Love Destiny

Love Destiny
Epson 261



Akhirnya Devika pun menghampiri Nathia yang berada di taman kampus, hah sahabatnya yang satu itu suka sekali berada di taman.


"Apa kamu tidak bosan berada disini Nathia." Ucap Devika.


"Devika, kau sedang apa disini?" Tanya Nathia.


"Aku mencarimu." Ucap Devika menatap Nathia, gadis itu fokus memandang kedepan.


"CK, kau tidak ke kantin bersama Kyra." Ujar Nathia menoleh.


"Apa kau lupa jika kakak sepupu mu itu selalu mengutamakan Kenzo." Cebik Devika, Nathia tertawa kecil.


"Lalu kenapa kau tidak ikut dengan nya." Ucap Nathia.


"Kau sendiri kenapa malah berada disini." Ucap Devika balik bertanya.


"Aku? Aku merasa nyaman berada disini Devika." Ucap Nathia.


"Kau tahu saudara memang penting Nathia, tapi kebahagiaan mu jauh lebih penting. Berhenti mempedulikan perasaan orang lain dan menyakiti hatimu sendiri." Ucap Devika, ia benar-benar merasa geregetan.


"Aku tidak merasa tersakiti Devika, aku senang jika Kyra dekat dengan Kenzo." Ucap Nathia, Devika benar-benar merasa geregetan kepada Nathia.


"Berhenti berbohong kepada ku Nathia, aku menyayangimu seperti kakak ku sendiri. Sudah_" Ucapan Devika terhenti saat Kyra menghampiri mereka.


"Kalian disini ternyata." Ujar nya, kyra duduk di samping Nathia.


"Ada apa?" Tanya Kyra.


"Tidak, aku hanya merasa bosan saja." Ujar nya.


"Bosan? Apakah Kenzo mendiamkan kamu lagi?" Tanya Devika.


"Seperti itulah dia, akan selalu sok jual mahal." Ucap Kyra, Devika dan nathia pun tertawa.


"Kau itu benar-benar aneh, berhenti mengejar nya Kyra." Ucap Devika.


"Hmmmmm, harusnya seperti itu. Apa kau tahu aku begitu tertarik kepada Kenzo." Ucap kyra.


"Terserah padamu, asal kau tahu jika hati tidak bisa di paksakan Kyra." Ucap Devika, Kyra pun mengangguk.


...


Di tempat lain terlihat Kenzo yang mencari keberadaan El, akhirnya ia menemukan El yang sedang duduk bersama dengan Liodra.


"Kau disini El." Ucap Kenzo duduk begitu saja.


"Apa aku mencariku?" Tanya Rafael.


"Tentu, kau fikir aku mencari siapa." jawab Kenzo.


"CK, kau tidak di kejar kyra lagi." Ledek Rafael.


"Saudaramu itu benar-benar seperti bodyguard ku, kemanapun aku pergi dia selalu mengikuti ku." Ujar nya membuat El hanya tersenyum.


"Kau." Ucap Kenzo menatap Liodra.


"Apa? Kenapa kau melihat ku seperti itu." Sinis Liodra.


"Hanya kau yang bersikap galak kepadaku." Ucap Kenzo.


"Untuk apa aku baik kepadamu, aku tidak perlu memanfaatkan orang lain untuk mendekati El." Ucap Liodra, ya Liodra adalah gadis yang ceplas-ceplos maka dari itu El tidak keberatan Liodra dekat dengan nya.


"Aku sumpel mulut mu Kenzo." Pekik Liodra, tak lama kemudian Devika, Kyra, dan Nathia pun tiba di kantin.


Para lelaki menatap ketiga gadis cantik itu, mereka ingin sekali mendekati mereka bertiga. Namun apalah daya ketiga gadis itu dekat dengan Rafael dan Kenzo, hingga membuat para lelaki kampus tidak mendekati mereka.


"Kau masih disini rupanya." Ucap Devika.


"Memang nya kenapa kalau kami masih disini." Jawab Liodra.


"Aku tidak bicara dengan mu Liodra!" Ucap Devika.


"Tetapi aku berada disini vikacu, itu artinya aku boleh menjawab perkataan mu " Ucap Liodra.


"Ya terserah padamu saja." Ujar Vika, kini gadis itu duduk di samping kanan Kenzo. Sementara Kyra ia duduk di samping kiri Kenzo.


Jangan tanyakan dimana Nathia karena gadis itu sudah duduk di samping kanan Rafael sebelum yang lain duduk, Nathia menatap Liodra yang duduk di samping kiri Keanu.


"Apa kau lihat-lihat." Ucap Liodra kepada Nathia.


"Karena aku punya mata!" Jawab Nathia membuat Liodra mendengus, sementara El dan Kenzo tertawa kecil.


Mereka berbincang dengan penuh canda, tak jarang juga Liodra yang meledek Rafael yang masih jomblo. Namun El tidak menganggap risih itu, karena memang yang di katakan oleh Liodra itu benar.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉


N**: Asek ada yang baru nih 😂


A: Masi anget Uun 😂


N: Pastinya itumah 🤣*