Love Destiny

Love Destiny
RENCANA



Meski kondisinya tidak selemah sebelumnya, namun Crystal tidak mau mengambil resiko terhadap kesehatan tubuhnya kali ini.


Oleh karena itu dia menuruti semua saran yang diberikan oleh dokter Robert untuk beristirahat dulu minimal tiga hari dikediaman utama keluarga Lincoln.


Sambil  menunggu hasil observasi dokter Robert dan kondisi tubuhnya benar – benar pulih kembali, Crystal terus berkomunikasi dengan Lea, Andrew dan Alvin mengenai kondisi diperusahaan dan pulau berlian yang seharusnya dikunjunginya dua hari yang lalu.


Gagalnya usaha Gerald tentunya membuat orang – orang yang berada didalam lingkarannya tidak akan berdiam diri dan mulai melakukan pergerakan yang nyata.


Untuk itu Crystal bersama orang – orang kepercayaannya juga mulai bersikap tegas dan tidak lagi mentolerir sekecil apapun kesalahan yang dibuat oleh semua anak buah Gerald yang tersebar di dalam perusahaan, terutama yang ada di pulau berlian.


Semua anak buahnyapun muali bergerak sesuai degan instruksinya. Crystal yang berusaha untuk memulihkan kondisi fisiknya perlahan juga mulai memulihkan kondisi hatinya yang saat ini dalam kondisi tidak baik – baik saja.


Mimpi buruk dan bayangan kekejaman Arnold terus saja hadir dalam ingatannya membuat gadis itu sebisa mungkin  berusaha untuk menghindari Arnold.


Bahkan Crystal tak segan – segan untuk mengusir Arnold dari dalam kamarnya setiap calon suaminya itu terlihat berusaha untuk mendekatinya.


Sontak hal tersebut membuat semua orang mulai cemas, bukan hanya sikap Crystal yang berubah sangat drastis, mereka lebih mengkhawatirkan kondisi emosi Arnold yang mulai terlihat semakin tidak stabil dua hari terakhir.


Bahkan dalam dua hari ini Arnold sama sekali belum tidur dan mengistirahatkan tubuhnya barang sejenak. Untungnya, suasana hati Arnold yang semakin hari semakin buruk tersebut berhasil ditahan sehingga tidak muncul kepermukaan dan dapat membahayakan orang – orang yang berada disekitarnya.


Meski sedih dan kecewa oleh sikap calon calon istrinya itu, namun Arnold mencoba untuk lebih bersabar lagi. Dia tidak mau emosinya terpancing hingga menyebabkan gadis itu kembali menjauhinya seperti dulu lagi.


Untuk mengalihkan pikirannya, Arnold kembali fokus terhadap Frans yang dianggapnya akan mulai mencari cara baru untuk kembali menyerangnya, setelah usahanya kali ini gagal kembali.


Berada dikediaman utama membuat Arnold tidak menyia – nyiakan waktu begitu saja. Sambil menunggu kondisi Crystal pulih dia mulai berdiskusi dengan Elisabeth mengenai Frans dan ambisinya yang ingin menghancurkan keluarga Lincoln.


Elisabeth hanya bisa menghela nafas panjang beberapa kali waktu cucu kesayangannya itu menceritakan jika semua kejadian yang menimpah Crystal dan keluarga Lincoln beberapa tahun terakhir, semua ada hubungannya dengan selingkuhan mendiang kakak iparnya itu.


Bahkan Elisabeth sama sekali tak menyangka jika janin yang dikandung oleh Elinor waktu itu ternyata tidak meninggal dan menjadi boomerang bagi mereka saat ini.


“ Biarkan nenek yang menyelesaikan semuanya, karena neneklah yang memulainya ”, ucap Elisabeth sambil kembali menghela nafas panjang.


“ Sebaiknya kamu segera menikah dengan Crystal, tidak baik terlalu lama menunda…”, ucap nenek Arnold tersebut mengingatkan.


Melihat cucunya sama sekali tak merespon ucapannya, Elisabeth hanya bisa terdiam sambil menikmati  camilan dan teh hangat yang ada dihadapannya.


Dalam diam, Arnold membenarkan ucapan sang nenek. Mungkin memang sudah saatnya dia harus segera meresmikan hubungannya dengan Crystal ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan.


