hanya diam mematung tak mengucapkan sepatah katapun dan membiarkan wanita yang ada dihadapannya mengeluarkan amarahnya.