
Tiga hari berlalu kini seorang gadis sedang duduk di gazebo taman belakang rumah nya, ia menatap pemandangan yang begitu indah.
Ayaza gadis yang sadar akan sikap dua lelaki yang begitu peduli kepadanya, namun sungguh Ayaza belum memikirkan hal itu.
Ayaza masih ingin menyelesaikan sekolah nya dulu, ia ingin seperti sang kakak yang bisa menjalani studi nya dengan baik.
"Hay girls, kamu kenapa hmmmm?" Tanya sang Daddy, Keanu yang sadar jika sang putri tidak berada di dalam rumah pun mencari nya. Hingga disinilah ia menemukan putrinya yang sedang merenung.
"Daddy." Pekik Ayaza melompat ke pelukan sang Daddy.
"Hmmmmm, kenapa kau melamun disini?" Tanya Keanu, menatap sang putri.
"Tidak ada, aku hanya ingin berada disini." Jawab nya.
"Tidak perlu berbohong girls, Daddy tidak pernah mengajarkan kamu untuk berbohong." Ucap Keanu, Ayaza tersenyum tipis.
"Aku tidak berbohong." Ujar nya.
"Aku Daddy mu, jelas saja aku tahu apa yang kamu fikirkan." Ucap Keanu, membuat Ayaza mendongak.
"Apa maksudmu dad?" Tanya nya.
"Bukankah kau sedang memikirkan Kevan dan Kenzo, apa mereka membuat mu tidak nyaman." Ujar Keanu, membuat Ayaza terdiam. Ayaza lupa siapa Daddy nya, ia fikir jika ia menyembunyikan keresahan nya sang Daddy tidak akan tahu. Ternyata salah justru Keanu lebih posesif kepada dirinya, karena ayaza adalah anak gadis nya.
"Tidak." Lirih nya.
"Katakan jika kau tidak nyaman dengan sikap mereka." Ucap Keanu.
"CK, tidak aku tidak apa-apa." Kekeh Ayaza.
"Apakah putriku ini menyukai salah satu dari mereka." Selidik Keanu.
"Yyaaak! Tidak aku ini apa-apaan dad." Ucap Ayaza.
"Kau masih ingin berbohong kepada Daddy mu?" Desak Keanu.
"Dad_" Ucap ayaza, ah Daddy nya itu selalu memiliki cara untuk mendesak nya.
"Katakan." Ucap Keanu wajah datar nya mulai on.
"Haish, kenapa Daddy ku berbeda." Ujar nya, Keanu mendelik tajam membuat Ayaza tertawa.
"Aku tidak menyukai siapaun, hanya saja aku dekat dengan salah satu dari mereka. Namun asal Daddy tahu yang aku inginkan saat ini menyelesaikan sekolah ku, dan jika aku menemukan pasangan nanti aku ingin yang seperti daddyku ini." Ucap Ayaza.
"Kau dekat dengan salah satu dari mereka?" Tanya Kean, Ayaza mengangguk.
"Hmmmmm, aku dekat dengan nya. Tunggu aku bukan tidak suka kepada mereka, aku hanya tidak ingin kakak beradik itu bertengkar hanya karena aku." Ucap Ayaza.
"Itu artinya ada seseorang yang berhasil mencuri perhatian mu?" Tanya Keanu, untuk kali ini Ayaza jujur. Ia mengangguk meskipun takut.
"Hmmmmm, tapi aku tahu itu tidak penting. Aku ingin seperti mommy yang bisa mendapatkan pasangan seperti Daddy." Lirih Ayaza, Keanu tersenyum inilah putrinya yang tidak bisa lepas dari bayang-bayang sang Daddy.
...
Di tempat lain dua orang lelaki sedang berbincang di sebuah cafe, Kenzo dan Rafael entah apa yang ingin dibicarakan oleh Kenzo.
"Ada apa Ken, tumben kamu ngajak aku nongkrong disini." Ujar El.
"Aku mau jujur El, tapi aku minta kamu buat dukung aku." Ucap Kenzo.
"Ya, ada apa?" Tanya El dengan penuh perasaan.
"What?" Pekik El tidak percaya.
"Bener El, aku suka Ayaza aku yakin kalau kamu udah ijinin aku buat kejar Ayaza aunty dan uncle juga pasti setuju kan." Ucap Kenzo.
"G*la kamu Ken, Ayaza masih kecil dia aja belum lulus sekolah." Ujar Rafael sedikit kesal.
"Aku bakal nunggu Ayaza selesai studi nya El." Ucap Kenzo, El mengusap wajahnya kasar.
"Bukan itu Ken, terus gimana sama Kyra dan Nathia. Aku gak bisa biarin ayaza dalam masalah, apalagi bermasalah dengan para saudara nya." Ucap El, Kenzo terdiam ia kira El tidak sebijak Keanu. Namun salah El lebih melindungi Ayaza, meskipun keduanya sering bertengkar tapi El selalu menjaga dan melindungi sang adik.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
N**: Ah babang El gue baper kan 🤣
A: Yaampun ini orang apa-apa ge baper Mulu Lo mah Marni 😒
N: Tindakan Rafael bikin gue pengen memiliki 😌
A: Kaga si, kalo bisa El jadi Abang gue aja biar lebih permanen kaga ada kata putus😂
N: Etdah 🤪
A: 😂😂😂*