
Sore hari Keanu keluar dari kamar tanpa Dena, karena setelah ia berhasil membuat istrinya kelelahan di kamar. Kean juga mengerjai Dena di kamar mandi, hal itu benar-benar membuat tenaga Dena terkuras dan berakhir dengan tidur lelap.
"Yan bagaimana keadaan Dena." Tanya Karen.
"Dena baik-baik saja kok kak, biarkan dia beristirahat saja." Jawab Keanu, lelaki itu berjalan menuju tempat kerja nya.
Saat duduk di kursi kerja nya Keanu mendapatkan panggilan telepon dari seseorang yang membuat nya tersenyum sinis, setelah menerima dan mematikan telepon Keanu berjalan keluar dari ruang kerja dan pergi dari rumah.
Keanu perg ke sebuah danau yang di tuju nya, bagus ini awal dari membuat orang yang menyakiti istrinya merasa sakit hati bukan.
Skip perjalanan!!!
Saat sampai Keanu bisa melihat seseorang berdiri menghadap danau, Kean berdiri dengan tenang di samping lelaki itu.
"Kau sudah sampai." Tanya nya basa-basi.
"Katakan ada apa kau mengajakku bertemu." Ucap Keanu to the points.
"CK, santai tuan muda aku hanya ingin memintamu untuk melepaskan Dena." Ujar nya, Karena ia berfikir setelah kejadian itu Kean dan Dena bertengkar hebat.
"Cih, berhayal saja dulu." Sinis Keanu.
"CK, apa kau masih mau bertahan dengan wanita yang sudah tersentuh oleh lelaki lain." Sinis nya.
"CK, kau hanya memeluk nya bukan. Apa kau tau apa yang terjadi setelah kami menerima pesan video itu." Ucap Kean, membuat emosi orang itu memuncak.
"Apa yang kau lakukan?" Tanya nya geram.
"Apa itu menjadi urusan mu? CK, harusnya kau tahu apa yang di lakukan sepasang suami istri. Apalagi saat kau melihat sosok mungil di antara kami, ah aku yakin kau sudah tahu kalau aku dan Dena sudah memiliki malaikat kecil." Ucap Kean, semakin membuat lawan bicara nya emosi.
"Jangan bicara omong kosong." Pekik nya.
"Kau tahu, bahkan untuk memeluk nya saja kau harus memaksanya. Tapi berbeda dengan ku, dia tahu aku suami nya lelaki yang dicintainya dan tentu saja dia tidak menolak berdekatan dengan ku." Telak Keanu.
"Apapun itu aku akan merebut Dena dari dirimu." Teriak nya.
"CK, maka bersiap-siaplah kau akan lebih h*nc*r dari sebelumnya. Aku tidak akan melepaskan mu, seperti aku tidak melepaskan kakak dan ibumu yang mencoba menyakiti Dena." Ujar Keanu membuat orang itu tercengang.
"Kau_" Teriak nya.
"Ingat satu hal, aku Keanu Richard tidak akan melepaskan orang yang mengganggu keluarga ku. Dan aku tau dimana kau tinggal, perusahaan mu juga siapa yang sedang menjalin kerjasama dengan mu tuan. Dengan satu kedipan mata maka apa yang kau perjuangkan saat ini bisa lenyap begitu saja." Ucap Keanu menegaskan, hal itu membuat David menelan Saliva nya kasar.
Ya orang itu adalah David, ia sengaja meminta Keanu untuk menemui. Ia mengira jika Kean akan melepaskan Dena namun kenyataannya tidak semudah itu, bahkan kini keadaan perusahaan nya terancam.
David menatap kepergian Keanu, ia menggeram kesal kenapa lawan nya begitu sulit untuk dijatuhkan.
Kenapa ia begitu sulit untuk mengalahkan Keanu, dan bo*oh nya kenapa ia melupakan jika Keanu putra tunggal tuan Richard.
...
Kini Kean sudah berada di rumah, ia melihat Dena yang sedang duduk di ruang keluarga dengan wajah yang cemberut.
Kean yakin jika istrinya itu marah karena Kean meninggalkan nya tadi, Kean mendekati Dena dan mengecup pipi Dena.
"Darimana kamu?" Tanya Dena.
"Habis pergi sebentar bee." Jawab Keanu.
"Ya aku tahu kamu pergi, maksudnya pergi kemana?" Kesal Dena.
"Ketemu klien." Ucap Kean ngasal, membuat Dena menatap penampilan suaminya.
"Ketemu klien pake baju santai?" Ucap Dena membuat Kean tersadar.
"Ah ya, dia dari luar dan sedang berkunjung ke sini." Ucap Kean lagi, sudah lah lelaki itu tidak pandai berbohong kepada istrinya.
"Kalau mau bohong yang pinter pak." Ucap Dena, wanita itu berjalan menaiki anak tangga dan masuk kembali ke kamarnya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading ððĪ jangan lupa like komen dan vote nya ðð
A**: Yang nanya kenapa Dena pergi gak sama bodyguard, kemarin udah gue jelasin Dena gak selalu pergi sama bodyguard. contohnya saat ke cafe, jadi salin baca cerita baca juga iklan nya you know!
N: Yang baca nya gak merhatiin ð
A: Auuu dah pusing akoh ðĪĢ
N: Mohon sabar ini ujian ðĪŠ
A: ððð*