Love Destiny

Love Destiny
Epson 334



Setelah kejadian itu kini keempat wanita cantik sedang duduk di taman kampus, Kyra masih terlihat emosi dan Felly juga Nathia tahu tentang hal itu.


"Ra udah ya lagian kan kamu udah kasi pelajaran sama dia." Ucap Nathia.


"Akutuh bingung ya nath, sebenarnya mereka dapet gosip kaya gitu tuh dari mana. Sejak aku kecil gak ada tuh orang yang bilang kalau mami goda papi." Ucap Kyra.


"Ra mami kamu kan model pasti banyak yang suka, dan papi kamu pengusaha pasti banyak juga yang suka. Mungkin mereka berasal dari orang-orang yang patah hati karena di tolak uncle Kai dan aunty Karen." Ucap Devika, Kyra terdiam benarkah seperti itu.


"Lagian nih ya Ra kalaupun mami kamu kaya apa yang mereka katakan, menurut aku Oma Desi gak akan sesayang itu sama kalian berdua." Ucap Devika lagi.


"Bener Ra, lagian Oma kan sayang banget sama kita. Kalau menurut mereka mami Karen rebut papi Kai Oma gak akan sebaik itu sama kita." Ucap Nathia, Kyra menunduk ia ingin bertemu Oma dan menanyakan semuanya.


Karena Kyra tahu mami dan papi nya tidak akan mengatakan apapun demi kedamaian hati dan fikiran Kyra, Felly mengelus pundak Kyra berharap jika Kyra merasa tenang.


Saat mereka sudah mulai tenang seorang lelaki menghampiri Kyra dan menarik tangan Kyra, tak lupa juga lelaki itu melayangkan tangan nya di pipi mulus Kyra hingga membuat Devika, Felly, dan Nathia terkejut.


Plaaakkk.... Wajah Kyra menoleh ke samping karena tamp*ran yang cukup keras.


"Apa-apaan si." Ucap Felly mendorong lelaki itu.


"Kamu diam, ini bukan urusan kamu." Ucap lelaki itu.


"Ini urusan kita karena kamu gangu temen kita." Ucap Devika, emosi Devika sudah naik ke ubun-ubun.


"Cih, kamu apain adik saya hah kamu apain." Teriak nya tepat di hadapan Kyra.


"Gak usah teriak bisa gak si." Ucap Felly, lagi-lagi mendorong lelaki itu.


"Sudah saya bilang kamu diam, kamu hanya anak pung*t jadi diam!" Bentak nya, membuat mata Felly memerah.


Plaaaakkkk... Felly melayangkan tangan nya di pipi lelaki itu, membuat lelaki itu murka.


"Jaga ucapan anda tuan, siapa anda berani-berani datang dan memukul teman saya. Lalu anda berteriak mengatakan saya anak pung*t. Tahu apa anda tentang saya dan keluarga saya, siapa sebenarnya adik anda apakah wanita yang tak punya sopan santun itu." Kesal Felly, lelaki itu mendorong tubuh Felly namun bukan Felly namanya jika tidak bisa menghindar.


"Dia, dia yang mukulin adik saya di depan semua orang kan." Ujar nya.


"Iya saya kenapa." Ucap Kyra, ia berjalan ke hadapan lelaki itu.


"Cih, gak usah sok cantik ibu kamu saja cantik hanya menjadi pengg*da." Teriak nya tepat di hadapan wajah Kyra.


"Lalu?" Tanya Kyra.


"Selain keluarga pengg*da kalian juga keluarga pemb*nuh." Teriak nya.


Buggghhhh.... Satu pukulan mendarat di pipi lelaki itu, Rafael ya ia datang saat ada salah seorang mahasiswa mengatakan jika ia melihat Kyra di tamp*r.


"Baj*ngan." Teriak Rafael, lelaki itu murka memukuli lelaki yang tadi menyentuh saudaranya.


"CK, Rafael Richard. Setelah sekian lama Keanu Richard menyembunyikan kamu akhirnya kita bertemu juga." Ujar nya, Rafael menatap naylang lelaki itu.


"Berisik, apa yang kamu mau hah apa." Teriak Rafael.


"Kembalikan orang-orang yang sudah keluarga kamu ambil, kembalikan apa kamu mampu." Ujar nya, sepertinya lelaki itu memiliki amarah yang besar kepada keluarga Richard.


"CK, lihatlah bahkan para sudaramu anak hasil dari kesalahan semua." Ujar nya, Rafael yang kesal menginjak dada lelaki itu.


"Tutup mulutmu, tidak ada kesalahan dalam keluarga kami." Ucap Rafael.


"Nathia Reeves Richard, apakah kau yakin jika dia bukan lahir karena sebuah kesalahan." Ujar nya dengan suara tercekat, Nathia mematung di tempatnya ia tidak tahu yang Nathia tahu ia menjadi putri dari seorang Nathan dan yang Nathia tahu Nathan begitu menyayangi dirinya.


"A_aku?" Tanya Nathia.


"CK, jika bukan karena seorang Dena Nathan papi mu tidak akan menikahi wanita seperti ibumu." Ucap nya lagi, Rafael yang mulai kesal menendang kep*la lelaki itu hingga mengeluarkan dar*h dari mulut nya.


"Tutup mulutmu, tidak ada kesalahan dalam keluarga kami. Dan asal kau tahu jika mereka lahir karena sebuah kesalahan maka hidup mereka tidak akan sebahagia sekarang." Ucap Rafael, berhasil lelaki itu bungkam yang di ucapkan oleh El benar. Nathia dan Kyra begitu bahagia dengan kehidupan nya, sampai banyak orang yang ingin membuat kedua nya merasa sedih.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉


N**: Untung laki gue datang tepat waktu kan Thor 😌*


A: Siapa laki Lo?🙄


N; Rafael Thor dia suami hallu gue. 😂


A: Heh, Uun ngada-ngada ni orang El punya gue 😌


N: Punya gue Thor 😂


A: Punya Felly Uun 😂


N: Oiya lupa gue 😂


A: Hilih 😒


N: 😂😂😂