Love Destiny

Love Destiny
Epson 339



Kini mereka semua sudah tiba di markas milik keluarga Richard, mereka semua memberikan laporan kepada Dena. Saat mendapat kabar dari Felly jika orang tua kedua anak itu berada di ams*****m Dena langsung menyuruh orang kepercayaan nya menangkap mereka.


Rafael menatap Felly yang terlihat tenang, bagi Rafael Felly adalah wanita paling tenang yang pernah ia temui.


"Kamu tidak apa-apa bukan? Mom dengar mobil kalian kena tembak." Ucap Dena, Rafael mengernyit menatap Felly.


"Tidak kami tidak apa-apa." Jawab Felly, oh my lihatlah Felly gadis itu benar-benar tenang.


Sampai mereka tidak ada yang menyadari jika Felly dan Rafael memiliki hubungan, setelah selesai dengan misi Felly memutuskan untuk kembali ke rumah nya.


Kini Felly berada di atap rumah ya atap rumah Felly seperti lapangan karena tuan James sering bepergian menggunakan helikopter, Rafael berjalan dari kejauhan melihat gadis nya yang sedang berbaring menatap indahnya langit malam.


"Lelah?" Tanya El, lelaki itu duduk di samping Felly membuat Felly melirik nya.


"Tidak, hari ini sangat menyenangkan." Ucap Felly, El tertawa kecil mengelus kepala Felly.


Lelaki itu memindahkan kepala Felly ke atas pahanya, Felly tersenyum melihat kepedulian Rafael.


"Apa yang sedang kamu fikirkan?" Tanya El, Felly menatap manik mata Rafael.


"Aku merindukanmu." Lirih nya, El tersenyum tipis sebenarnya El juga merindukan Felly.


Beberapa hari ini El dan Felly begitu jauh karena kejadian ini, Rafael mengelus kepala Felly memberikan kenyamanan untuk Felly.


"Apakah hanya kamu yang rindu, aku juga rindu." Ucap El, menunduk menatap Felly.


"Meleleh hati Adek bang." Ucap Felly, El tertawa kecil.


"Sayang." Panggil El, Felly terkejut dengan panggilan itu ini pertama kalinya El memanggil nya sayang.


"Teriak boleh gak si, kok kaya ada bunga-bunga keluar dari dalam sini." Ucap Felly, memegang dada nya yang berdegup.


"CK, ngapain teriak." Ucap Rafael.


"Kamu kenapa? Kamu jangan bikin aku salah tingkah ah kan gak lucu." Ucap Felly, biasanya ia yang akan menggombali Rafael.


"CK, baper anak curut." Goda El, Felly mencibir.


"Bapeureu lah yakali enggak, lagian si tiba-tiba manggil sayang calon suami." Ucap Felly balik menggoda.


"Suami gak tuh." Kekeh El.


"Suami lah tapi gak tau kapan jadi suami nya bang." Ledek Felly, kali ini wajah Rafael yang merona.


"Bee gak boleh gitu gak boleh." Ucap El.


"Bilang aja meleleh hati Abang dek." Ledek Felly, El tertawa lelaki itu membangunkan Felly dan memeluk Felly.


Lagi-lagi membuat Felly terkejut ini pertama kalinya ia dipeluk setelah menjadi kekasih, eh sering deng cuma Felly saja yang selalu merasa kali pertama.


"Kenapa?" Tanya Felly, saat Rafael melingkar kan tangan nya di perut wanita itu.


"Gak apa-apa, nanti disini ada Rafael junior." Felly tertawa lepas, oh my lihatlah kekasih nya ini benar-benar lucu bukan.


Bagaimana Felly bisa berpaling jika Rafael seperti ini, bahkan untuk melirik lelaki lain saja Felly tidak ada waktu.


"Kamu kok malah dukung aku ngayal si bee." Ucap Rafael.


"Gak apa-apa demi El gak apa-apa, yang penting El bahagia." Ucap Felly, El tersenyum lelaki itu melepaskan pelukannya dan duduk berdampingan dengan Felly.


Felly menyandarkan kepalanya di bahu El, sementara lelaki itu mengelus kepala Felly lembut. Hal yang paling Felly sukai dari seorang Rafael.


"Nyaman ya sist." Kekeh El.


"Bukan lagi bang ini nyaman nya gada obat." Ucap Felly, El dan Felly menatap bintang di langit bersama.


El berjanji akan selalu menjaga Felly apapun yang terjadi, setelah kejadian ini El semakin yakin jika Felly memang di takdirkan untuk bersamanya. Karena Felly benar-benar menerima Rafael dan keluarga Rafael dengan baik.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉


N**: Itu El semalam sama gue begitu Thor, kita liat bintang bareng romantis kan 😁*


A: Yaaaakkk, Uun kalau lamar Lo penuh sama petasan percayalah itu gue pengirim nya 😒


N: Lo dendam amat Thor sama gue heran 😂


A: Lo yang mulai udah tau El punya gue pake ngaku-ngaku 😏


N: Kan bagi dua, Lo istri tua gue istri muda Thor 😂


A: Kaga mana ada begitu, gue gak rela jadi gak usah berbagi 😒


N::Thorrr sama elo seminggu sama gue sebulan juga gak apa-apa sumpah 😂


A: Kagak..... mau sama gue setahun sama elo sehari juga kaga bakal gue kasi 😒


N: Oke fiks gaes ini gambaran othor ke pacar nya nanti, gabaka mau di bagi jadi gausah diganggu 😂


A: Solimi sekali anda 🤣


N: 😂😂😂