
Di sebuah rumah besar terlihat seorang gadis menuruni anak tangga, gadis itu tersenyum senang saat melihat kedua orangtuanya yang sedang menatap nya.
"Anak mami kenapa senyum-senyum sendiri nih?" Tanya Karen, memeluk putrinya.
"Tau nih, kamu salah minum obat ya." Ucap Kai, membuat Kyra mendengus.
"Yang benar saja, aku itu sedang bahagia Pi." Ujar nya.
"Bahagia? Karena apa, kau mendapatkan semb*ko." Ucap Kai ngasal membuat anak dan istrinya emosi.
"Papi, ish mami kok mau-maunya si nikah dan punya suami kaya papi." Dengus Kyra membuat Kai tercengang.
"Anak solimi, kalau tidak ada papi mana ada kamu di dunia ini." Kesal Kai.
"Kalian itu kenapa malah berdebat, bisa tidak akur sehari saja." Pekik Karen.
"Papi yang mulai, papi selalu saja membuatku kesal." Ujar Kyra.
"Baiklah apa yang membuat kamu bahagia nak?" Tanya Karen.
"Hari ini aku pergi bersama dengan Kenzo." Ucap nya, Karen tersenyum begitupun dengan Kai.
"Benarkah, kau tidak memaksanya girls." Ujar Kai, ia tidak ingin putrinya terluka karena mencintai lelaki yang tidak mencintai nya.
"Memaksa?" Tanya Karen.
"Iya aku suka memaksa Kenzo untuk pergi bersamaku, dulu dia selalu mengikuti permintaan ku. Namun sekarang Kenzo lebih sering menolak dan menghindar." Ucap Kyra, membuat Karen dan Kai saling pandang.
"Lalu?" Tanya Karen.
"Bahkan tadi kami bertemu dengan Ayaza dan Kevan, saat Ayaza akan pulang Kevan dan Kenzo berebut ingin mengantar nya pulang." Ucap Kyra jujur.
"Ayaza bersama dengan Kevan?" Tanya Kai.
"Hmmmmm, tapi itu karena kevan yang memaksa Ayaza agar pergi bersama dengan nya." Balas kyra lagi, sebenarnya Kyra gadis yang baik. Ia begitu mempedulikan Ayaza, mungkin Kyra sedikit cemburu karena Kenzo dan kevan memperebutkan Ayaza.
"Sudah kuduga, anak-anak Kean yang mana si yang mudah untuk di dekati. Bapak nya aja super dingin kaya gunung es." Ucap Kai.
"Tapi menurut aku Ayaza gak begitu dingin." Ucap Karen.
"Jangan melupakan Dena yang dulu sangat sulit untuk di dekati honey, asal kamu tau Tio dan Devin itu korban nya Dena. Mereka mengejar Dena namun yang mendapatkan nya Keanu laki-laki yang tidak memperlihatkan ketertarikan nya." Ucap Kai, perkataan Kai membuat Karen dan Kyra tertarik mendengar cerita Dena.
"Benarkah? Uncle Devin dan uncle Tio menyukai aunty Dena?" Tanya Kyra.
"Ya itu dulu, tapi sayang nya uncle mu Keanu yang lebih cepat mendapatkan Dena." Ucap Kai.
Kyra pun terdiam, ia memperhatikan sikap Devika, Nathia dan Ayaza yang juga seperti itu. Diam dan banyak disukai oleh orang lain, namun mereka bersikap biasa saja. Sementara dirinya justru memperlihatkan rasa tertarik nya kepada Kenzo.
"Apa yang kamu fikirkan?" Tanya Karen kepada putrinya.
"Apakah aku harus seperti aunty Dena yang sulit untuk di dekati." Ucap Kyra membuat Kai tertawa.
"Mana sempat Marni, belum apa-apa kamu sudah mepet Kenzo duluan." Ledek Kai.
"Papi ihhh, aku kan bisa mulai semuanya dari sekarang." Kesal Kyra.
"Ingat, kamu tidak boleh terobsesi kepada Kenzo Kyra. Jika dia tidak mencintai kamu maka lepaskan dia, kamu tidak tahu kepada siapa Kenzo akan memberikan hatinya. Jika bukan kepadamu maka kamu harus menerima nya dengan lapang dada." Ucap Kai, berhasil membuat Kyra menunduk.
Kyra mengingat bagaimana Kenzo yang sedang tertawa dan berbincang dengan Nathia di ganggu oleh nya, hingga membuat Nathia memilih untuk meninggalkan dirinya dan Kenzo.
"Jika dia jodoh kamu dia tidak akan kemana, percayalah Tuhan akan memberikan yang terbaik untuk kamu." Ucap Karen, Kyra tersenyum dan menatap mami nya.
"Tapi jika aku masih terus berusaha boleh kan." Ucap kyra.
"Boleh, tapi jangan berlebihan." Ucap Kenzo, Kyra pun mengangguk.
Gadis cantik itu memeluk papi dan mami nya, ia bersyukur memiliki orang tua yang begitu menyayangi nya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
Yok mampir yok ke (JURNEY OF LOVE) ramein jangan lupa like sama di vote juga 😁
N**: Sadarlah Kyra, kamu hanya akan mendapatkan luka jika kamu berjuang sendirian 😊
A: Karena sejatinya cinta itu melihat orang yang kita cintai bahagia, meskipun bukan bersama kita 😊
N: Jika kamu benar-benar mencintainya maka kamu akan mengutamakan kebahagiaan nya 🤗
A: Dan jika kamu benar-benar mencintainya, kamu tidak akan membuat nya merasa tidak nyaman. Biarkan dia memilih jalan hidupnya tanpa dipenuhi oleh bayang-bayang kamu yang sama sekali tidak ia harapkan 😊
N: Ini kata-kata Lo ngapa nyesek amat dah 😒
A: Soalnya gue bukan nak bucin 😂
N: Hilihhh pantesan 😒
A: 😂😂😂*