Love Destiny

Love Destiny
Epson 387



Tiga hari berlalu kini terlihat Nathia sedang menuruni anak tangga, ia berfikir akan menemui mami nya yang sedang menonton televisi di ruang tengah.


Beberapa hari ini Niko tidak lagi mengganggu Nathia, ada rasa sepi di hati Nathia namun meskipun begitu Nathia juga merasa senang karena ia tak harus bersikap dingin kepada Niko.


"Sayang ada apa hmmmmmm." Tanya Niken, saat putrinya itu duduk dan bersandar di bahunya.


"Tidak ada apa-apa mi." Jawab nya, Niken tersenyum lalu kembali fokus kepada layar televisi.


"Mami gak ada kegiatan lain gitu selain nonton televisi." Ucap Nathia, Niken tertawa kecil sebenarnya ada ia sudah berencana untuk berkumpul dengan para mami Solimi.


"Bolehkah jika mami pergi?" Tanya Niken, Nathia mendongak menatap mami nya.


"Jika mami mau pergi memang mau kemana, jangan macem-macem deh mi nanti papi marah." Ujar nya, Niken tertawa kecil Nathia selalu seperti itu.


"Sudahlah kamu tunggu mami di rumah saja oke." Ucap Niken, Nathia hanya mendengus dan menatap kepergian mami nya.


****Solimi group 🤤*


Tata***: Emak-emak masih pada dimana heh, gue udah nyampe ini 😒


Karen: Bentaran gue lagi nyari kunci mobil ini 😌


Chika: Gue otw ya gaes, lama banget kita gak ngumpul 😂


Niken: Otw Mak, baru bisa lepas dari sang incess 😂


Dena: Gue lagi di jalan sabar apa, ini khawatir aja anak gue nyari emak nya. 😌


Tata: Kirim aja anak Lo kerumah gue, biar ada temen nya😂


Chika: Ngadi-ngadi Lo tata, jangan bikin gempar dunia dah ta 😭


Karen: Tata melupakan anak sulung yang tengah berjuang 🤣


Niken: Devinisi gak ada Kenzo masih ada Kevan gak si 😭


Dena: Lo kira anak gue apaan jamileh 😒


Chika: Berisik Lo semua gue udah mau sampe nih 😌


Dena: Mon maap lebih dulu gue dong parkir nya 😎


Karen: Elah dah, gue masih dijalan ini 😭


Tata: Kebanyakan ngelonin bapak Kai jadi telat Mulu kan 🤣


Niken: Ngelonin gak tuh 😲


Dena: Niken jangan mulai sayang, jangan nodai kepolosan kamu nak 😘


Chika: Niken udah gak polos woy lah, lupa apa kalau Niken udah punya anak gadis 😭


Tata: 🤣🤣🤣 enak ya jadi Niken muda terus.


Karen: Guys ingat pilih kursi yang aman 😘


Chika: Halah bilang aee takut bapak Kai tiba-tiba muncul kan 🤣


Dena: Gue masih sawan woy lah, itu kejadian pas anak-anak gue masih pada kecil 😭


Niken: Yang Kean muncul Noel kuping gak si 🤣


Dena: Jangan diingetin plis lah, hargai gue yang masih punya rasa takut 😌


Tata: Berisik lu pada, ini udah pada datang tinggal nyonya Kai sama nyonya Nathan doang ini yang belum nongol 😒


Kegiatan ghibah di grup pun terhenti karena mereka sudah duduk di meja yang sama, Dena datang dengan elegan dan meletakkan tas nya di atas meja.


"Tinggal kak Karen sama Niken doang nih yang belum nongol." Ujar nya.


"Biasalah kebanyakan ngelonin bapak nya si Kyra, sama Nathia jadilah begitu." Ucap tata tertawa kecil.


"Heh, ngapa harus ngelonin si." Ucap Chika, tak lama kemudian Karen dan Niken pun tiba.


"Mon maap kita telat, maklum lah ya emak-emak sibuk ya begini." Ucap Karen.


"Duduk nyah silahkan duduk." Ucap Chika, kelakuan random mereka tidak hilang jika sedang berkumpul.


