Love Destiny

Love Destiny
Epson 353



Sepulang dari kampus Felly berjalan masuk kedalam rumah nya, nyonya Alicia tersenyum saat melihat kepulangan putrinya.


"Anak mommy sudah pulang ternyata." Ucap nyonya Alicia, Felly tersenyum dan memeluk sang mommy.


"Mommy pengen adik." Goda Felly, nyonya Alicia tertawa putrinya memang selalu seperti ini.


"Ada Ayaza sayang dia kan adik nya kamu juga." Ucap nyonya Alicia.


"Ck, iya juga." Kekeh Felly, saat Felly sedang bergelayut manja kepada mommy nya.


Terlihat tuan James dan Rafael yang baru saja masuk kedalam rumah, Felly dan nyonya Alicia mengernyit heran sejak kapan El bersama tuan James.


"Daddy sejak kapan El bersama Daddy?" Tanya Felly, tuan James tersenyum.


"Apakah Daddy harus membuat laporan dulu jika ingin bertemu dengan putra Daddy." Goda tuan James, ya Rafael memang sudah di anggap putra lebih tepatnya pasangan Felly.


"Tidak juga." Balas Felly, El tersebut menatap Felly.


"Daddy ada urusan penting dan mom ayok kita pergi." Ucap tuan James, Felly mengantar Daddy dan mommy nya yang ada pertemuan dengan klien.


"Kenapa manyun hmmmmm?" Tanya El, Felly memeluk pinggang lelaki itu.


"Sedih banget ditinggal-tinggal Mulu." Adu nya, Rafael tertawa ia mengelus kepala Felly.


"Daddy dan mommy nya lagi sibuk bee, lagian kamu sudah besar kan." Ucap El, Felly menyembunyikan wajahnya di dada bidang Rafael.


"Bee Aya ajak kesini dong aku gak ada temen." Lirih Felly.


"Kenapa gak kamu saja yang kerumah biar ketemu mommy sekalian." Ucap El, Felly menggelengkan kepalanya ia takut saat berada disana tiba-tiba Nathia dan Kyra muncul.


"Kalo kerumah kamutuh aku deg-degan takut Nathia dan Kyra tiba-tiba muncul." Kekeh Felly, El tertawa benar juga kedua sepupunya itu memang sangat meresahkan.


"Cie deg-degan gak tuh." Goda El.


"Jangan mulai deh ah." Ucap Felly, El tertawa kini keduanya sedang duduk di sofa ruang tamu.


"Felly sakit ya." Ucap El tiba-tiba, Felly mendongak menatap wajah tampan Rafael.


"Enggak kok." Jawab Felly.


"Bohong kan." Ucap El lagi.


"Beneran orang aku gak sakit.


"Bisa pergi gak?" Tanya El, meskipun bingung Felly tetap menjawab.


"Kemana?" Tanya Felly.


"Ke pelaminan." Ucap El memainkan alis nya, Felly tercengang dan memegang dada nya.


"Besok-besok harus periksa ke dokter inimah." Ujar gadis itu.


"Kenapa emang nya." Kekeh Rafael.


"Cek*k aja Rafael sekalian heran kalau udah gregetan ngeselin." Ucap Felly.


"CK, lagian gemesin si jadi orang." Ucap El, Felly mendengus ia senang karena Rafael lebih baik dan hangat kepada dirinya.


"Tunggu aku ya." Ucap El, Felly yang tahu kemana arah pembicaraan Rafael pun tertawa.


"Tenang bang Selin nunggu nanti Adek jemput Abang ke dalam kehidupan berumah tangga." Ucap Felly, Rafael tertawa lepas lagi-lagi Felly berhasil membuat El tertawa lepas.


"Aku lagi serius bee kenapa becanda Mulu si heran." Ucap El, Felly tertawa kecil.


"Lah aku kira mau gombal lagi." Ucap Felly, El menggelengkan kepalanya ia tak mengerti apa yang ada di fikiran Felly.


Kini Rafael menangkup wajah cantik Felly dan menatap nya, Felly pun menatap mata indah Rafael ah ingin sekali Felly mengantongi mata yang terlihat polos itu.


"Felicia Inez Wilthon, baik-baik ya nanti kan kita pasti kepisah tuh aku udah selesai kuliah sementara kamu masih kuliah. Kamu baik-baik jangan nakal, pas wisuda kamu nanti kita mulai kehidupan baru kita di masa depan." Ucap El, Felly menatap penuh haru.


"Seserius itu kamu sama aku." Lirih Felly, Rafael mengangguk dan tersenyum.


"Kamu wanita yang bisa merubah sikap dan hidup aku, kamu juga wanita yang selalu memberikan kebahagiaan untuk aku. Aku yakin kita bisa sama-sama." Ucap El, Felly melepaskan tangan El yang menangkup wajah nya dan ia beralih memeluk Rafael.


"Kamu juga baik-baik ya setia sama aku, meskipun banyak tikus lapar diluar sana inget ada aku yang selalu nunggu kamu." Ucap Felly, El tersenyum dan mengangguk ia tidak akan pernah mengecewakan Felly ia berjanji kepada dirinya sendiri.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉


N**: El tanggung jawab gue bapeureuu hehh 😂*


A: Bosen gue Uun denger Lo bapeureu Mulu 😌


N: Mon maap emang begini orang nya 😂


A: hilihh 😌


N: 😂😂😂