Love Destiny

Love Destiny
Epson 216



Esok hari pun tiba dimana kini tuan Richard mengadakan pesta keluarga besar nya, Dena Keanu dan Rafael keluar dari kamar nya.


Mereka berjalan menuruni anak tangga, karena pesta akan di adakan di hotel milik keluarga Richard.


Para keluarga menatap Dena dan Kean yang menuruni anak tangga, seakan sedang melihat raja dan ratu yang sedang berjalan ke arah mereka.


Mereka akan pergi ke hotel masih menggunakan pakaian biasa, karena pesta akan di adakan malam hari.


Skip perjalanan!!!


Kini para keluarga sudah berada di hotel Dena sedang mencoba gaun yang akan ia gunakan, Dena menunjukan nya kepada Keanu.


"Bagaimana dad?" Tanya Dena dengan gaun yang di kenakan nya.



"Enggak sekalian aja itu baju di gunting sampai atas mom." Ucap Keanu menatap Dena tajam.



"Ngada-ngada yakali di gunting." Kesal Dena.


"Ya yang benar saja, ngapain coba pake baju begitu." Ucap Kean.


"Ada apa si pada gelud Mulu." Ucap Rafael.


"Noh liat noh mommy nya pake baju apaan El." Ucap Kean mengadu kepada putranya.


"Kurang atas mommy, mau El bantu sobekin gak." Sindir El, membuat Kean tertawa kecil.


"Ish bapak sama anak sama saja." Ucap Dena.


"Bukan gitu bee, ya kamu udah itu belahan nya tinggi dah lah aku gak bisa ngomong apa-apa lagi." Ujar Keanu, El pun menggelengkan kepalanya.


"Mommy ganti enggak, kalau mommy gak ganti El gak mau dekat-dekat mommy." Ancam nya, membuat Dena mendengus kesal.


"Yasudah mommy ganti, kalau yang ini gimana dad?" Tanya Dena, Karena malam ini bukan hanya keluarga saja ada beberapa rekan bisnis dari ayah Rio, bang Justin, Daddy Richard dan juga rekan-rekan dokter dari Keanu dan rekan bisnis Keanu juga.


"Ish, kamu gak ada gaun lagi apa selain itu." Ucap Keanu membuat Dena kesal.


"Itu salah ini salah, mommy gak bawa baju lagi. Dah lah mommy pake lingerie." Ujar Dena kesal, membuat Kean terbelalak.


"Yasudah pake saja mommy, seperti nya itu lebih baik." Ucap El polos, karena bocah itu tidak tahu apa itu lingerie.


"Heh solimi banget, gak mana ada pake lingerie." Ucap Keanu kesal.


"Ya terus mommy mau pake baju apa, masa pakai piama." Celoteh Rafael.


"Dah mommy pake daster aja El." Ucap Dena memelas membuat El menggaruk kepalanya.


"Kasian suaminya doang CEO, istrinya gak ada baju." Ledek El, membuat Kean dan Dena tertawa lepas.


"Ganteng doang istri nya cantik dilarang." Goda Dena membuat Kean mendengus.


"Yasudah pakai yang kedua saja, padahal sama aja sama-sama baju solimi." Ucap Keanu kesal.


Kini merekapun telah selesai bersiap-siap, Dena dan Kean keluar dari kamar hotel nya. Mereka turun kebawah karena tinggal keluarga kecil Keanu yang belum turun.


Semua para undangan memandang takjub kepada Dena dan Kean yang berjalan bergandengan, sementara Rafael Kean meminta suster untuk menjaga putranya.


Karena Kean tidak ingin El juga ikut menjadi pusat perhatian, ia tidak ingin putranya di publikasikan meskipun El sering di ajak ke kantor nya.


Namun berbeda dengan hari ini, karena bukan hanya orang kantor ada juga rekan bisnis yang lainnya maka dari itu Kean lebih mengutamakan kenyamanan putranya.


"Kabar baik." Jawab Keanu.


"Apakah ini istri anda tuan." Ujar nya menatap Dena, yang menggandeng Keanu.


"Benar ini istri saya." Jawab Keanu, Dena hanya tersenyum tipis saja.


"Ah ya perkenalkan ini putri saya, saya kira kabar anda menikah itu tidak benar. Karena saat itu saya sedang berada di negara lain." Ujar nya, Kean tersenyum ia tidak menghiraukan putri dari lelaki paruh baya itu.


"Lalu apakah kalian sudah memiliki anak, karena kalian menikah sudah sangat lama. Tidak mungkin bukan jika anda belum memiliki anak." Ujar lelaki itu.


"Ah, sudah saya sudah memiliki seorang anak." Jawab Keanu jujur, untung saja tadi Kean memakaikan topeng setengah wajah kepada Rafael.


"Wow, anda beruntung nona karena memiliki suami baik seperti tuan muda Kean." Ujar nya, Dena hanya mengangguk.


"Tidak justru saya yang beruntung bisa memiliki istri sebaik istri saya, selain baik dia juga sangat mengerti saya." Ucap Kean tegas, membuat lelaki itu sadar bahwa ia sudah menyinggung perasaan Keanu.


"Ah, ya kau benar tuan." Ujar nya canggung, putri lelaki itu menatap Keanu malu-malu dan Kean merasa risih dengan hal itu.


Keanu pun memutuskan untuk pergi dan menghampiri para sahabat nya yang juga datang, meja para sahabat Keanu dekat dengan meja perkumpulan keluarga nya.


.


.


.


.


.


.


.


.


Daddy



Rafael Richard



Mommy



***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉


N**: Si mommy sa aeee bawa gaun yang model nya sama 🤣


A: Sengaja emang biar Daddy nya El gak ada pilihan lagi 😂


N: Kan halluuu gue makin lancar 🤣


A: Kan bagus kalo begitu 😂


N: 🤣🤣🤣*