"Oh, dengan senang hati sayang." Ucap Karen.


"Lama banget, apalagi sekarang kan anak-anak udah pada gede. Pastinya pada kepo lah kelakuan emak nya gimana." Ucap tata.


"Kayaknya cuma anak Dena doang yang aman." Ucap Chika, Dena menatap Chika sinis tidak tahu saja dia kelakuan Ayaza seperti apa.


"Sok tau banget Marni, kata siapa heh anak gue lebih horor dari anak kalian." Ucap Dena, membuat semuanya menjadi penasaran.


"Iyakah, gimana tuh tadi pas Lo mau pergi gimana respon Ayaza?" Tanya tata kepo.


"Gue bilang Aya mom pergi sebentar ya, dan Aya jawab mom jangan macem-macem oke. Kalau mau pergi ya pergi saja, kalau sampai Aya tahu mom macem-macem Aya aduin Daddy." Ucap Dena, menceritakan perkataan putrinya.


"Anak Dena gada obat si, Aya kaya nya bener-bener didikan Keanu." Kekeh Karen.


"Aya tuh bukan nya gak mau kaya gue keluar si, dia kaya takut kalau gue sama Daddy nya tuh ada masalah yang akan menyebabkan dia patah hati." Ucap Dena.


"Iya bener banget itu, Nathia juga sama tapi dia lebih sering ancem papi nya si." Ucap Niken.


"Nah bener, Kyra juga gitu dia lebih sering ngancam papi nya. Kyra takut banget kalau papi nya main cewek." Ucap Karen, tata dan Dena tertawa mendengar perkataan Karen.


"Untung Kyra gak tau kan ya kalau papi sama mami nya pernah ke pergok puji-puji barista sama waiters." Ucap tata.


"Kalau tau ngamuk si pasti." Kekeh Karen, mereka menatap barista yany tengah membuat minuman.


"Pengen muji tapi inget anak gue jagoan semua." Ucap tata.


"Inget juga kita sudah tidak semuda dulu." Balas Dena.


"Bener banget, berasa pengen aja gitu bilang bang ganteng amat si. Inget dah dia kudunya jadi mantu gue." Ceplos Chika yang malah mengundang tawa, Dena memukul tangan Chika membuat Chika meringis.


"Bisa-bisanya kefikiran sampai kesitu." Ucap Dena.


"Bener kan, kita tuh sebentar lagi pasti punya mantu. Dan saat itulah kita semua akan terlihat benar-benar tua." Ucap Chika.


"Bener juga si, gak nyangka kan rasanya baru kemarin kita nikah. Kepergok mandangin barista eh sekarang anak-anak kita udah pada gede." Ucap tata.


"Keadaan kaya gini tuh bikin gue sawan gak si, gue masih takut kalau tiba-tiba Kean nongol dan Noel kuping gue." Ucap Dena, Karen dan Niken tertawa.


"Marah nya Kean gak main-main Weh, cafe nya dibeli." Ucap Chika, para mommy itu sedang flashback dengan kisah mereka dimasa muda.


Perbincangan mereka terdengar sederhana namun hangat, sangat terlihat jika para mommy ingin sekali kembali kemasa muda.


Masa dimana mereka bebas melakukan apapun, masa dimana mereka bisa pergi kemanapun tanpa mengkhawatirkan seorang anak yang akan mencari keberadaan nya.


Namun dibalik itu mereka juga sadar jika waktu tak lagi sama, mereka sadar jika ada para buah hati yang selalu menjadi penghibur hati mereka disaat sedih, disaat lelah dan disaat mereka merasa jenuh.


Meskipun mereka merindukan masa muda namun mereka tetap bahagia dengan masa yang mereka jalani sekarang, karena hidup mereka sudah lebih lengkap dengan adanya sang buah hati.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊


A***: Mon maap emak-emak lagi pengen nongol gaes, rindu katanya 😂


N: Lah sama gue juga rindu emak-emak Thor 😂


A: Wooowww, pas banget dong ya 😂


N: Bukan lagi Thor 😂😂😂