
Dua hari berlalu kini Keanu sedang berada di kantor tepat nya di ruang kerja, karena kemarin ia bertugas di rumah sakit.
Saat Keanu sedang sibuk dengan berkas-berkas nya Nathan masuk kedalam ruang kerja Kean bersama dengan Kai, Nathan melempar berkas yang di pegang nya ke meja kerja Keanu.
Tindakan Nathan membuat Kai terbelalak, Nathan melupakan orang yang berada di hadapannya saat ini ahli waris utama di keluarga Richard.
"Apa ini?" Tanya Kean.
"Map kamu tidak lihat." Sengit Nathan, entahlah Nathan menjadi tiba-tiba sensitif.
"Maksud saya kenapa kamu melempar nya di hadapan saya, kamu sudah bosan hidup Nathan Reeves Richard." Ucap kenau datar, membuat Nathan tersadar.
"Ah, so_sorry gak sengaja tapi niat." Ucap Nathan membuat Keanu mendelik tajam.
"Seperti nya saya harus cepat-cepat mengurus kepindahan kamu." Ucap Keanu santai, membuat wajah Nathan pucat.
Kini Nathan dan Kai sedang duduk di sofa ruang kerja Keanu, Keanu menyelesaikan pekerjaan nya setelah itu ia menyusul kedua sepupu nya.
"Apa ada info?" Tanya Keanu, sambil membuka berkas yang tadi di lempar oleh Nathan.
"Ada yan, kita mendapatkan informasi jika mobil yang di kendarai oleh tuan Rio telah di sabotase." Ucap Kai, membuat Keanu menoleh.
"Apa maksudnya?" Tanya Keanu.
"Jadi begini setelah kamu mendapatkan kabar mengenai kecelakaan itu, kamu meminta kami untuk segera menyelidiki kasus ini bukan. Dan ini yang kami dapat ada orang yang memang sengaja melakukan ini." Ucap Nathan, Kai mengangguk.
"Apa pelaku nya sudah di ketahui?" Tanya Keanu.
"Belum yan, kita masih melakukan penyelidikan dengan orang yang bersangkutan dengan kecelakaan ayah Dena." Jawab Kai, wajah Keanu berubah menjadi merah padam.
"Cari orang itu sampai dapat." Ucap Kean tegas, Nathan dan Kai sampai bergidik ngeri saat mendengar perkataan Keanu.
"I_iya yan, tapi bagaimana dengan Dena." Ucap Nathan.
"Sebaiknya kamu jangan memberi tahu Dena dulu yan, kamu bisa memberi tahu Dena nanti setelah kita mendapatkan orang itu." Ucap Kai, Nathan menoleh melotot kepada kakak nya.
"Gak kebayang gimana murka nya Dena." Ucap Nathan.
"Disini begitu jelas jika yang melakukan sabotase bukan orang luar." Ucap Keanu lelaki itu menerka-nerka.
"Seperti nya begitu, bisa di lihat juga saat itu yang ayah gunakan bukan mobil milik ayah Dena yan." Ucap Kai, Kean pun menoleh dan tersenyum smirk.
"Dua hari, kalian harus mendapatkan orang itu." Ucap Keanu, lelaki itu berjalan ke arah meja kerja nya.
Sementara kai dan Nathan mengangguk, mereka ikut marah dengan kejadian ini. Karena mereka juga sama begitu menyayangi Dena, apalagi jika mengingat Dena yang berhasil membuat nyonya Desi menerima Karen dan Niken.
Berkat usaha Dena yang selalu memperlihatkan kebaikan Niken dan Karen di hadapan nyonya Desi, membuat mami kai dan Nathan yang terkenal sombong dan arogan itu luluh dan bisa menerima kedua menantu nya.
...
"Bengong aja, kenapa kekurangan garam di dapur." Ledek Karen.
"Jangan bengong kak, kemarin tikus tetangga bengong Mulu meninggoy." Ucap Niken ngasal, Dena tertawa geli.
"Ngarang kamu ya." Kekeh Dena.
"Enggak bener kok, tikus tetangga kak Karen meninggoy gara-gara kekurangan garden buat masak." Jawab Niken ngasal, biarlah yang penting Dena tertawa.
"Enak aja, jelas-jelas timur tetangga kamu." Ujar Karen.
"Iya in kek kak, buat nyenengin adik nya gitu." Ucap Niken lesu, perdebatan Niken dan Karen membuat suasana hati Dena membaik.
"Gak ya, tetangga aku mana ada yang melihara tikus." Ucap Karen, Niken tertawa kecil.
"Ah elah gak bisa di ajak kompromi nih." Ucap Niken, lagi-lagi Dena tertawa kecil.
Kini mereka berbincang, Karen dan Niken selalu menciptakan suasana riuh hanya untuk membuat Dena tertawa.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
A**: Oke jangan lupa vote nya 😁
N: Ngokhey 😂
A: Woke 🤗
**N: 🤗🤗🤗***