
Dena menatap Keanu dengan tajam, Dena sedang meyakinkan diri nya bisakah dia menghilangkan sentuhan David dengan cara ia menerkam suaminya.
Dena menarik baju Keanu hingga membuat Kean kehilangan keseimbangan, Kean terduduk di hadapan Dena.
"Kamu mau tahu?" Tanya Dena, Keanu tersenyum tipis saat melihat reaksi Dena.
"Hmmmmm." Balas nya.
"Ini, dia berusaha untuk menc*mbu ku." Ucap Dena menyerang b*b*r Keanu dengan liar.
Kean terdim ia mencoba berfikir bagaimana Dena merasa bersalah akan dirinya, Dena menghentikan kegiatan nya saat mengetahui Keanu tidak membalas perlakuan nya.
Dena mengusap b*b*r Keanu dengan ibu jari nya, ia mencoba beranjak dari duduk nya membuat Kean heran.
"Kamu mau kemana?" Tanya Keanu.
"Keluar, untuk apa aku satu kamar dengan lelaki yang merasa j*j*k dengan diriku." Ucap Dena.
"Sayang aku." Ucap Kean terhenti.
"Lepas, aku tahu kamu gak mau aku deket-deket sama kamu kan. Kamu gak mau nyentuh aku karena dia meluk aku hmmmmm, gak masalah bagi aku. Aku bisa pulang ke rumah bunda." Ucap Dena, wanita itu berjalan menuju ruang ganti.
Dena mengeluarkan baju-bajunya dan menyusunnya dalam koper, Keanu langsung berlari mengangkat tubuh Dena.
"Mana yang dia sentuh hmmmmm." Ucap Keanu, kali ini Kean yang melakukan kegiatan yang sempat tertunda.
"Eunghhh." Lenguh Dena.
Keanu terus mel*mat b*b*r Dena dengan rakus, bahkan tangan nya pun tidak dibiarkan diam begitu saja.
Selain bermain di tempat favorit nya tangan Keanu juga bermain dibawah sana, membuat Dena merasa kehilangan akal sehatnya.
"St_stop." Pinta Dena si sela-sela cium*n nya.
"No." Tolak Keanu, Dena mulai bingung kenapa jadi Keanu yang liar.
"Ahhhaaa, aku_aku ke_an aku mau p*p*s." Ucap Dena.
(Haaaiiissshh, buat ngomong aja gue gak bisa plis ini suami gue kenapa yaampun. Gue yang trauma kenapa dia yang liar, tapi aduh gak bisa nahan maaaakkkk.) Batin Dena.
"Udah." Lirih Dena, namun Keanu tidak mendengar kan nya.
Kean melepaskan semua pakaian istrinya, ia bermain di tempat favorit nya bahkan Keanu meng*lum nya seperti saat El bayi yang meny*su kepada Dena.
"Euuunnngghhhh, Keanu." Lirih Dena.
Karena sudah melakukan pemanasan akhirnya Keanu pun melakukan nya, ia menyentuh setiap inci tubuh istrinya dengan tujuan menghilangkan jejak peluakn David.
Di tengah-tengah kegiatan nya ot*k Dena berkelana mengingat kejadian di supermarket, Dena membatin dengan fikiran jika dirinya hanya di peluk oleh David kan lalu kenapa Kean malah mengajak nya berolahraga.
Kean terus saja melakukan kegiatan nya, sementara merutuki kelakuan suaminya yang gak ada ahlak.
"Kamu jahat banget, aku baru pulang dari rumah sakit udah di gempur." Lirih Dena.
"Biar kamu bawel lagi, biar kamu gak murung kayak anak ayam gak di kasi makan satu Minggu." Ucap Kean.
"Bisa-bisanya lagi nidurin istri malah ngomongin anak ayam." Kesal Dena.
"Ya kamu ngajak ngobrol Mulu." Ucap Keanu.
"Kamu itu kenapa, aku cuma di peluk kenapa kamu malah kaya gini." Grutu Dena.
"Tanggung lah udah kejadian juga, kalau cuma peluk kurang bee." Ucap Kean.
"Dasarnya aja mesum." Sengit Dena.
"Kamu bisa diam tidak, tinggal men*kmat* aja susah banget." Ucap Keanu
"Susah lah, kamu dari tadi tenaga nya kenceng banget."Rutuk Dena.
Setelah 1 jam melakukan pergumulan P*n*s nya Kean pun tumbang di atas tubuh Dena yang juga sudah tidak berdaya, Dena mencoba mendorong tubuh Keanu kesamping nya dengan sekuat tenaga.
"Biarkan seperti ini dulu." Ucap Kean.
"Jangan banyak gerak bee, nanti Keanu junior nya bangun lagi." Ucap Keanu.
Plaaakkk!!! Dena memukul dada bidang suaminya.
"Mes*m, pulang sana jangan deket-deket aku." Kesal Dena.
"Lah mau pulang kemana, kan aku sama kamu satu rumah." Ucap Kean tertawa kecil.
"Bisa-bisa nya ambil kesempatan dalam kesakitan." Lirih Dena.
"Dih solimi, kamu juga bisa-bisa ngambil kesempatan pas lagi ngambek. Gaya nya mau pulang ke rumah bunda, jauh sama aku satu jam aja udah kangen." Ledek Keanu.
"Anda bisa diam tidak." Kesal Dena.
"Gak bisa, soalnya aku lagi deket istri si jadi gak bisa diam." Ucap Keanu.
"Menyebalkan sekali anda." Ujar Dena.
Keanu memeluk Dena dan mengecup puncak kepala istrinya, Dena membalas pelukan Keanu.
"Aku sayang kamu bee, percaya ya aku gak akan ninggalin kamu apapun yang terjadi. Dan satu lagi aku gak mau kamu ngelakuin hal yang bakal celakain diri kamu sendiri, kamu harus ingat kalau aku dan El masih butuh kamu sayang." Ucap Keanu.
"Maaf, aku gak ada niat buat nyakitin diri aku kok." Lirih nya.
"Hmmmmm, aku tahu. Mulai sekarang kalau ada apa-apa kamu bilang aku, mana istri aku yang kuat yang galak masa gitu doang galau." Kekeh Keanu, Dena pun tersenyum ia bangga kepada Keanu.
"Hmmmmm." Balas Dena.
"Kalau ada yang macam-macam lawan aja gak apa-apa, aku gak akan marah sama kamu aku dukung kamu oke." Ucap Keanu lagi, dan Dena mengangguk dengan senyum cerah di wajahnya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading ππ€ jangan lupa like komen dan vote nya ππ
N**: Baper gue woooyyyπ
A: Bagus kalo gituπ€ͺ
N: Solimi π
A: ππππ
N: Keanu buat gue Thor π€£
A: Kagak ya π€ͺ
N: πππ
A: π€£π€£π€£*