Love Destiny

Love Destiny
Epson 204



Malam hari di kamar nathia Nathan sedang menggerutu kesal, apalagi saat tadi ia melihat Keanu keluar dari kamar dengan wajah yang gembira.


Sudah dapat dipastikan bahwa Keanu sudah bisa menyentuh istrinya, meskipun saat dirinya bertanya Kean menjawab masih dalam masa hukuman.


"Sayang, kapan hukuman nya udahan." Tanya Nathan saat Niken masuk ke kamar putrinya.


"Minggu depan." Jawab Niken ngasal.


"Yang benar saja, apa kamu ingin aku kutuk jadi centong nasi." Ucap Nathan.


"Kamu ini kenapa." Tanya Niken heran.


"Apa kamu belum pernah mendengar cerita azab seorang istri yang menolak keinginan suaminya." Ucap Nathan menakuti Niken.


"Memangnya ada?" Tanya Niken polos, kini Nathan merasa semakin gemas. Ia menyentil kening Niken.


"Aaaaaa, sakit solimi banget." Ucap Niken.


"Lagian kamu gemesin banget si."Kekeh Nathan, mencoba menarik tubuh Niken.


"Heh, jangan coba-coba kalau berani sentuh aku hukuman bertambah." Ancam nya, membuat Nathan tercengang.


"Kamu benar-benar istri durjana menurut suamimu." Ucap Nathan, sementara Niken melengos pergi ke luar kamar putrinya.


Nathan merutuki dirinya yang bisa sampai ketahuan pergi ke cafe si cantik, karena merasa kesal Nathan merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.


Di tempat lain Niken sedang bermain dengan putrinya, ia tertawa melihat tingkah lucu nathia.


"Anak siapa si ni bocah ngeyel banget." Kekeh Niken.


"Tentu anak papi Nathan lah." Jawab nathia.


"Ngeyel ya sist sama kaya bapak nya." Ujar Niken.


"Biar ngeyel mami cinta sama papi." Balas nathia, Niken tersenyum menatap kelakuan putrinya.


Dalam fikiran nya Niken berfikir ia berada bersyukur karena Nathan berubah saat Niken melahirkan anak nya, ia tidak bisa membayangkan jika Nathan masih seperti dulu bagaimana perasaan putrinya saat ini.


Beruntung Nathan begitu menyayangi nathia, hingga tidak ada sedikit pun terlihat di mata putrinya bahwa Nathan pernah membenci Niken sebagai mami nathia.


"Aaaaaaaa, papi." Jerit nathia saat Nathan tiba-tiba muncul dan memeluk putrinya.


"Mami jahat girls." Adu Nathan membuat mata Niken membulat sempurna.


"Huh? Mami kenapa jahatin papi?" Tanya nathia, Niken menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Mami gak jahatin papi kok." Ucap Niken.


"Tapi wajah papi sad." Ujar nya.


"Papi kamu lagi acting sayang, jadi tidak usah di dengar." Ucap Niken.


"Apa papi akan berubah profesi menjadi pemain drama?" Tanya nathia.


"Tidak, yang benar saja. Jika papi main drama apa kamu rela papi peluk wanita lain selain mami mu." Ucap Nathan.


"Tentu saja rela, asal papi pulang membawa uang." Ujar nya, Nathan tersenyum mengejek saat melihat wajah kesal istrinya.


"Ya, tapi apa papi akan benar-benar beralih profesi?" Tanya nathia lagi.


"Tentu saja tidak, papi tidak akan melukai hati mami mu dengan memeluk wanita lain." Jawab Nathan, nathia pun tertawa dan memeluk Nathan.


"Jangan bersedih, jika mami jahat ada aku yang akan selalu bersama papi." Ujar nya, Nathan pun terdiam.


Rasa bersalah nya tiba-tiba muncul, ia merasa bersalah karena dulu pernah menyuruh Niken untuk menggugurkan kandungan nya. Nathan tidak bisa membayangkan jika itu benar-benar terjadi, ia akan menjadi lelaki yang sangat berdosa karena mungkin dirinya tidak akan melihat wajah cantik putri kecil yang saat ini ada dihadapannya.


"Kamu begitu menyayangi papi mu?" Tanya Kai tiba-tiba, membuat nathia menoleh.


"Hmmmmm, aku sayang papi." Ucap nathia, gadis kecil itu bergelayut manja kepada Nathan.


"Woooow good girls." Ucap Kai, membuat nathia tersenyum.


Kai memberikan tatapan tajam kepada Nathan, tatapan itu seperti sebuah peringatan. Jaga Niken agar kamu tidak melukai princess kecil mu ini, seperti itulah kira-kira arti dari tatapan mata Kai.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉


N**: Gue terhura liat kasi sayang nathia buat Nathan 🤗


A: Karena anak memang kebanyakan seperti itu, lagi pula sejelek apapun kelakuan orang tua dia tetap akan menjadi orang tua untuk anak nya 😌


N: True Mumun 🤗🤣*