
Kabar pertengkaran Kyra dengan mahasiswa di kampus nya sudah terdengar oleh Dena, mendengar itu Dena merasa marah siapa yang berani mengatakan hal seperti itu kepada anak gadis nya.
Kyra dan Nathia memang bukan anak kandung Dena, seperti tuan Richard yang menganggap Kai dan Nathan putra kandung nya. Dena juga menganggap Kyra dan Nathia putri kandung nya.
Tidak hanya Dena Keanu pun sama merasa marah ketika ada orang yang mengatakan jika Kyra anak dari sebuah kesalahan, tahu apa mereka tentang Kyra? Mereka tidak tahu jika keluarga Richard menjaga Kyra dengan baik layaknya menjadi sebuah berlian, keluarga Richard selalu menjaga gadis mereka dengan baik.
"Berani sekali dia mengatakan hal seperti itu." Ucap Dena.
"Ini sudah keterlaluan sayang kita tidak bisa membiarkan nya lagi." Ucap Keanu, Dena menatap suaminya.
"Sebaiknya kita biarkan dulu dad, jika dia masih mengusik Kyra maka kita yang akan mendatangi kampus nya." Ucap Dena, ia memberi tahu hal ini juga kepada Nathan dan Kai.
Mendengar hal itu Nathan dan Kai sangat emosi, enak saja hasil kesalahan orang honeymoon saja mereka barengan dengan Keanu dan Dena.
Di sebuah universitas ternama Kyra berjalan bersama Nathia, ya mereka memang selalu berdua jika pergi ke kampus.
Para mahasiswa menatap sinis ke arah Kyra hal itu membuat Kyra dan Nathia bingung, mereka berjalan menuju mading dan betapa sakitnya hati Kyra saat melihat foto sang mami yang ditempel disana dengan tulisan perebut tunangan orang.
Kyra berjalan cepat menuju Mading dan menarik gambar-gambar itu dengan air mata yang menetes, Nathia membantu Kyra mencopot semuanya.
"Kyra." Panggil Felly dan Devika, mereka menarik tangan Kyra hingga membuat gadis itu berbalik.
"Ra ngomong jangan cuma diam." Ucap Felly, Felly ingin Kyra marah berteriak kepada mereka yang menganggap remeh Kyra.
"Cih, dia mana berani ngomong si orang semua yang kesebar itu nyata kok." Ucap seorang wanita.
"Nyata, tahu darimana kamu kalau itu nyata." Ucap Devika tidak terima.
"Heh, kalau tidak ada Karen si model Tuan muda Kai gak bakal tuh nikah sama dia." Ucap nya.
"Terus menurut kamu siapa yang akan dinikahi uncle kai? emak mu." Sengit Devika, Felly memeluk Kyra yang sedang menunduk.
"CK, nangis doang bisanya." Ledek nya lagi, Kyra menoleh menatap nyalang wanita itu.
Kyra melepaskan pelukan Felly dan berjalan mendekati wanita itu, Nathia tahu Kyra sudah emosi mendengar ejekan mengenai mami Karen.
Buuuugghhh...Kyra mendorong gadis itu hingga membentur dinding.
"Katakan sekali lagi." Ucap Kyra, membuat wanita yang tadi terlihat angkuh sedikit bungkam.
"Apaandeh gak jelas." Ujar nya.
"Ngomong, tadi kamu ngoceh ngatain mami aku dengan bangga nya bukan. Ngomong." Teriak Kyra, ia menjambak rambut gadis itu hingga mendongak.
"Aaaaaaaakh, sakit." Lirih nya.
Melihat Kyra yang menyerang seorang gadis Kenzo berlari mendekati Kyra, ia tidak ingin para betina yang selama ini di jaga nya lecet.
"Ra lepasin nanti dia botak Ra." Ucap Kenzo, yaampun tata anak nya solimi sekali.
"Kalau kamu fikir mami aku wanita pengg*da, kenapa ngerugiin kamu hah?" Teriak Kyra lagi.
"Kenz_o sakit." Lirih nya, Kyra semakin dibuat emosi hingga meny*ret kepala gadis itu dan memb*nturkan nya kepada dinding.
Buggghhhh....buggghhh...buughhh.... Tiga kali hal itu membuat Felly harus melepaskan wanita itu dari tangan Kyra, jika ini bukan di area kampus mungkin Felly akan mendukung nya.
"Kyra lepas Ra jangan kaya gini." Ucap Felly.
"Ra gak harus kaya gini, ini di kampus Ra." Ucap Felly.
"Gak akan ada juga yang berani nyentuh aku." Ucap Kyra tersenyum smirk, si*l Felly lupa jika Kyra cucuk keluarga Richard.
"Kyra lepas!" Teriakan itu berhasil membuat Kyra menoleh, Rafael berjalan cepat dan menarik tangan Kyra.
"Gak mau." Ucap Kyra.
"Ra lepas nanti dia botak kan gak lucu." Ucap Kenzo.
"Lepas." Ucap Rafael lembut, berhasil Kyra melepaskan cengkraman nya dengan air matanya yang menetes.
Rafael merengkuh tubuh Kyra dan memeluk nya membuat semua orang yang melihat merasa iri, kenapa Rafael berani memeluk Kyra di hadapan banyak orang? Untuk membuat semuanya sadar bahwa Kyra juga berarti bagi Rafael.
"HKS...hikss..." Tangis Kyra pecah.
"Kamu tenang ya mereka pasti akan mendapatkan balasan yang setimpal." Ucap El, terlihat tenang namun membuat siapapun yang mendengarnya merinding.
kerumunan itu perlahan mulai sepi hanya ada Rafael, Kyra, Felly, Nathia, Devika dan Kenzo. Sementara gadis yang tadi sudah di bawa ke ruang kesehatan oleh mahasiswa lain.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
N***: Ini para betina gak main-main ya bund psycopath semua 😭
A: Biar keren lah yakali keluarga Richard menye-menye 😂
N: Ya gak gitu juga itu, dia yang digituin pala gue yang pusing 🤣
A: Bagus dong ikut merasakan 😂
N: Kek sehati gitu ye kan 😭
A: Nah iya 😂😂😂
N: Durjana sekali anda 😧
A: 🤣🤣🤣