
Saat menuju ke kampus El yang saat itu melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, harus ngerem mendadak karena ada seseorang yang menyebrang jalan tiba-tiba.
Ckiiiitttt...braaaakkkk....
Rafael yang terkejut langsung keluar dari mobilnya dan menatap seorang gadis yang tergeletak, dengan cepat Rafael mendekati gadis itu.
"Nona are you ok?" Tanya nya, dengan menepuk-nepuk pipi gadis itu.
Karena gadis yang ditabraknya tidak sadar juga akhirnya El membawa gadis itu ke rumah sakit milik keluarga nya, dalam perjalanan El terus saja menatap gadis yang masih memejamkan matanya itu.
Skip sampai!!!
Saat sampai Rafael langsung membawa gadis itu masuk, beberapa perawat mengenal siapa Rafael tidak hanya itu ada Tio juga yang melihat El.
"Loh El, dia kenapa?" Tanya Tio.
"Aku tidak sengaja menabrak nya uncle, tolong tangani dia." Jawab Rafael, Tio pun mengangguk dan langsung membawa gadis itu ke ruang UGD.
Setelah selesai di periksa El meminta Tio untuk menempatkan wanita itu di ruang rawat, Tio yang mengenal El langsung membawa pasien menuju ruang rawat inap VVIP.
"Apa kau mengenal dia?" Tanya Tio, El menggelengkan kepalanya.
"Tidak." Jawab El santai, Tio menggeleng tidak percaya. Setelah menabrak orang El masih bisa bersikap santai.
"CK, kau itu benar-benar seperti Daddy mu." Kekeh Tio, El hanya tersenyum tipis.
"Apa aku sudah boleh pergi, aku harus ke kampus hari ini." Ucap El, ia yakin Tio pasti akan menghubungi mommy nya.
"CK, pergilah aku akan menghubungi mommy mu." Ucap Tio, El pun mengangguk dan pergi.
Setelah kepergian Rafael Tio langsung menghubungi Dena, bahkan tidak lama setelah itu Dena langsung tiba di rumah sakit.
"El gak apa-apa kan Yo?" Tanya nya panik, takut jika sang suami tahu anak nya tabrakan padahal El yang nabrak.
"Etdah na, yang nabrak si El tuh korban nya di dalam." Ucap Tio, Dena termenung menatap gadis yang masih terbaring.
"A_aaaaaahhhh." Lirih seseorang membuat Dena menoleh, ia menatap gadis itu yang mulai tersadar.
"Kamu sudah sadar?" Tanya Dena.
"Aku dimana." Ujar nya, Dena tersenyum.
"Kamu berada di rumah sakit, bagaimana apa masih sakit?"Ucap Dena, menatap gadis itu.
"Ti_tidak, saya harus segera kembali." Ujar nya.
"Kau masih sakit kau masih harus dirawat." Ucap Tio, yang baru saja masuk.
"Tidak dok, maaf nona saya harus kembali." Ujar nya, mencoba mencopot selang infus di tangan nya.
"Ada apa, kenapa kau terlihat buru-buru?" Tanya Dena.
"Saya harus bekerja jika tidak saya bisa di pecat." Ujar nya, Dena dan Tio saling pandang.
"Baiklah kalau begitu beritahu saya siapa nama kamu." Ucap Dena.
"Fely nama saya felysia." Jawab nya.
"Baiklah Fely ini kartu nama saya, jika kau masih merasakan sakit karena kejadian hari ini kamu bisa menghubungi saya." Ucap Dena, Fely pun mengangguk dan langsung berlari keluar rumah sakit.
Setelah kepergian Fely Dena langsung meminta orang kepercayaan nya untuk mencari tahu latar belakang Fely, ia merasa heran kenapa Fely malah memilih pergi dengan keadaan yang belum sepenuhnya pulih.
"Seperti nya dia pekerja keras." Ucap Tio menatap Dena.
...
Di sebuah universitas Kyra menghampiri Rafael ia merasa heran karena sepupunya itu tumben sekali telat, Rafael duduk di hadapan Kyra.
"Tumben telat El?" Tanya Kyra.
"Hmmmmm, ada sedikit masalah tadi." Jawab El, Kyra diam karena ada Nathia fan Devika yang menghampiri mereka.
"Masalah apa?" Tanya Kyra, melanjutkan percakapan nya.
"Aku nabrak orang." Jawab El, membuat Kyra dan Nathia tercengang.
"What, terus gimana sama orang itu gak apa-apa kan El?" Tanya Nathia.
"Aku gak tau nath, soalnya tadi pas aku bawa ke rumah sakit masih belum sadar. Karena ada tugas jadi aku tinggalin dia, tapi ada mommy kok yang akan nyusul kesana." Jawan El, Kyra dan Nathia pun bernafas lega.
Devika sedikit melirik El lelaki itu benar-benar tanpa ekspresi, Devika yakin jika ia jujur tentang prasaan nya El akan menjaga jarak dengan nya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
A**: Banyak banget yang komen minta pemeran disini di jodohin dengan saudara Dena di tanah air, aku harus berapa kali jelasin aku udah sering bahas ini ya. Umur Rafael sama saudara nya beda jauh, bukan berarti disini El udah gede bisa digabung sama novel Aiden gak gitu konsep nya.
N: Gue gak ngerti sama deterjen main minta gabungin cerita gitu aja, dikira bikin cerita gampang 😌
A: Yang lebih bikin heran nya itu sengaja gue gak masupin Dena di novel sebelah biar gak bentrok, biar gak pusing tapi pada gak ngerti tetep minta Dena balik ke tanah air. minta keluarga Dea ke rumah Dena, lama-lama gue tutup dan semua novel gue 😭
N: Heh jangan, yang komen gitu kan mereka bukan gue 😭 gue tetep nunggu cerita elo 😒
A: Deterjen mengertilah, dan kalau aku gak up itu artinya selain ada urusan selain aku sakit, selain aku sibuk aku juga bisa mumet mikirin cerita 😂 butuh pencerahan oke 😁
N: Refreshing Thor 😂
A: Pengen nya gitu 😌
N: Ayook 😂😂😂*