Dia tidak ingin kehilangan gadisnya itu, mengingat banyaknya perubahan yang terjadi pada diri Crystal setelah sadar dari pingsannya akibat suntikan racun yang diberikan Alexander beberapa waktu yang lalu.


“ Aku harus bertemu Abraham untuk membicarakan semuanya secepatnya….”, batin Arnold yakin.


Pengkhianatan yang dilakukan oleh Gerald membuat Abraham semakin waspada terhadap semua orang, terutama orang – orang yang menjadi kaki tangan menantunya itu di perusahaan.


Tidak ingin mengambil resiko, Abraham langsung memecat semua orang yang menjadi kaki tangan Gerald di dalam Abraham Group berdasarkan informasi yang didapatkannya dari Andrew dan Alvin, assisten kepercayaan Crystal di perusahaan.


Dan keluarga Lincoln lah yang saat ini bisa melindungi mereka dari bahaya yang mengincar keselamatan kedua putri Abraham membuat Arnold sangat yakin jika keluarga Abraham akan menyetujui rencananya untuk mempercepat pernikahannya dengan Crystal.


Apalagi kondisi Leony saat ini sudah dalam keadaan stabil membuat Arnold bertambah yakin jika rencananya akan berjalan sempurna.


Meski jiwanya sedikit terguncang akibat kehilangan janin yang ada dalam kandungannya.Namun sedikitpun Leony tidak menyesal, apalagi saat dirinya tahu jika Gerald lah pelaku yang berusaha untuk mengambil nyawa sang adik.


Dia sangat bersyukur jika sang adik selamat dan sekarang masih menjalani perawatan dikediaman utama keluarga Lincoln.


Leony sangat berharap, Arnold mampu menjaga dan membahagiakan Crystal meski dalam hati kecilnya dia tidak bisa menyangkal jika dirinya menyesal pada saat itu memutuskan untuk mengambil Gerald dan melepaskan Arnold.


Meski sang nenek berkata akan menyelesaikan semuanya, namun Arnold tidak ingin mengambil resiko, Gerald di pindahkan posisinya kedalam markas rahasia mereka yang ada di ibukota.


Untuk saat ini Arnold tidak ingin membunuh laki – laki itu karena masih memerlukannya untuk memancing agar Frans keluar dari kandangnya.


Anak buah Frans yang hendak membebaskan Gerald dibuat kalang kabut karena putra bosnya itu tidak ditemukan keberadaannya dimanapun.


Hal itu tentu saja membuat Frans bertambah geram karena tidak bisa menemukan keberadaan sang putra yang sangat diyakininya dalam kondisi tidak baik – baik saja.


“ S****n!!!...wanita tua itu tampaknya sudah berhasil membaca pergerakanku !!!...”, guman Frans geram waktu mengetahui beberapa markas rahasianya yang berada dibeberapa kota dihancurkan oleh anak buah Elisabeth.


Dan kini, Arnold juga tampaknya ingin bermain – main dengannya dan menyembunyikan sang putra darinya.


Meski sangat marah dengan apa yang dilakukan oleh Elisabeth dan cucunya, namun dilain sisi Frans masih bisa tenang setidaknya Gerald masih hidup.


Dia sangat yakin jika Arnold membiarkan putranya itu hidup demi memancingnya keluar. Untuk itu, Frans harus segera memutar kembali otaknya untuk membebaskan sang putra dan mencari celah untuk kembali melayangkan serangan terhadap keluarga Lincoln.


Untuk  menenangkan diri sambil memikirkan semua rencana yang mulai tersusun didalam otaknya, Frans mulai mengambil cerutu yang ada dalam kotak kecil kayu yang ada diatas meja dan mulai menyalakannya.


“ Charles…hanya dia harapan yang tersisa…”, guman Frans sambil menghisap cerutu yang ada ditangannya dalam – dalam.


Mengingat dendam Charles terhadap keluarga Lincoln terutama Elisabeth yang telah mendepak laki – laki itu dari keluarganya membuat Frans sangat yakin jika adik Elisabeth itu akan mau bekerjasama dengannya.


Ditambah lagi keingginan Enrico untuk memiliki Crystal membuat peluang Frans untuk bekerjasama dengan mereka semakin lebar.