
Satu minggu kemudian Ayaza pergi ke sebuah toko buku, sebelum membeli buku Ayaza selalu membaca buku itu terlebih dahulu.
Saat ia sedang fokus membaca seseorang duduk di hadapan nya, Ayaza mendongak dan menatap orang itu.
"Kevan?" Ujar ayaza.
"Hai za, ketemu juga ya kita." Ucap kevan, Ayaza menatap sekeliling dan iapun kembali memusatkan pandangan nya kepada Kevan.
"Kamu kesini sendiri?" Tanya Ayaza.
"Apa kamu melihat orang lain selain aku." Ucap Kevan, ayaza pun menggelengkan kepalanya.
Gadis itu terlihat lebih diam di hadapan kevan, bahkan kevan sendiri sampai bingung topik apa yang akan membuat Ayaza banyak bicara.
"Za." Panggil Kevan.
"Hmmmmm." Sahut Ayaza menatap kevan.
"Kamu sibuk tidak?" Tanya nya.
"Memang nya kenapa." Ucap Ayaza.
"Jalan yuk, ada film baru aku yakin deh kamu pasti suka." Ucap kevan.
"Aku belum ijin mommy Van, aku hanya ijin untuk pergi ke toko buku." Ucap ayaza.
"Mommy kamu gak akan marah kok za, kan kamu perginya sama aku." Ucap Kevan, Ayaza yang merasa tidak enak pun menerima ajakan kevan.
Kini keduanya keluar dari toko buku setelah membayar buku yang dibeli oleh ayaza, kevan membukakan pintu mobil untuk ayaza.
Kini merekapun pergi menuju mall yang akan menjadi tempat keduanya menghabiskan waktu, ayaza menatap kejalanan ia menatap orang yang berjalan kaki.
Skip Sampai!!!
Kini ayaza dan kevan pun masuk kedalam mall, mereka berjalan berdampingan ayaza fokus kepada ponselnya.
Saat sudah sampai di lantai paling atas kevan meminta ayaza untuk menunggu nya, karena kevan yang akan membeli tiket untuk mereka.
"Ayaza." Panggil seseorang membuat ayaza menoleh.
"Kak kyra." Lirih ayaza, gadis itu menatap lelaki yang sedang digandeng oleh Kyra.
"Kamu sedang apa disini?" Tanya Kyra, membuat ayaza menunjuk kevan yang sedang mengantri.
"Kau pergi bersama Kevan?" Tanya Kyra.
"Hmmmmm, dia memaksa ku untuk pergi." Jawab ayaza.
"Kak Kenzo." Ucap Kevan saat kembali menghampiri ayaza.
"Sejak kapan kau mengajak nya pergi?" Tanya Kenzo datar.
"Baru saja." Jawab kevan santai.
"Za lebih baik kamu ikut kakak saja." Ucap Kenzo, membuat Kyra mengernyit.
"Gak ya, yang ngajak Ayaza kesini itu aku. Tentu saja aku yang harus menjaga nya." Ucap kevan.
"Jangan ngarang kamu Van, biar ayaza kakak yang jaga." Ucap Kenzo.
"Ken biarkan saja Ayaza bersama kevan, lagian kita juga mau nonton kan." Ucap Kyra.
"Kita nonton film yang sama aja kayak mereka." Ucap Kenzo, Kyra pun mengangguk kini wanita itu pergi untuk membeli tiket.
"Ayaza." Panggil kevan dan Kenzo.
"Aku pulang duluan kak." Ucap ayaza.
"Za biar kakak yang antar kamu." Ucap Kenzo.
"Ayaza balik sama saya!" Ucap El tiba-tiba, membuat Kenzo dan Kevan terkejut.
"El, sejak kapan kamu disini?" Tanya Kenzo.
"Sejak kalian memperebutkan Ayaza dan membuat dia tidak nyaman, hingga merengek meminta saya menjemput nya." Ucap El kini lelaki itu merangkul pundak sang adik.
"Van aku duluan ya." Ucap ayaza, dengan berat hati kevan pun mengangguk.
Ayaza dan El pun pergi dari sana, El menatap wajah datar adik nya. Dalam perjalanan ayaza hanya diam tanpa bersuara sedikit pun.
"Ada apa za?" Tanya El, kini lelaki itu menghentikan mobilnya di pinggir jalan.
"Tidak apa-apa kak." Jawab ayaza.
"Lalu kenapa sejak tadi kamu diam?" Tanya El lagi.
"Ish, ayaza banyak ngomong salah ayaza diam juga salah." Cetus nya, El pun tertawa kecil mengelus kepala sang adik.
El kembali melajukan mobilnya kembali, karena ia melihat wajah lelah sang adik akhirnya El pun memutuskan untuk mengajak ayaza pulang.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
N**: Makin teka-teki ye kan 😒
A: Sengaja dong biar Lo lier 🤣
N: Lucknut sekali anda 😌
A: Suka-suka gue 😂
N: 😭😭😭*