
Siang hari El pergi ke kampus di susul oleh Kenzo yang berjalan di belakang nya, Kenzo menepuk pundak Rafael dan tersenyum.
"Kamu kenapa?" Tanya El heran.
"Tidak apa-apa, siang ini sibuk tidak?" Tanya Kenzo.
"Tidak, ada apa." Jawab El.
"Oke fiks aku mau main ke rumah kamu El." Ujar nya.
"CK, biasanya juga tidak ijin." Kekeh Rafael.
"Ish, sopan dikit lah jangan main nongol aja." Ucap Kenzo, kini keduanya duduk di kantin kampus.
"Hai." Sapa kyra dan Devika.
"Hmmmmm." Ucap El, Kenzo tertawa melihat respon El yang cuek.
"Kenzo siang ini sibuk gak?" Tanya kyra.
"Aku?" Tanya Kenzo.
"Iyalah kamu, memang nya aku ngomong ke siapa lagi ." Kekeh kyra, El hanya menatap Kenzo datar.
"Aduh sorry ya Ra aku siang ini ada urusan." Ucap nya jujur, El tersenyum melihat kejujuran Kenzo.
"Yah, padahal aku mau ajak kamu nonton bareng." Lirih kyra, lalu gadis itu mendongak menatap El dengan wajah berbinar.
"El tidak sibuk kan?" Tanya nya, El mengernyit.
"Sibuk Ra aku sibuk, kamu pergi sama Devika saja ya." Ucap El, membuat kyra mencebikan bibirnya.
"Rame bener ada apa nih?" Tanya nathia yang baru saja tiba.
"Demo Nat kita lagi demo." Jawab El ngasal.
"Ish, yang benar saja Rafael." Ucap nathia, kini gadis itu duduk di samping El dan menatap Devika juga kyra.
"Kalian kenapa, Ra kamu kenapa?" Tanya nathia.
"Bete aku Kenzo siang ini ada urusan." Jawab nya, nathia mengernyit lalu menatap Kenzo.
(Ada hubungan apa mereka berdua, kenapa kyra kelihatan kesal karena Kenzo sibuk.) Batin nathia, kini Kenzo menatap nathia intens.
"Kamu ngapain liat-liat." Sengit Nathia membuat El tertawa.
"Percaya diri sekali anda." Ceplos Kenzo.
"El, siang antar ke toko buku yuk." Ajak nathia.
"Eh, gak ya El hari ini ada urusan sama aku." Ucap Kenzo membuat kyra bingung.
"Kalian ada urusan bareng? Urusan apa?" Tanya kyra membuat Kenzo kelabakan.
"Itu apa kita_kita mau pergi ke_" Ucapan Kenzo terhenti saat nathia bersuara.
"Yasudah, kalau begitu aku minta antar kepada Ayaza saja." Ujar nya, Kenzo mengangguk iya in aja daripada ribet.
...
Sepulang dari kampus nathia tidak jadi pergi bersama ayaza ke toko buku, karena kyra meminta dirinya dan Devika untuk ke apartemen nya.
Kyra gadis itu memiliki apartemen meskipun jarang di tempati, kini ketiga gadis itu menatap kyra yabg sedang menunduk sedih.
"Iya Ra benar, kalau emang Kenzo suka sama kamu dia akan balik ke kamu kok." Ucap nathia, sebenarnya nathia ada tertarik kepada Kenzo namun ia lebih mementingkan perasaan kyra.
"Nath aku mau bicara." Ucap Devika, menarik tangan nathia.
Kyra menatap kepergian Devika dan nathia, kini mereka pergi ke dapur apartemen kyra.
"Ada apa?" Tanya nathia.
"Kamu mau sampai kapan kaya gini nath?" Tanya Devika sendu.
"Sampai waktu yang menjawab bahwa dia memang bukan untukku Vika." Jawab Nathia.
"Tapi aku tahu kamu suka dia." Ucap Devika.
"Dan dia tidak suka aku bukan, lalu untuk apa aku memikirkan nya. Biarkan saja semua berjalan mengalir seperti air." Ucap nathia, kini gadis itu menatap Devika.
"Lalu bagaimana dengan kamu, bukankah kamu juga menyukai Kenzo?" Tanya nathia ragu.
"Apa? Aku suka sama Kenzo?" Pekik Devika terkejut.
"I_iya bukankah kamu juga menyukainya?" Tanya nathia.
"Oh God, itu tidak mungkin dan tidak akan pernah terjadi nathia." Kekeh Devika membuat nathia heran, jika Vika tidak menyukai Kenzo lalu kenapa selama ini Vika begitu dekat dengan Kenzo.
Banya pertanyaan dalam benak Nathia, namun ia tidak mungkin menanyakan nya sekarang. Biarlah nanti ia akan tanyakan kepada Devika kalau waktu nya sudah tepat.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
A**: Okhey gaes terus dukung author solimi ya 🤣
N: Lah baru nyadar kalo Lo solimi Thor 🤣
A: Lah iya Uun baru ngeh gue 🤣
N; Yaampun suee 🤣
A: 😂😂😂*