
Satu Minggu berlalu terlihat seorang gadis sedang berlari pagi di sekitaran taman, ia terlihat begitu cantik dan manis.
Dari kejauhan seorang lelaki menatap tersenyum kepada gadis itu, ia berlari mendekati gadis yang sedang berjalan menuju danau buatan disana.
"Hai." Sapa nya, gadis itu menoleh dan tersenyum.
"Kakak ada dimana-mana ya." Ucap Ayaza.
"CK, kayaknya kita jodoh deh za kok ketemu Mulu ya." Goda Kenzo, Ayaza tertawa kecil.
"Kita tunggu di titik terbaik menurut takdir aja kali ya." Kekeh Ayaza, Kenzo tertawa kecil. Ini yang ia suka dari Ayaza gadis itu tidak pernah bersikap berlebihan saat berada di dekat Kenzo.
"Hmmmmm, kamu udah sarapan belum?" Tanya Kenzo, Ayaza menggelengkan kepalanya.
"Kita sarapan dulu yuk, gabaik juga lari-lari dalam keadaan perut kosong." Ucap Kenzo.
"CK, perhatian banget si bang." Goda Ayaza, Kenzo terlihat salah tingkah saat kelakuan solimi Ayaza dalam mode on.
"Perhatian lah, yakali mau biarin anak orang kelaparan." Kekeh Kenzo.
"Untung anak orang ya kan, bukan anak kita berdua. Eeeeaaaaaakkkk." Ujar nya, oh God setelah Felly ada Ayaza yang suka sekali membuat orang lain salah tingkah.
"Nanti deh kalau pengen anak, kita beli di mall." Kekeh Kenzo, keduanya berjalan menuju tempat makan dekat taman tersebut.
"Kenapa gak minta aunty tata saja." Ucap Ayaza.
"Itu namanya adik girls bukan anak." Ucap Kenzo mengacak rambut Ayaza.
"Haha benar juga." Ujar nya, Kenzo tersenyum keduanya sudah masuk ke dalam restoran itu.
"Kamu lagi sibuk apa za?" Tanya Kenzo.
"Sibuk gangguin mommy sama Daddy dan kerja Mulu." Ucap gadis itu.
"CK, dasar." Kekeh Kenzo, dari kejauhan ada seseorang yang menatap keduanya.
"Ternyata apa yang dikatakan papi benar, aku gak boleh egois mengenai hati." Lirih orang itu, untung saja ia sudah mulai membuka hatinya untuk orang lain.
Saat sedang makan mata Ayaza menangkap orang yang dikenal nya, ya orang yang sejak tadi memperhatikan Aya dan Kenzo.
"Kak Kenzo." Panggil Ayaza.
"Hmmmmm." Sahut Kenzo.
"Aya boleh nanya sesuatu gak." Ucap Ayaza, Kenzo mengangguk.
"Kakak kenapa belum punya pacar?" Tanya Ayaza.
"Pengen nya langsung calon istri gimana tuh." Jawab Kenzo, Ayaza memutar bola matanya.
"Selama ini kak Kenzo bersikap dingin dan datar seperti kak El, tapi kenapa kalau sama Aya kakak ngeyel." Ujar nya, Kenzo tersenyum dan melahap makanan nya.
"Karena sikap aku akan seperti ini jika bersama dengan orang yang bikin aku nyaman." Ucap Kenzo, Ayaza diam gadis itu bingung harus mengatakan apa lagi.
Setelah selesai makan Kenzo mengantarkan Ayaza pulang ke rumahnya, karena memang gadis itu tidak membawa mobil.
Saat masuk kedalam rumah Ayaza langsung menjatuhkan tubuhnya di atas sofa, Dena yang melihat itu merasa heran.
"Kenapa nih balik-balik lesu begitu." Ucap Dena.
"Aya capek mom." Ujar nya, Dena tertawa kecil.
"Mom mau kemana?" Tanya Ayaza.
"Mom mau ke toko kue, bukankah kamu meminta mom untuk mengundang kak Felly." Ucap Dena, wajah lesu Ayaza berubah menjadi wajah bahagia.
"Benarkah? Mom gak bohong kan ya." Ujar nya.
"CK, untuk apa mom bohong." Balas Dena, kini Ayaza pun berlari ke kamar nya.
Ia ingin beristirahat agar saat malam nanti Ayaza tidak terlihat lesu dimata Felly, wanita yang dianggap sebagai kakak nya itu.
...
Di kediaman Kai seorang gadis sedang duduk termenung, Kyra merasa bosan jika terus dirumah.
"Nathia tumben amat itu anak gak kesini." Ucap Kyra.
"Tinggal kamu samperin aja sayang apa susah nya." Ucap Karen.
"Males jalan aku mi." Jawab Kyra.
"Terbang dah pake sayap ayam di kulkas banyak." Ceplos Karen, Kyra mendengus mommy nya ini tidak pernah benar jika memberikan ide.
"Ish, gimana ceritanya terbang pake sayap ayam." Dengus nya, Karen tertawa wanita itu pergi menuju kamar nya.
Sementara Kyra menatap kepergian sang mami, ia mengingat kembali kejadian tadi pagi. Kyra tersenyum akhirnya ia bisa melihat senyum tulus Kenzo.
"Jaga adik Kyra baik-baik ya Ken, kalau sampai Ayaza sakit hati aku pites palamu." Gumam nya, biarpun Kyra tidak sering bertemu dengan Ayaza. Tapi jujur saya gadis itu begitu menyayangi Ayaza, apalagi kalau mengingat cerita sang mami yang menceritakan kebaikan Dena dulu kepada Karen dan Kai.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan ***vote nya 🙏😉
A**: Dikit dulu ya lagi gaada pencerahan 🙃*
N: Gak apa-apa yg penting up 😂
A: Iya si bener juga kan 😁
N: Semangat Thor 😁
A: Yook semangat yok😂
N: 🤗🤗🤗