Love Destiny

Love Destiny
Epson 274



Di sebuah universitas ternama di negara tersebut, setelah Kenzo jujur kepada El ia melihat sikap El sedikit berubah.


Bukan apa-apa mungkin benar yang El katakan kemarin, El tidak ingin karena Kenzo dekat dengan El ia akan mudah mendapatkan Ayaza.


Maka dari itu El berharap jika Kenzo tidak menggunakan nama El dan nama sang mommy untuk mendapatkan Ayaza, disini El dan Ayaza sudah bersepakat dengan kedua orang tuanya tidak ada kata perjodohan dalam hidup keduanya.


Maka dari itu setiap di grup emak-emak kalau membahas perjodohan Dena tidak terlalu menanggapi dengan serius, ia tidak ingin membuat kedua anak nya tidak bahagia.


"Ken." Panggil Devika.


"Ya." Sahut Kenzo.


"Tumben sendirian gak sama El?" Tanya Vika, Kenzo mengangkat kedua bahunya.


"CK, kenapa kamu lagi galau ya karena Kyra cuek." Ledek Devika.


"Enggak, wajar aja si kalau Kyra cuek. Gimanapun juga darah Richard kan ngalir di tubuh nya." Ucap Kenzo, Devika mengangguk memang benar hampir semua para cucuk di keluarga Richard datar dan dingin.


Termasuk Rafael dan Ayaza kedua orang itu selain terlahir sebagai keturunan Richard, mereka juga menjadi bagian dari keluarga Artadinata yang tak kalah dingin.


"Kamu juga tumben sendiri gak sama Kyra dan Nathia?" Tanya Kenzo.


"Enggak, mereka tadi lagi di perpus." Jawab Devika.


Dari kejauhan keduanya melihat Rafael yang sedang berjalan ke arah nya, saat sudah dekat Kenzo menyapa El.


"Baru datang El?" Tanya Kenzo.


"Hmmmmm, kau sudah sampai sejak tadi Ken." Ujar El.


"Ya, mau langsung ke kelas?" Tanya Kenzo.


"Iya, aku ada pertemuan dengan dosen." Ucap El, kini lelaki itu ijin pergi lebih dulu.


"Gak udah diliatin gitu vik, dia gak akan nyadar kalo Lo suka sama dia." Ucap Kenzo.


"Suka bukan berarti harus memiliki." Ucap Devika berlalu meninggalkan Kenzo, Kenzo terdiam mendengar perkataan Devika yang menusuk hatinya.


Devika benar-benar tidak memperhatikan rasa tertarik nya kepada El, karena Devika selalu di nasehati oleh sang papi. Kamu boleh mencintai karena tidak ada yang tahu kapan cinta bisa tumbuh, namun satu yang kamu harus ingat.


Cinta itu merelakan bukan memaksakan, cinta itu tidak harus egois untuk selalu memiliki. Namun cinta membiarkan dia bahagia bersama pilihannya.


...


Malam hari di kediaman Dena kedua kakak beradik yang berbeda jenis kelamin itu sedang berbaring di ruang tengah, mereka berbaring dibawah dan itu membuat Dena juga Keanu merasa gemas.


"Berasa gak ada sofa ya kan." Kekeh Dena, ayaza dan Keanu pun mendongak.


"Haha, lebih enak disini mom." Balas Ayaza.


"Ya ya, kalian emang bebeda." Ucap Dena lagi.


"Oma dan opa kapan pulang mom?" Tanya Ayaza.


"Kau merindukan Oma girls?" Ujar Keanu.


"Hmmmmm, saat aku kecil Oma selalu menjagaku jika mommy sedang sibuk. Aku merindukan Oma dan eyang." Ujar nya, Dena tersenyum.


"Baiklah Daddy akan meminta Oma dan eyang mu kembali, karena ada dua cucuk da cicit mereka yang sudah merengek karena rindu." Ucap Keanu, Ayaza tersebut dengan wajah ceria.


El tidak siap jika senyum bahagia di wajah adiknya hilang, sedikit banyak nya Kyra pasti akan kecewa jika gadis yang disukai oleh Kenzo itu Ayaza.


"Kak besok antar Yaza ke toko kue ya." Ujar nya.


"Kau memiliki supir Ayaza." Ucap El.


"Ayaza ingin pergi bersama kakak saja." Ujar nya.


"Baiklah aku akan mengantarmu besok." Ucap El, Dena dan Keanu senang karena El selalu memanjakan adiknya akhir-akhir ini.


Bahkan saat pulang kuliah yang El cari sekarang adalah adik kesayangannya, karena itulah Ayaza selalu mengutamakan Rafael sang kakak.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading πŸ˜ŠπŸ€— jangan lupa like komen dan vote nya πŸ™πŸ˜‰


A**: Gue mau ngarep ah kali aja punya Abang kaya El 😌


N: 😲😲 gimana ceritanya sementara Lo udah terlahir jadi anak pertama πŸ€ͺ


A: Kali aja gitu mau ada yg buang abang tar gue angkat jadi Abang gue 😎


N: Bener-bener ga beres ni orang😩 yang adage Lo punya adik bukan punya Abang 😭


A: Tapi gue juga gaada adik 😌


N: Yaudah sabar, besok gue bikinin pake tepung πŸ€ͺ


A: Jahat nya 😭


N: πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚*