
Selepas pembicaraannya dengan Arnold, malam ini Emily tidak bisa tertidur. Dia hanya membolak – balikkan badannya dengan resah.
Tidak seharusnya dia mengatakan keingginan Crystal yang justru disetujui oleh Arnold. Dia merasa jika dirinya secara tidak langsung telah menjadi pengkhianat.
Hal yang tidak seharusnya dia lakukan hanya karena dia ingin membantu tunangan tuan mudanya itu agar terus disamping Arnold, selamanya.
Dengan kedua mata terbuka lebar, Emily kembali menerawang tentang kehidupan masa lalunya. Saat dimana dia diselamatkan oleh Elisabeth dan bersumpah untuk setia hanya kepada keluarga Lincoln, terutama Arnold Lincoln.
FLASH BACK ON.
Ditengah gerimis malam itu terlihat seorang gadis remaja putri berlari sangat kencang menghindari kejaran lima orang lelaki bertubuh gempal yang terus meneriakinya.
“ Hey... j****g !!!...Berhenti !!! jika tak ingin mati !!!...”, begitulah teriakan para lelaki yang merupakan bodyguard Danu, kekasih yang dulu sangat dicintainya.
Emily yang beranjak dewasa akhirnya mengenal apa itu cinta hingga akhirnya dia nekat untuk kabur dari panti asuhan yang telah membesarkan dirinya agar bisa bersama lelaki yang sangat dicintainya.
Pada awalnya Danu sangat lembut dan perhatian pada Emily membuat gadis merasa sangat bahagia hingga tempat usaha Danu pailit.
Danu yang sudah bangkrut tidak bisa menerima keadaannya begitu saja akhirnya melampiaskannya dengan minum dan judi.
Akibat kecanduan dua hal itu, semua harta Danu yang tersisa ludes dimeja judi. Bahkan dirinya juga masih harus melunasi hutang – hutangnya yang sudah menggunung.
Ditambah lagi, Emily yang baru saja berusia 12 tahun pada saat itu menderita usus buntu yang sudah bocor hingga merembet ke indung telurnya, membuat dokter terpaksa harus melakukan operasi pengangkatan rahim yang memerlukan biaya yang tidak sedikit membuat Danu bertambah stress.
Melihat Emily yang masih muda dan cantik, ditambah gadis itu tidak akan bisa hamil karena tidak punya rahim membaut Danu berpikiran licik untuk menjual gadis itu agar bisa mendapatkan uang untuk judi dan membayar hutangnya.
Para pelanggan yang puas dengan tubuh Emily membuat Danu semakin memforsir gadis itu untuk melayani tamu sepanjang waktu.
Bukan hanya diforsir, para pelanggan Emily yang rata – rata kelompok penjahat sering melakukan kekerasan saat bercinta, seperti malam ini.
Emily yang sudah tidak kuat akhirnya kembali melarikan diri saat pelanggannya sudah terlelap akibat kelelahan menikmati surga dunia.
Sambil menahan perih diselangkangannya, Emily terus berlari dibawah guyuran air hujan malam ini. Udara dingin akibat tubuhnya yang basah kuyup, tidak dihiraukan.
Dia terus saja berlari menembus malam dan derasnya air hujan hingga pada saat menyeberang dia hampir tertabrak sebuah mobil mewah.
Cittttt……………
Sopir yang mengantar Elisabeth tiba – tiba berhenti mendadak saat ada seorang gadis yang menyeberang jalan tanpa melihat kondisi jalan raya.
Untung saja sang sopir dengan sigap langsung mengerem hingga kecelakaan bisa dihindari. Elisabeth yang merasa tidak asing dengan gadis yang sekarang sedang terduduk di aspal jalan raya karena terkejut langsung menyuruh sang sopir agar membawa gadis itu masuk.
Apalagi saat gadis itu meminta tolong sambil melihat lima orang berbadan besar yang sedang mengejarnya membuat sang sopir langsung membantu Emily untuk bangun dan membukakan pintu samping mobil.
“ Akhirnya kita bertemu lagi…”, ucap Elisabeth tersenyum lembut.
Emily yang masih berusaha untuk mengatur nafasnya spontan menoleh saat mendengar suara wanita tua dari arah belakang.
“ Nyonya…”, ucap Emily terkejut saat melihat wanita tua yang menolongnya adalah wanita yang diselamatkannya dari pencopet seminggu yang lalu.
