Love Destiny

Love Destiny
Epson 366



Keesokan harinya seorang lelaki sedang duduk di ruang makan bersama dengan keluarga nya, Dena menatap wajah El yang terlihat tak semangat.


"Apa yang sedang kamu fikirkan boy?" Tanya Dena.


"Tidak ada mom." Jawab El, Dena tersenyum ia tahu jika putranya sedang berbohong.


"Kau tidak pandai berbohong kepada mommy mu El, aku mom mu yang merawat kamu sejak kamu kecil. Katakan apa yang kamu fikirkan." Ucap Dena, Keanu mengalihkan perhatian nya kepada putra kesayangannya itu.


"Aku hanya kefikiran tentang Felly mom." Ucap El, Dena dan Kean pun tersenyum ia tahu apa yang di khawatir kan oleh putranya.


"Tenanglah boy selama kamu pergi kami juga akan menjaga Felly, jangan fikirkan hal itu lagi." Ucap Dena, dan Keanu menyetujui ucapan sang istri.


Setelah selesai sarapan Kean dan Dena mengantarkan putranya menuju Bandara, mereka akan melepaskan putra tersayang nya.


Saat Rafael berjalan untuk pergi seseorang berteriak memanggil namanya, berlari ke arah nya dengan merentangkan kedua tangan.


"Rafael Kavindra Richard." Panggil nya, El Dena, Keanu dan Ayaza pun menoleh kepada sumber suara.


Senyum Rafael muncul saat tahu jika yang memanggil nya adalah Felly, ya wanita yang sangat dicintainya. Felly menubruk tubuh tegap El dan memeluk nya dengan erat.


"Aku ingin melepaskan rinduku dulu tolong diamlah sebentar." Lirih Felly, Dena dan Keanu tersenyum senang saat melihat El yang membalas pelukan Felly dengan erat.


"Aku akan segera kembali untuk mu sayang." Ucap El, Felly mengangguk.


"Hmmmmmm, aku tahu baik-baik disana jangan pernah melirik wanita manapun." Ujar nya, El tertawa kecil mengecup kening Felly.


"Kamu juga baik-baik disini oke." Ucap El, Felly mengangguk Dena menghampiri Felly dan merangkul pundak Felly.


"Ayok sayang." Ajak Dena, Felly dan Dena pun pergi saat melihat El sudah tak lagi ada di hadapan mereka.


(Rafael Richard, kau adalah lelaki pertama yang membuatku emosi, kesal, salah tingkah laku jatuh cinta. Aku harap sejauh dan selama apapun kamu pergi, aku tetap menjadi wanita satu-satunya untukmu. Aku tetap menjadi gadis yang kau cintai, dan aku harap kita bisa sama-sama menunggu. Aku tunggu kembalimu kepadaku.) Batin Felly.


...


Beberapa hari berlalu kini terlihat seorang gadis cantik tengah berjalan di sebuah taman, seorang anak kecil terlihat berlari di hadapannya dengan bahagia.


Kyra Zivanna Richard, gadis itu tersenyum mengingat masa kecil nya ia merasa lebih bahagia saat dirinya masih kecil.


Kyra duduk di sebuah kursi taman tatapan nya lurus kedepan, ia merasa hidupnya berbeda dengan dulu. Dulu kebahagiaan selalu ia dapatkan, apa yang diinginkan begitu mudah ia dapatkan.


"Cukup Kyra ini bukan waktunya lagi kamu selalu menyukai hal yang sama dengan apa yang disukai oleh Nathia, kenapa kamu selalu tertarik dengan hal-hal di sekitar Nathia." Lirih nya, Kyra mengingat bagaimana Nathia yang lebih mengutamakan kebahagiaan Devika.


Dan kali ini ia tak akan mengulangi kesalahan yang sama, dulu dia sangat egois mengenai Kenzo dan kini ia tahu kenyataan bahwa Kenzo malah menyukai Ayaza yang ternyata adik sepupunya.


"Apa aku boleh duduk disini?" Tanya seseorang membuat Kyra menoleh.


"Duduk saja." Jawab Kyra datar.


"Sepertinya ada yang menggangu fikiranmu nona." Ucap nya, Kyra tak peduli ia tidak mengenal lelaki itu.


"Itu bukan urusanmu." Ucap Kyra, lelaki itu tertawa kecil. Kenapa setiap wanita yang di temuinya selalu memasang wajah datar dan judes.


Tapi tunggu apakah ada wajah datar dan jutek selain keluarga Richard? Ah, mungkin ada hanya saja Kyra tidak mengetahui nya.


"Laku kenapa kau menceritakan nya kepadaku? Apa aku harus menjadi pendengar mu begitu." Sengit Kyra, lelaki itu tertawa kecil.


"Kau begitu mirip dengan gadis cantik itu, hanya saja kau terlihat lebih feminim daripada dirinya." Ujar nya lagi, Kyra jengah ia memutuskan untuk pergi dari tempat itu.


"Katakan hal itu kepada gadis yang kau maksud, jangan katakan itu kepadaku. Dasar aneh!" Sinis nya, Kyra pun pergi membuat lelaki itu menatap kepergian Kyra.


Ada rasa aneh saat melihat Kyra, kenapa wajah Kyra begitu familiar di ingatan nya. Apakah ia pernah melihat Kyra? Atau mungkin ia yang memang aneh karena menemukan gadis seperti Kyra.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Happy reading πŸ€—πŸ˜‰ jangan lupa like komen dan vote nya πŸ™πŸ˜Š


N: Gue penasaran sama itu laki, apakah laki yang sama apa gimana Thor πŸ™„


A: Gak tau gue aja yang nulis bingung Uun 😌


N: Thor Lo kayak nya mau ngajak gelud ya sama gue 😏


A: Gue gatau Uun pencerahan gue lagi redup ini, kurang lancar jadinya😭


N: Sabar Thor sabar, kita ngopi dulu ayok πŸ˜‚


A: Kaga suka kopi gue 😌


N: Yaudah gue aja yang ngopi sendirian πŸ˜‚πŸ˜‚


A: πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’


N: πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