
Kini para tamu mulai fokus kepada tuan Richard yang sedang memberikan sambutan, dan tak lupa tuan Richard memperkenalkan para besannya.
Dari mulai memperkenalkan orang tua Karen yang berstatus sebagai mertua Kai, dan memperkenalkan orang tua Niken yang menjadi mertua dari Nathan. Terakhir tuan Richard memperkenalkan ayah Rio besan nya sendiri yang berstatus sebagai mertua Keanu putra semata wayangnya.
Tamu tiba-tiba riuh saat mendengar nama ayah Rio yang memiliki marga Artadinata, mereka benar-benar merasa tidak menyangka jika tuan Richard akan berbesanan dengan ayah Rio.
Para tamu tidak begitu mengenal orang tua Niken dan Karen, namun mereka banyak mendengar tentang ayah Rio pembisnis ternama di negara nya.
"De gue gak nyangka kalau ayah Lo tuan Artadinata." Ucap Devin, membuat Dena melengos.
"Nama gue aja ada nama ayah gue nya Devin." Ucap Dena malas.
Beberapa tamu banyak berbisik beberapa orang merasa curiga jika pernikahan Dena dan Kean adalah pernikahan bisnis, namun tuan Richard langsung menjelaskan bahwa pernikahan Dena dan Kean murni karena cinta.
Tidak ada paksaan dalam pernikahan anak-anak mereka, dan tuan Richard juga menjelaskan bagaimana mungkin ia akan melakukan itu kepada putra kesayangannya.
Julian, Mae, Carl, Anna, Dio dan Mei menatap Keanu yang terlihat biasa saja. Mereka merasa kagum dengan Kean yang tidak memperlihatkan dirinya sebagai putra kesayangan.
"Anak kesayangan coy, beda." Ledek Devin.
"Diem apa Lo diem." Ucap Nathan memasukkan cake ke mulut Devin.
Setelah itu ayah Rio pun memberikan sambutan, ia merasa senang karena keluarga tuan Richard begitu menyayangi Dena putri bungsu nya.
Bahkan ayah Rio merasa bersyukur karena Dena memiliki suami seperti Keanu, yang bisa menggantikan dirinya untuk menjaga Dena.
Setelah melakukan itu ayah Rio dan tuan Richard turun dari panggung, Dena menghampiri sang ayah lalu memeluk nya.
"Ayah kenapa mengatakan semua itu, ayah akan selalu bersama dengan Dena." Lirih nya, ayah Rio tersenyum lembut kepada Dena.
"Tentu saja ayah akan selalu bersama dengan mu, tapi kau harus tau nak usia siapa yang tahu." Ucap ayah Rio, mengecupi wajah cantik putrinya.
Kini mereka sudah duduk di meja para keluarga, Oma menatap Dena yang begitu menyayangi ayah Rio.
"Ayah harus sehat, tidak boleh kenapa-napa. Dena bisa seperti ini karena ayah, Dena ingin selalu bisa melihat ayah tersenyum bahagia." Ucap Dena. Devin, Tio dan Nathan tidak menyangka jika gadis jutek seperti Dena bisa seperti itu kepada ayah nya.
Mereka fikir Dena orang yang cuek di keluarga nya, namun ternyata tidak. Pantas saja Keanu rela mengejar Dena tanpa mempedulikan nyawa nya.
"Ayah titip Dena yan, hanya kamu yang ayah percaya untuk menjaga putri bungsu ayah." Ucap ayah Rio.
"Ayah tenang saja, Kean akan selalu menjaga Dena." Jawab nya, merekapun tersenyum.
Kini ayah Rio dan tuan Richard membicarakan tentang perusahaan mereka, begitupun dengan Justin yang ikut berbincang.
"De si El mana?" Tanya tata.
"Sama suster, Kean sengaja jauhin El dari keramaian takut El ngerasa gak nyaman." Ucap Dena.
"Lah gue kangen de." Ujar tata.
"Nanti Lo ke kamar gue aja si ta, lagian Kenzo mana." Ujar Dena.
"Kenzo mah tidur dia sama suster." Ucap tata, Dena pun mengangguk.
"Incess mana Chik?" Tanya Karen.
"Lah kakak, inces mana mau di tempat ramai begini. Diamah pasti lagi main Ludo di kamar sama suster nya." Ujar Chika nyeleneh.
"Lo, yang benar saja anak Lo main Ludo." Ucap Dena, Chika hanya tertawa kecil.
"Serius amat de, intinya anak gue pasti lagi di kamar udah Lo tenang incess mah aman." Ucap Chika, Dena dan Tata selalu menanyakan Devika.
Sementara tata kadang ia menanyakan kyra, dan nathia kepada Karen dan Niken. Karena tata begitu menyukai Kyra dan juga nathia yang sangat menggemaskan.
Di dalam kamar Dena dan Kean melihat El yang sudah terlelap, lelaki itu memeluk Dena dan menciumi wajah cantik istrinya.
"Emmmhhh." Lenguh Dena.
"Aku ingin." Bisik Keanu, Dena menatap Kean sendu.
"Tapi El sedang tidur." Ucap Dena menatap putranya, yang terlihat kelelahan.
Keanu menggendong tubuh Dena ke kamar mandi, ia menyalakan air dan memulai aksinya.
Kean menc*m*u b*b*r Dena dan tangan nya pun tak tinggal diam, ia sudah menahan nya selama pesta berlangsung.
Melihat Dena mengenakan pakaian seperti itu membuat jiwa lelaki Keanu meronta-ronta, setelah melakukan pemanasan merekapun melakukan nya.
Satu jam berlalu dan kini keduanya keluar dari kamar mandi dengan keadaan rambut basah, Kean membantu Dena mengeringkan rambutnya dan mereka berdua tidur dengan saling berpelukan.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
***N**: Si Kean berasa lagi bulan madu kek nya 🤣
A: Lah suka bener kalo ngomong Uun 😂
N: Kean mah malam pertama nya tiap hari 🤣
A: Gak gitu juga konsep nya Marni 😌
N: Pengen tukar posisi sama Dena 😭
A: ooooo tidak bisa 😂
N: Ampun dah solimi banget 😌
A: 🤣🤣🤣*
.
.
.
.
.