Love Destiny

Love Destiny
Epson 271



Tiga hari berlalu kini di sebuah Universitas ternama seperti gadis berjalan dengan elegan, sikap dingin dan datar nya mulai ia tunjukkan.


Seperti yang dikatakan aunty dan uncle nya, jadilah diri sendiri Kyra gadis itu sebenarnya cuek dan datar. Namun ia menyembunyikan itu karena ingin mengejar Kenzo, namun kali ini Kyra sudah tidak mempedulikan hal itu lagi.


"Ra." Panggil Devika.


"Hmmmmm." Sahut Kyra menoleh.


"Kantin yuk, kelas kamu sudah selesai kan." Ucap Devika.


"Ayok, udah kok kelas aku udah selesai. Tapi kita ajak Nathia." Ucap Kyra, Devika pun mengangguk.


Dan disinilah mereka berada di kantin Kyra memesan makanan yang sama dengan Nathia, tidak lama kemudian Kenzo dan El pun tiba.


"Tumben kalian sudah ada disini." Ucap Kenzo.


"Hmmmmm, kalian darimana?" Tanya Devika.


"Aku habis menemani El ke perpus." Jawab Kenzo, kini lelaki itu melirik Kyra yang sejak tadi hanya fokus pada makanan nya.


"El mau pesan apa?" Tanya Kyra.


"Jus jeruk saja." Jawab El santai.


Kyra mengangguk dan langsung memesan jus tidak lupa Kyra memesan makanan untuk El, begitulah Kyra ia selalu menginginkan El makan dengan benar.


"Lah main pergi aja aku gak ditanya." Ucap Kenzo.


"CK, pesan sendiri lah Ken manja amat." Ledek Devika.


"Ish, pesenin dong vik." Ucap Kenzo.


"Ogah ah pesen sendiri aja." Ucap Devika.


"Menyebalkan sekali anda." Cebik Kenzo, mau tidak mau Kenzo pun menyusul Kyra ia ingin memesan makanan nya sendiri.


Setelah memesan makanan Kenzo dan Kyra kembali ke meja tempat yang lain duduk, Kyra tidak menyapa ataupun bersuara kepada Kenzo.


"Ra kamu sariawan ya." Tanya Kenzo.


"Tidak." Jawab Kyra santai.


"Tapi kok ngomongnya irit amat." Ujar nya, Kyra hanya tersenyum tipis.


"Roman-roman nya ni ya jiwa Richard di dalam diri Kyra mulai mendobrak untuk keluar." Ucap Devika, membuat Kenzo mengernyit.


"Maksudnya gimana tuh?" Tanya Kenzo.


"Aish kepo kamu ah." Kesal Devika karena Kenzo tidak peka.


Kenzo pun tertawa melihat wajah kesal Devika setelah selesai makan di kantin mereka memutuskan untuk pergi.


Kyra dab Nathia keduanya memilih untuk segera pulang, begitupun dengan Devika.


El berjalan santai menuju parkiran namun tiba-tiba El mempercepat langkahnya saat melihat Liodra yang sedang berjalan ke arah nya, Kenzo tertawa melihat El yang merasa risih dengan kehadiran Liodra.


Dirumah Ayaza sedang berguling-guling di atas tempat tidur nya, sepulang dari sekolah tadi Ayaza memutuskan untuk tidur saja.


Tidak ada hal lain yang bisa ia kerjakan selain bersantai di kamar, sementara Dena sang mommy tentu saja sibuk dengan berbagai pekerjaan.


"Aku bosan." Lirih nya.


"Mommy segera lah pulang kenapa kalian lama sekali." Gumam Ayaza lagi.


El yang baru saja kembali pun mengernyit melihat sang adik seperti cacing kepanasan di kamar nya, El menghampiri Ayaza.


"Kamu kenapa za?" Tanya El.


"Aku bosan, kenapa mommy lama sekali." Jawab nya, El tertawa kecil.


"Ku itu benar-benar menggemaskan, apa kau tidak ingin keluar rumah untuk menghilangkan rasa bosan kamu." Ucap El, Ayaza hanya menggelengkan kepalanya saja.


El tersenyum dan mengelus kepala sang adik, setelah itu El pun keluar dari kamar Ayaza karena ia akan beristirahat di kamar nya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉


Jangan lupa kesebelah ya guys (JURNEY OF LOVE).


A**: ini sedikit dulu karena mata gue gak bisa di ajak kompromi, udah minum obat malah ngantuk 😭


N: Jaga kesehatan mangkanya ye kan 😂


A: Cuma pusing dikit doang Lo ya, gue gak sakit 😒


N: 🤣🤣🤣*