“ Dimana rumahmu?...ayo aku antar…”, ucap Elisabeth ramah.
“ Saya tidak punya rumah nyonya, saya yatim piatu…”, ucap Emily sendu.
Elisabeth yang trenyuh terhadap cerita Emilypun segera membawanya kekediaman utama untuk dijadikan pelayan.
Selama bekerja dikediaman utama, diam – diam Elisabeth mengamati setiap pergerakan Emily yang sangat tak biasa disana.
Melihat potensi yang dimiliki oleh Emily, maka Elisabethpun membekalinya ilmu beladiri dan beberapa kemapuan dasar computer.
Emily yang cerdas mampu mempelajari semuanya dalam waktu singkat hingga akhirnya dia mempercayakan Arnold, cucu kesayangannya untuk dijaga Emily.
Arnold yang selama ini selalu jijik dengan namanya perempuan pada awalnya menolak kehadiran Emily.
Bahkan Arnold tak segan – segan untuk menghukum Emily setiap dia melakukan kesalahan, meski itu hanya kesalahan kecil sekalipun.
Emily yang sangat tahu jika cucu nyonya besarnya itu memang sengaja mengerjainya setiap hari tidak pernah sakit hati ataupun mengeluh.
Dia menjalani setiap hukuman yang diberikan oleh Arnold dengan patuh tanpa mengeluh sedikitpun.
Melihat keteguhan hati Emily dan tingkahnya yang tidak sama dengan perempuan pada umumnya membuat Arnold perlahan mulai menaruh kepercayaan kepadanya dengan membiarkan gadis itu tinggal disisinya hingga sekarang.
FLASH BACK OFFF
Dua puluh tahun mengabdi di keluarga Lincoln dan berada disisi Arnold membuat Emily mengetahui semua rahasia tuan mudanya itu.
Bahkan sebagai bentuk pengabdiannya, dia tidak mengatakan semua rahasia itu kepada Elisabeth, jika Arnold tidak memerintahkan.
Bahkan Vreyan yang sudah sangat disayangi oleh Arnold sebagai adik kandungnya sendiri dan Casandra sebagai teman masa kecil yang berada disamping Arnold banyak tidak mengetahui sisi buruk tuan mudanya itu.
Untuk itu Emily lagi – lagi merasa sangat bersalah jika sampai harus menjadi mata – mata untuk Crystal dengan melaporkan semua pergerakan Arnold.
Awalnya Emily menyanggupi akan membantu Crystal karena menganggap gadis itu ingin meminta bantuannya mengenai Enrico atau musuh – musuhnya saat ini.
Siapa sangka, demi menyenangkan calon istri majikannya itu dia harus berkhianat kepada tuan mudanya yang karena sudah terlanjur bucin mengiyakan apa saja keingginan Crystal.
“ Kuharap…tindakanku kali ini tidak salah…”, batin Emily mendesah pasrah.
Jika mengingat pertemuan gadis itu dengan Elisabeth beberapa hari yang lalu waktu membahas masalah pernikahan, Emily bisa menangkap jika Crystal sedikit ragu waktu nyonya besarnya itu meminta kedua keluarga bertemu untuk membahas masalah tersebut.
Tapi melihat kecemburuan Crystal terhadap Casandra, Emily sangat yakin jika gadis itu juga ada perasaan dengan tuan mudanya.
Namun, Emily juga masih belum yakin apa yang membuat Crystal terlihat sedikit ragu untuk menikah dengan Arnold.
“ Kurasa aku harus cari tahu akan hal itu, agar tuan muda bisa bahagia…”, guman Emily sedih.
Mengingat pembicaraannya dengan dokter Philip sebulan yang lalu. Emily sangat takut jika Crystal akan meninggalkan Arnold.
Mengingat tuan mudanya itu sudah sangat mencintai gadis itu meski kadang dia tidak bisa mengungkapkan perasaannya secara gamblang kepada Crystal.
Diberi amanat oleh Elisabeth yang telah menolongnya dari keterpurukan, Emily yang sudah bertekad tidak akan menikah karena trauma dengan laki – laki berjanji akan mengabdikan seluruh hidupnya buat keluarga Lincoln dan membuat Arnold bahagia.
Dan sumber kebahagiaan tuan mudanya saat ini adalah Crystal. Maka dari itu, dia akan berupaya sekuat tenaga agar Crystal selalu berada disisi Arnold selamanya.