Love Destiny

Love Destiny
Epson 222



Siang hari Keanu Kai, dan Nathan harus pergi ke kantor nya dengan urusan mendadak, begitupun dengan ayah Rio Justin, Julian Dio dan Carl yang juga harus pergi ke perusahaan cabang.


Kini di rumah tersisa tinggal Oma nyonya Desi dan para wanita yang lainnya, sementara para anak di jaga oleh suster nya masing-masing.


Selama keluarga Dena berada di rumah Richard, dan Dena sibuk dengan para keluarga nya maka Keanu memutuskan memberikan 3 suster untuk menjaga Rafael.


"Bund aku kangen kue nastar buatan bunda." Ucap Dena, bergelayut manja di lengan sang bunda.


"Kita buat saja gimana, biar nanti kamu bisa leluasa makan kue nya." Ucap Dea, ya kakak sulung Dena itu tidak pernah berubah. Ia selalu menuruti keinginan adik bontot nya.


"Boleh, tapi kakak yang buat aku yang makan." Kekeh Dena membuat Oma dan nyonya Desi tertawa kecil.


"Biar Tante kamu saja de yang buat." Ucap Oma membuat nyonya Desi tercengang.


"Kenapa harus Desi Bu, kenapa tidak ibu saja." Protes nya.


"Katanya Dena ponakan ipar kesayangan kamu, gimana si sudesi." Ledek Oma.


"Ya gak gitu juga Bu, masalahnya Desi gak bisa buat kue kaya gitu." Ucap nyonya Desi polos.


"Yang kamu bisa apaan si Des, kaya nya kamu cuma bisa ngabisin duit Reeves doang (Papi Kai dan Nathan, Tony Reeves)." Ucap Oma.


"Ibu jangan buka kartu Desi apa Bu, ibu ini bener-bener solimi." Ujar nya.


"Lagian kamu, ibu minta buatin apa aja kamu bilang gak bisa heran." Kesal Oma, bunda Sisil dan Dea tertawa.


"Desi bisa Bu tapi bikin roti bakar sama telor ceplok doang." Ujar nya, sontak Dena dan para menantu nyonya Desi tertawa terbahak-bahak.


"Heran ibu apa yang si Reeves suka dari kamu Des." Ucap Oma menepuk kening nya sendiri.


"Ibu cinta itu gak Mandang apapun." Balas nyonya Desi bangga, karena memang papi Kai dan Nathan begitu mencintai nya. Meskipun sering bertengkar.


"Cinta juga tidak seperti itu Des, untung saja menantu ibu itu Ellen bukan kamu." Ujar Oma.


"Tapi Desi kan anak ibu." Ucap nyonya Desi tertawa kecil.


"Iya dan itu menantuku mendapatkan zonk karena menikah dengan kamu, yang hanya bisa menghabiskan uang saja." Ucap Oma sengit, lagi-lagi membuat Dena tertawa.


"Ibu Reeves itu mencari istri, bukan mencari pemb*ntu." Ceplos nyonya Desi polos.


"Heh, kau fikir Richard menikahi Ellen Karen ingin dijadikan pemb*ntu begitu." Kesal Oma menunjuk-nunjuk kening nyonya Desi.


"Desi gak ngomong kaya gitu ibu, kan Desi cuma bilang kalau Reeves itu mencari istri." Kesal nya.


"Begini Desi Reeves menikahi kamu banyak zonk nya, sementara Richard menikahi Ellen banyak untung nya. Sudah cantik, baik hati, lembut, pintar masak pula." Ucap Oma bangga memiliki menantu seperti nyonya Ellen.


"Maka dari itu saking baik nya Ellen sampai mau mengerjakan semuanya, kalau Desi jadi Ellen Desi sudah minta tambah pelayan di rumah ini. Lagi pula Richard cinta banget sama Ellen kan." Ucap nyonya Desi membuat Oma menggeram kesal.


"Untung saja menantu kamu seperti Ellen semua, kalau mereka seperti kamu entah apa yang akan terjadi kepada kedua anak mu." Ucap Oma memukul lengan nyonya Desi.


Nyonya Desi cengengesan saja melihat wajah kesal Oma, dan ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Iya Oma." Jawab keduanya kompak.


"Selalu ada saja yang kalian perebutkan." Kekeh Dena.


"Keanu itu seperti menikah dengan kembaran mommy nya, sikap perhatian Dena seperti sikap perhatian Ellen kepada Richard dan Kean." Ucap nyonya Desi.


"Ya tidak seperti kamu." Ucap Oma, berlalu pergi meninggalkan nyonya Desi dan yang lainnya.


Bunda Sisil dan para kakak Dena tertawa kecil, mereka merasa lucu dengan tingkah mami Nathan ini.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉


A**: Masih ada aja yang komen minta sempilin cerita Dea dan Justin, ini kan novel khusus Dena dan antek-anteknya 😒


N: Yg komen ngeyel Thor, udah di jelasin tetep Bae komen nya begitu 😂


A: Suruh balik ke kisah emak bapak nya Dena dah un 😂


N: Kurang ngopi kaya nya 😂


A: 😂😂😂*