
Keesokan harinya di sebuah cafe dua orang lelaki sedang duduk, mereka sedang mengeluh mengenai kehidupan nya.
"Gue heran anak gue sensitif banget." Ucap Devin.
"Lah apalagi anak gua, udah gak bisa di jarak sama emak nya." Balas Nathan, ya lelaki itu adalah Devin dan Nathan.
"CK, mamp*s." Ledek Devin, kini mereka berada di cafe ganteng.
Kai datang dengan menyentil telinga Nathan hingga membuat lelaki itu menggaduh lalu menoleh, Kai tertawa tanpa dosa.
"Shiiiitttt." Umpat Nathan.
"Ngapain kalian disini?" Tanya Kai.
"Kepo amat jadi orang, kakak sendiri ngapain disini?" Tanya Nathan.
"Menghilangkan penat." Kekeh Kai, membuat Nathan dan Devin mencibir.
"Tumben Kean dan Tio gak sama Lo Kai." Tanya Devin.
"Yaelah Kean sama Tio mah pasangan bahagia, mana ada mereka penat sama istrinya." Ucap Nathan.
"Heh, Lo penat pasti gara-gara sekarang si Niken galak kan hayo ngaku." Ledek Devin.
"Niken bukan galak lagi, sekarang dia malah lebih fokus sama nathia." Ucap Nathan, tiba-tiba Kean dan Tio muncul dan duduk di samping Nathan juga Devin.
Tio menatap wajah murung Nathan, Ia dan Keanu bingung kenapa Nathan memasang wajah murung nya.
"Kamu kenapa?" Tanya Kean, Nathan pun menoleh.
"Tukar istri mau gak yan?" Tanya Nathan, sontak Keanu menolak dengan cepat.
"Ngarang, gak lah enak aja." Ucap Keanu, Devin dan Tio tertawa.
"Bisa-bisanya si Nathan ngajak tukar istri, padahal dia sendiri tahu Jagan kan buat tukar natap Dena aja si Kean mendelik." Ucap Devin.
"Lagian kamu kenapa, ada masalah sama Niken?" Tanya Keanu heran.
"Niken galak, udah galak sekarang malah lebih perhatian sama Nathia." Ucap Nathan Tio dan Keanu tersenyum tipis.
"Wajah lah anak Lo kan cewek nath, jadi Niken pasti lebih over sama nathia." Ucap Tio.
"Emang ya di antara kita yang waras Tio sama Kean doang." Kekeh Devin, kini mereka terdiam dan menatap barista yang membawa makanan dan minuman untuk mereka.
"CK, masih hidup Lo." Ucap Nathan sinis.
"Hidup lah, kalau gak hidup yang di depan Lo siapa mas." Jawab si barista.
"Si Nathan lagi datang bulan apa, tiap ketemu barista sensi Mulu." Ucap Tio tertawa.
"Tau, temen Lo ni mas. Heran gue kenapa si Lo ada masalah hidup apa, sini cerita sama gue." Ucap barista itu, membuat Kai, Devin dan Tio tertawa namun Kean lelaki itu hanya diam tanpa ekspresi.
"CK, Lo mana ngerti masalah gue. Lo sendiri aja jomblo." Ejek Nathan.
"Cih, sok ganteng Lo." Sengit nya.
"Gue emang ganteng mas, Lo gak nyadar." Kekeh nya, kali ini baru lah Kean tersenyum tipis melihat keberanian barista itu.
"Ganteng doang tapi Masi jomblo." Ledek Nathan.
"Lah, gue heran ya mas ya kenapa bini Lo mau sama Lo. Secara dia cantik imut gitu, lah lakinya." Ujar nya, kini Nathan yang sedang kesal pun terus meledek barista itu.
"Terus aja terus sampe saya kelar makan dan pergi dari sini." Sindir Keanu, membuat Nathan dan barista itu langsung bungkam.
"Daripada ladenin Lo mending gue balik kerja." Ujar nya, Nathan pun hanya mendelik tajam.
Kini para papi dan Daddy muda itu makan dengan lahap, Nathan melihat wajah tenang Keanu dan Tio.
Dapat dipastikan jika istri mereka tidak membuat masalah, namun jika tata dan Dena membuat masalah juga tetap saja Kean dan Tio tidak akan buka mulut sedikit pun.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading ππ€ jangan lupa like komen dan vote nya ππ
A**: Oke selamat berkhayal π
N: π²π²π² Makin lancar hallu gue π€ͺ
A: Bagus kan π
N: Ishπ
A: ππππ*